teratai

teratai
sungguh bodoh aku yang dulu


__ADS_3

setelah masuk ke mobil aku menyandarkan tubuhku, tangisku tak bisa di bendung lagi, aku terisak isak tak bisa bicara tubuhku lemas pikiranku kosong mita memeluk ku erat ikut menangis, mengusap rambutku dan mencoba menenangkanku


"jalan do"


Perintah mita kepada edo sopir yang juga tangan kanan ayahku,aku hanya bisa pasrah dan terus menangis entah kemana mereka akan membawaku nafasku tersengal sengal menahan isak, rasanya benar2 sesak di dada.


Aku rela keluar dari keluarga rahardjo demi bersama mas novan karena ayah sama ibu ku tak setuju aku menikah dengan mas novan


Mungkin memang naluri orang tua mereka tak salah, mereka sudah bisa menebak laki laki seperti apa mas novan itu


Sementara aku yang di butakan karena cinta lebih memilih keluar dari rumah dan meninggalkan semua fasilitas yang di berikan ayahku


Karna dulu dari sudut pandangku mas novan orang yang lembut, sopan, bisa menerimaku apa adanya, notabene aku yang saat itu hanya karyawan magang di tempat ayahku tanpa ada yang tau bahwa aku putri di keluarga rahardjo


Begitu lembut dan manisnya sikap mas novan dulu membuatku terbius dan tidak berfikir dengan logika malah mengedepankan perasaanku, sungguh bodoh aku saat itu, umpatku dalam hati


Aku terus terisak rasanya tak bisa berhenti

__ADS_1


Entahlah rasanya air mata ini tak kunjung habis


Mita tak melepaskan pelukannya, semakin mempererat pelukannya


sesekali dia mengusap air mataku, mencoba menenangkanku...


" sudah yu, jangan nangis lagi...laki laki seperti itu tak pantas kamu tangisi"


Bisiknya masih tetap dengan isakannya


"kamu punya segalanya, dia yang akan menyesal mencampak kan kamu"


Aku tak mampu bersuara, rasanya tubuhku tak punya tenaga, seluruh tulangku serasa lemas, hanya air mata yang tak henti mengalir


Ingin aku berkata bahwa aku tidak menangisi mas novan, aku menangisi kebodohanku yang sudah 5 tahun hidup seperti sampah sebagai istrinya


Aku menangisi putriku yang akan bertanya tentang papa nya dan aku harus menjawab apa

__ADS_1


Rasanya oksigen di dunia ini seperti mau habis dadaku semakin sesak....tubuhku semakin lemas dan kesadaranku semakin berkurang....


Bagaimana tidak


Aku yang rela meninggalkan segala fasilitas segala kemewahan keluarga demi cintaku pada mas novan


Bahkan ketika sudah menjadi istrinya aku mendapat perlakuan yang buruk dari keluarga mas novan pun aku masih bertahan demi cintaku, aku yang tidak pernah mengerjakan pekerjaan rumah setelah menikah justru lebih mengenaskan dari seorang pembantu


Dan itu semua kulakukan dengan iklas mengatasnamakan cinta


Bahkan ketika putriku yang juga darah daging mas novan tidak mendapatkan kasih sayang yang layak dari kakek dan neneknya pun aku tetap memberinya pengertian dengan dalih dalih dan alasan yang kadang belum bisa di pahami oleh anak berusia 3 tahun


Sungguh ironis kehidupanku selama 5 tahun di rumah mas novan yang kukira akan berbuah manis yang ku harap akan menjadi indah karena kesabaranku dan keiklasanku


Ternyata aku di buang begitu saja setelah mereka tau bahwa putri manager di perusahaan mas novan bekerja jatuh cinta padanya dan mau menjadi madu


Entah aku yang bodoh atau nasib ku yang tak baik sampai semua berakhir seperti ini

__ADS_1


pandanganku semakin pudar dan kesadaranku pun kian berkurang, tubuhku semakin lemah


.........pingsan.....


__ADS_2