
"apa yang harus aku lakukan agar kau bisa melepas ku?
sudah saat nya kamu memikir kan kebahagiaan dan masa depan mu, aku sudah lelah seperti ini terus, mengertilah!"
"mengerti lah!!!!!
Kau meminta ku mengerti, lalu siapa yang akan mengerti aku....
Kamu melakukan ini untuk nya, untuk ketenangan dan kebahagiaan nya, lantas apa yang kamu lakukan untuk kebahagiaan dan ketenangan ku?"
Jawab Mitha tegas dengan tatapan mata tajam, meski ada sedikit raut kecewa di wajah cantik nya.
"apakah kau pikir akan bahagia bersama ku sedangkan di hati ku ada orang lain, tidak kah kau akan tersiksa berada di sisi ku tapi otak dan hati ku bukan untuk mu"
"lalu apakah kalian layak bahagia sedang aku telah hancur sehancur hancur nya KARENA MU"
"apa pun alasan mu aku tak bisa bersama mu, tapi aku akan tetap memenuhi semua kebutuhan mu"
Jawab Arga tak kalah dingin dengan Mitha yang menggeretak kan gigi nya geram.
"aku sudah lelah dengan keadaan yang seperti ini, hidup lah dengan baik, nikmati semua dan kau akan mendapat kan cinta sejati mu suatu saat nanti."
Lanjut Arga sedikit melunak, mencoba sedikit berdamai dengan kesalahan masa lalu nya.
"dan aku ..... Bisa melakukan hal yang tak pernah kamu duga sebelum nya."
"jangan pernah mengancam ku karena itu tak ada arti nya bagi ku."
Geram Arga mendengar kata kata ancaman Mitha yang terlihat sangat serius dengan ucapan nya.
"apa perlu aku buktikan segila apa aku sekarang?"
Mitha tersenyum licik menatap Arga dengan tatapan dingin.
"dan aku punya banyak cara untuk menjegal langkah mu!, berfikirlah seribu kali bila ingin bermain main dengan ku"
Agus yang melihat dari kejauhan merasa resah melihat muka Arga dan Mitha yang sama sama tegang.
"sial... Apa yang di lakukan wanita itu, menyebar kan semua ini...belum tahu dia segila apa si bos kalau di usik."
Agus mengusap wajah nya kasar melihat berita di internet tentang status Mitha sebagai istri sirih Arga, bahkan bukti Mitha pernah di rawat di rumah sakit jiwa pun juga ada, semua lengkap dan bukan hanya berasal dari satu situs saja.
Bahkan baru 5 menit saja sudah menjadi trending topik di internet.
Agus segera membuka laptop nya mencoba memblokir situs situs yang menyebar kan berita tentang atasan nya.
Cukup kewalahan Agus menangani karena tidak hanya dari satu sumber.
Satu ter blokir muncul situs situs baru.
"wanita brengsek..... mau main main kamu rupa nya..."
Bukan hanya tentang hubungan Arga dan Mitha, tapi juga tentang rumah tangga Arga dan Ayu pun terbahas dalam situs situs yang bermunculan itu.
"kamu harus memberiku bonus yang besar..... Awas saja bos, ini benar benar membuat kewalahan."
Gerutu Agus dengan tangan terus mengutak atik laptop di hadapan nya.
"hufttt.... Akhir nya .... Seperti nya aku juga harus membuat perhitungan pada nya, sudah membuat pekerjaan ku bertambah."
"kerja bagus Gus.... Aku akan memberi mu bonus besar bulan ini."
Kata Arga seraya menepuk pundak Agus dari belakang dengan tiba tiba.
Ternyata Arga sudah berdiri di belakang Agus lumayan lama, melihat si asisten yang bekerja memblokir situs situs yang menyebar kan berita tentang nya.
"sejak kapan di sini?"
Tanya Agus ambigu lalu menoleh ke samping di mana tadi Arga duduk dengan Mitha, sudah kosong.
__ADS_1
"apa semua sudah kau bereskan?"
"sudah, tapi ada beberapa klien yang ingin menarik kerja samanya dengan kita."
."sial.... Dia ingin bermain main dengan ku"
Geram Arga karena ada beberapa klien dan kolega bisnis nya yang percaya dengan berita yang sempat mencuat di media.
"pastikan semua aman, kita ke kantor dan adakan meeting dadakan segera"
Mereka segera meninggalkan privat room restorant itu dengan tergesa, berita yang sempat mencuat mesti tak lebih dari 10 menit itu telah sukses membuat perusahaan Arga sedikit terguncang.
Drt....drt....drt....
Baru meninggalkan parkiran restorant ponsel Arga bergetar menandakan ada pesan yang masuk.
Di rogoh nya ponsel di saku jas nya membuka sebuah pesan masuk.
"ini baru permulaan.... Permainan yang sebenar nya baru akan kita mulai...
Gimana? Kamu suka dengan kejutan dariku sayang?"
Arga meremas ponsel nya kuat kuat membaca sebuah pesan yang di kirim oleh Mitha.
Amarah nya seperti sudah di ubun ubun, rasa nya ingin sekali dia menghabisi perempuan itu saat ini juga.
Drt....drt....drt...
sebuah pesan lagi masuk ke ponsel Arga, ternyata dari Ayu, wanita nya.
Dia mengirim beberapa artikel yang tadi sudah di blokir Agus.
Ternyata Ayu sudah melihat nya, seketika raut wajah Arga berubah, sulit di artikan.
"sial...."
"kenapa bos, muncul lagi?"
"apa mbak Ayu marah?"
"entah lah?"
Drt...drt....drt....
Ponsel Arga berbunyi lagi, kali ini bukan pesan masuk tapi panggilan masuk dari Ayu.
📞halo
📞kamu tidak melakukan apa pun pada nya kan?
Arga memejam kn mata nya sejenak sebelum menjawab pertanyaan Ayu di ponsel nya.
📞tidak, aku hanya memberi nya sedikit penawaran dan...
📞dan apa?
Kejar Ayu saat Arga menjeda kata kata nya
📞dan... Sedikit ancaman..
📞ancaman???
Dan sekarang dia yang balik mengancam mu kan?
📞aku sudah membereskan nya
📞tapi tidak semua, karena sudah banyak yang tahu bahkan sebagian produsen ku pun mulai menanyakan perihal kehidupan pribadi ku.
📞aku minta maaf bila itu berdampak pada usaha mu, tapi aku janji akan menyelesai kan semua nya.
__ADS_1
📞kau selalu lamban
📞apa kata mu?
nada suara Arga meninggi mendegar ejekan dari Ayu.
📞memang kau benar benar lamban, lalu aku harus bilang apa?
Ayu tak kalah teriak menjawab sanggahan Arga.
📞aku memikir kan kamu dan anak anak kita, makanya aku tidak mau bertindak ceroboh, bukan nya lamban, harus nya kamu memberi dukungan pada suami mu, bukan mematah kan semangat nya.
📞bilang saja kau tak mampu menyelesai kan nya, aku tahu kamu tak tega pada nya bukan...
📞jangan memanasi ku, tunggu saja semua akan segera selesai.
📞sku tidak percaya padamu...
Aku tidak percaya sebelum kamu membuktikan nya.
📞tunggu saja, akan aku buktikan.
Arga segera mematikan ponsel nya sebelum makin bertambah emosi nya.
Di usap nya rambut dan wajah nya kasar. Merasa di remeh kan oleh wanita nya.
"kenapa melihat ku terus? jangan memancing emosi ku!"
Bentak Arga pada Agus karena Agus sedari tadi menatap nya datar.
"kenapa diam, ayo jalan"
Bentak Arga pada Agus dengan suara barito nya.
"jalan kemana bos, ini sudah di parkiran kantor"
Arga mengati sekeliling nya, ternyata sudah sampai dari tadi tapi dia tak menyadari nya.
"kenapa tak bilang dari tadi?"
"gimana mau bilang kalau bos dari tadi marah marah nggak jelas."
Arga segera turun tanpa menghirau kan perkataan Agus , membanting pintu kasar seolah melampias kan segala amarah nya pada benda yang tak bersalah dan tak tahu apa apa.
hai readers...
Maaf ya up nya lama, lagi cari cari inspirasi...
othr mau kasih visual Para tokoh
Tapi kalau tak sesuai sama imajinasi kalian, silahkan berimajinasi sesuai ekspektasi kalian ....bebas...
visual Ayu
Visual Arga
Semoga sesuai dengan harapan harapan para readers tercinta 🥰🥰
Dan jangan lupa kasih vote, like dan komen nya.
__ADS_1
Biarvothor tambah semangat💪💪💪