
Tuan Lan langsung kesal karena Larisha tidak kapok-kapoknya membantah perintahnya! Tuan Lan pun menarik tubuh Larisha dengan kasar, hingga membuat tubuh itu kembali terlentang diatas ranjang dengan posisi tubuh Tuan Lan berada diatasnya.
"Jangan pernah melawan perintahku! Atau knalpot milikku akan kembali bersarang di inti milikmu!" ancam Tuan Lan.
Larisha yang sudah muak berdebat dengan Tuan Lan, memilih diam dan tak lagi melakukan perlawanan, melihat Larisha sudah diam seperti itu Tuan Lan pun menyingkir dari atas tubuh Larisha dan tertidur disamping Larisha.
"Mulai saat ini dan seterusnya, kau akan tidur bersamaku diranjang ini! Jadi berhentilah membangkang dan jangan pernah lagi tidur di sofa itu!" Kata Tuan Lan.
Larisha sangat benci sekali atas perbuatan Tuan Lan terhadapnya! Dia semau-maunya melakukan apapun yang ia suka terhadap dirinya.
"Akan aku pastikan, setelah Laluna sembuh! Aku pasti akan kabur sejauh-jauhnya dari laki-laki kejam seperti mu!" Batin Larisha.
Keesokkan harinya, pagi-pagi sekali pelayan di mansion tersebut sudah mengetuk-ngetuk pintu kamar. Tuan Lan yang terbangun karena ketukan pintu kamarnya, segera menuju kearah pintu.
Klek..
Pintu terbuka dan seorang pelayan tengah berdiri dihadapan Tuan Lan.
"Tuan, sarapannya sudah siap!" kata pelayan.
__ADS_1
"Jam berapa ini?" tanya Tuan Lan.
"Jam 07.00 pagi Tuan," ujar pelayan.
"Hmm, masih bisa satu kali lagi sebelum jam 11 siang nanti ke rumah sakit!" Gumam Tuan Lan.
"Satu kali lagi? Maksudnya Tuan?" tanya pelayan tersebut.
"Bawakan sarapan ku dan sarapan Larisha kedalam kamar ini! Kami akan sarapan didalam kamar ini!" kata Tuan Lan.
"Baik Tuan akan segera kami bawakan!" kata pelayan.
Pelayan pun segera menuju dapur dan memberitahukan kepada rekannya yang lain agar mempersiapkan sarapan untuk Tuan Lan dan Larisha didalam kamarnya! Beberapa pelayan mulai terlihat mendorong-dorong troli yang berisi hidangan sarapan dan buah-buahan lalu masuk kedalam kamar Tuan Lan, dan menatanya diatas meja depan sofa.
"Hei gadis muda, bangunlah! Kenapa kau ini mirip kerbau, masih saja tidur meskipun suasana sedang berisik." Kata Tuan Lan.
"Emhhhh," Larisha mengulet.
"Cepat bangun! Atau kutarik tubuhmu!" kata Tuan Lan mengencangkan suaranya.
"Tuan! Maaf, aku kesiangan," kata Larisha.
__ADS_1
"Ikut sarapan denganku! Karena tubuhmu perlu banyak tenaga," kata Tuan Lan lalu pergi menuju sofa.
Disusul oleh Larisha, yang kembali memakai pakaian tidurnya lalu ikut duduk disofa untuk sarapan.
Keduanya sarapan bersama, Larisha sangat lahap memakan seluruh hidangan sarapan maupun buah-buahan yang tersedia. Maklumlah Larisha kehilangan banyak tenaga semalam, setelah selesai sarapan Tuan Lan kembali menatap tajam kearah Larisha, dan Larisha kembali merasakan firasat buruk tentang apa yang akan terjadi berikutnya.
Dan benar saja, setelah keduanya selesai sarapan! Tuan Lan kembali menarik tubuh Larisha keatas ranjang hingga membuatnya tidak berdaya. Larisha kembali dipaksa melayani na fsuu Tuan Lan yang tidak ada puasnya.
Knalpot traktor sawah itu kembali bersarang pada inti Larisha hingga setelah hampir satu jam Tuan Lan kembali memuaskan hasr attnya, ia berhasil mencapai puncaknya.
"Tubuhmu sangat nikmat sekali! Siapkan air hangat untukku mandi, kita akan segera berangkat ke rumah sakit!" kata Tuan Lan.
"Akan aku siapkan!" singkat Larisha yang sudah enggan melihat wajah laki-laki yang sudah menjadi suaminya itu.
Tuan Lan mandi, setelah melihat Tuan Lan mengunci pintu kamar mandi, Larisha segera mengambil tas miliknya yang berisi pil KB yang sudah dia stok sangat banyak, Larisha kembali meminum pil KB tersebut.
Setelah beberapa saat Tuan Lan selesai mandi lalu Tuan Lan pun bersiap dengan memakai pakaian santai, karena hari ini dia akan menemani Larisha untuk mengurus operasi transplantasi sumsum tulang belakang bagi Laluna dan itu otomatis Tuan Lan tidak akan pergi mengurus pekerjaannya hari ini.
❤️❤️❤️
Ada yang bakalan tidur seranjang terus nih maak kayanya!😅
__ADS_1
Btw happy weekend maak, semoga selalu diberikan kesehatan dan kebahagiaan selalu kalian❤️❤️💃💃💃💃