teratai

teratai
Keretakan keluarga..


__ADS_3

Berita tentang orang tua Arga yang menyuruh Arga menikah lagi dengan cepat sampai ke telinga Raka, karena memang Raka, Arga dan Sella satu angkatan, jadi tak heran kalau mereka saling kenal.


Raka mengepal kan tangan nya geram karena mendengar langsung dari mulut Sella bahwa orang tua Arga ingin menjodoh kan diri nya dengan Arga, yang fakta nya Arga masih suami sah dari adik nya, meski pun saat ini Ayu kehilangan ingatan nya tentang pernikahan nya dengan Arga.


Tapi tak seharus nya mereka mencurangi adik nya seperti itu.


Tanpa membuang buang waktu keluarga Rahardjo mengundang keluarga Soedjiwo untuk makan malam bersama.


Di sebuah resto mewah milik keluarga Rahardjo satu tempat khusus sudah di sedia kan untuk acara makan malam bersama keluarga besan.


Awal awal mereka hanya bicara basa basi dan bercanda ngalor ngidul membahas bisnis.


"begini besan, kami dengar dengar besan mau menjodoh kan Arga dengan wanita lain, yang notabene nya Arga masih menjadi suami anak kami Ayu."


"uhuk... Uhuk.... "


Ibu Anya mama nya Arga tersedak makanan yang kunyah nya, ketika bapak Andika Rahardjo berbicara dengan nada santai namun tetap tegas perihal anak anak mereka.


"minum dulu besan"


Ibu Rahmi dengan sigap mengambil kan air untuk besan nya dan menepuk tengkuk besan nya.


sementara Putra soedjiwo papa Arga menghela nafas dalam dan panjang.


"Sebenar nya bukan maksud kami ingin memisah kan mereka, tapi.....besan kan tahu sendiri, Arga adalah putra tunggal keluarga Soedjiwo, jadi saya pengen Arga punya keturunan yang kelak akan melanjut kan bisnis keluarga kami."


Sesaat suasana hening, kedua keluarga saling menatap mencari pembenaran masing masing.


"apakah Pak Putra meragukan adik saya?"


Raka ikut andil bicara.


"begini nak Raka, bukan nya saya ragu pada adikmu, tapi apakah di antara kita ada yang bisa menjamin Ayu akan segera mendapat kan ingatan nya.....


Sampai kapan....??"


sementara ibu Rahmi dan ibu Anya saling berpegangan tangan dengan wajah cemas, mereka tahu itu bukan keinginan dari Arga dan Ayu.


"tapi bukan kah pak Putra tahu kalau sampai saat ini Ayu masih istri sah nya Arga, dan Arga sering menghubungi saya, dia bilang akan membantu kesembuhan Ayu, karena dia mencintai adik saya"


Di antara mereka Raka yang terlihat sedikit emosi, dia sangat menyayangi adik nya, apalagi selama ini Ayu sudah melewati berbagai macam penderitaan.

__ADS_1


Dan Raka sudah berjanji pada Ayu bahwa dia akan selalu mengusahakan kebahagiaan adik nya.


Pak Putra hanya menarik nafas dalam.


"apakah Arga setuju?"


Tanya Andika Rahardjo dengan tatapan mata tajam dan tegas.


"" Arga itu anak yang baik, dan saya yakin dia tidak akan mengecewa kan orang tua nya"


"tapi Arga jelas menolak perjodohan itu pah!"


Ibu Anya menyela segera, mendengar suami nya yang mencoba menutupi kejadian yang sebenar nya bahwa Arga memang tidak setuju. Pak Putra menghela nafas berat mendengar istri nya yang sama sekali tak mendukung nya.


"apa tidak sebaik nya kita serah kan semua keputusan pada Arga dan Ayu, karena mereka lah yang menjalani nya. "


Ibu Rahmi yang sedari tadi diam ikut andil bicara, mencoba menengahi perdebatan keluarga ini.


"lagi pula saya tidak menyuruh Arga mencerai kan Ayu"


"maksud pak Putra"


"jangan sembarangan pak Putra!!"


Raka berdiri dan menggebrak meja membuat kedua wanita yang saling menggenggam tangan itu pun tangis nya pecah.


Mata nya memerah menahan emosi, tak terima jika adik nya akan di madu.


"Raka, tenang lah, duduk...jangan terbawa emosi."


Andika mencoba menenang kan putra sulung nya yang terlihat begitu emosi.


"lantas apakah di antara kita ada yang bisa memberi kepastian, kapan Ayu bisa ingat pernikahan nya kembali.....


Bagaimana kalau Ayu kehilangan ingatan nya selamanya?"


Suara Bapak Putra yang singkat tapi terasa begitu merobek hati pak Andika dan bu Rahmi.


Jika saja bisa mereka juga tak mau putri nya sampai kehilangan ingatan nya, dan jika saja ada obat atau rumah sakit yang sanggup menyembuh kan Ayu, mereka tidak akan segan meskipun harus menghabis kan banyak biaya.


Tapi apa boleh buat, itu sudah takdir untuk Ayu dan saat ini tak mungkin juga memaksa Ayu mengingat semua masa lalu nya karena jelas itu akan menyakiti fisik nya.

__ADS_1


"pah, sebaik nya kita serah kan saja pada Arga, jangan terlalu menekan Arga"


Ibu Anya ikut menangis mendengar pertengkaran itu.


Sesaat suasana menjadi hening. Tak ada suara, semua larut dalam pemikiran masing masing.


"Saya tidak menyalah kan keinginan pak Putra yang ingin punya keturunan, dan saya juga bisa paham dengan alasan pak Putra"


Pak Andika berkata dengan penuh sahaja dan tenang.


"saya tidak akan melarang atau pun menghalangi, bila itu keinginan dari Arga sendiri"


"bapak!!!"


Raka dan Ibu Rahmi bersamaan bersuara mendengar ucapan Rahardjo yang seperti nya pasrah dengan keadaan Putri nya


"Raka ....ibu...kita tidak bisa memaksa bila itu keinginan Arga sendiri. Dan bapak yakin ...Arga tidak akan mentakiti Ayu."


Pak Andika tersenyum, yakin dengan menantu nya. Raka dan ibu Rahmi pun paham seketika.


"saya setuju pak Andika.... Saya tahu seberapa cinta nya Arga pada Ayu dan saya yakin Arga akan memperjuang kan Ayu."


Ibu Anya bukan nya mendukung suami nya malah mendukung besan nya.


Pak Putra hanya mengangguk angguk pelan, merasa kecewa pada istri nya yang seharus nya di pihak nya malah mendukung keluarga besan.


Semenjak acara makan malam itu hubungan keluarga Rahardjo dan keluarga Soedjiwo menjadi renggang, bukan hanya masalah kekeluargaan, tapi juga masalah usaha dan bisnis pun menjadi agak renggang.


Kedua keluarga itu termasuk jajaran keluarga terkaya di Indonesia, urutan kedua nya setara.


Dan banyak kerja sama bisnis yang sebelum nya berjalan bersama kini di berhenti kan setelah tanggal kontrak selesai.


Terlepas dari itu komunikasi antara Arga dan Raka tetap berjalan, mereka selalu berdiskusi dan mencari solusi bersama masalah Ayu.


Bahkan kejadian malam itu pun terpaksa Raka cerita kan pada Arga, supaya Arga tidak sampai goyah hati dengan godaan Sella yang juga teman Raka.


Raka sendiri tahu perempuan seperti apa Sella itu, dia anak pengusaha kaya yang manja dan bila punya keinginan akan melakukan apa pun untuk mendapat kan nya meskipun itu harus mengeluar kan uang yang tak cukup sedikit.


Dan Sella juga suka gonta ganti pacar, sudah kelakuan nya semenjak kuliah.


Raka khawatir Sella akan melakukan sesuatu pada Ayu bila niat nya serius pada Arga.

__ADS_1


__ADS_2