Terjebak Cinta

Terjebak Cinta
TC 99


__ADS_3

Hanya bisa menyembunyikan wajah dibalik telapak tangannya, Ed benar-benar dibuat tak berdaya dengan tingkah istrinya. Dengan wajah yang dipaksakan tegas ditengah rasa malunya, Ed mulai menatap satu persatu mereka semua.


"Ehekmm," dehamnya guna mengurangi rasa malunya.


"Saya minta maaf atas apa yang terjadi, istri saya sedang mengandung anak kami jadi saya minta kalian untuk memaklumi itu. Sebagai permintaan maaf dari saya silahkan kalian semua makan dengan sepuasnya dan biar saya yang membayar tagihannya."


Ucapan Edwart menjadi angin segar bagi mereka semua yang sempat tegang melihat kemarahannya tadi. Para pelayan mulai membubarkan diri saat para pengunjung mulai menambah makanannya.


"Sayang kamu ini gimana sih, kenapa malah traktir mereka semua," kesal El memukuli dada suaminya.


"Sayang ada apa sama kamu, kenapa nangis gini?"


"Lihatlah, lihatlah mereka berdua yank. Tadi mereka sangatlah cantik saat berenang, tapi lihat apa yang mereka lakukan."


"Memangnya apa yang mereka lakukan?"


"Malah bertanya, lihat lah sendiri ini. Mereka tega membuatnya hancur dan berdarah," tangisnya.


"Sayangku Elena yang cantik belahan jiwaku, itu nggak berdarah tapi itu cuma saosnya," menangkup wajah istrinya.


"Kalian semua sama saja, kalian semua suka menyiksa!"


Edwart hanya bisa menepuk dahinya, ia baru tahu jika ibu hamil bisa seaneh ini. Dan ia juga heran mengapa istrinya yang sangat rasional kini berubah sebaliknya. Hanya bisa membujuk El agar tak merajuk terlalu lama dan bisa memperngaruhi emosinya.


"Yaudah kita pulang aja dulu ya, nanti ini biar dibersihin mereka semua," ajak Ed pada El diikuti oleh Malik, Matius juga Jo.


Didalam mobil El hanya duduk terdiam sambil melihat keluar jendela, Ed sudah berusaha mengajak istrinya berbicara namun El yang enggan hanya diam tak memperhatikannya.


"Terserahlah yank, pusing aku ini jadinya," gumamnya memijat pangkal hidungnya.

__ADS_1


"Kak Jo berhenti," teriak El tiba-tiba membuat Jo mengerem mobilnya secara mendadak. Untung saja mobil dibelakangnya mampu menahan jarak agar tak bertabrakan.


"Aww," pekik El saat keningnya tak sengaja terantuk kursi Jo.


"Astaga sayang, bisa nggak jangan bikin kaget. Kamu tahu nggak apa yang kamu lakuin itu sangat berbahaya," ucap Ed yang memarahi istrinya.


"Sudah marahnya?"


"Oh astaga, beri aku kesabaran Tuhan," serunya.


El turun dari mobil diikuti oleh Jo dibelakangnya, lalu ada Ed dan lainnya yang juga berjalan dibelakangnya. El tiba-tiba berbalik dan memeluk suaminya.


"Aku mau beli semua tanah ini, aku mau membangun apartemen disini sayang, " pintanya yang mengejutkan.


.....


...


"Kenapa mereka belum memberi kabar apapun ya? Harusnya mereka sudah melakukan semuanya sesuai perintah," gumamnya,


"Apa jangan-jangan mereka menipuku! Berani sekali merkea bermain denganku."


"Kalian akan menerima akibatnya jika berani mempermainkanku!"


"Pelayan," teriaknya.


"Saya nona," ucap salah seorang pelayan yang datang menghampirinya.


"Kapan tuanmu akan kembali?"

__ADS_1


"Maafkan saya nona, tapi saya sama sekali tidak mengetahui jadwal kepulangan tuan," jawabnya jujur.


"Bodoh! Apa yang selama ini kamu kerjakan," umpatnya sambil melempar gelas minumnya tepat kearah sang pelayan.


"AKhh," pekiknya saat darah mengalir dari kepalanya. Pelayan itu hanya bisa menundukkan kepalanya tanpa berani menatap nona mudanya.


"Cukup nona Cindy," teriak salah seorang penjaga yang berlari menghampiri keduanya.


"Cihh, datang lagi sampah tak berguna."


"Anda sudah kelewatan kali ini nona Cindy."


"Apa yang telah aku lakukan, apa yang sudah kelewatan," tantangnya.


"Jangan berakting bodoh nona."


"Kurang ajar! Berani kamu sama saya. Lihat apa yang bisa saya lakukan kepada kalian berdua."


"Apa? Apa yang akan nona lakukan, mengadukan kami kepada tuan?"


"Kamu fikir saya tidak berani, saya akan pastikan kalian ditendang keluar dengan sangat mengenaskan."


"Kita lihat saja, siapa yang akan ditendang keluar dengan sangat pilu."


Penjaga itu membawa pelayan menjauhi Tania yang sedang murka, ia tak ingin jatuh koban lagi akibat ulah Tania.


"Berani sekali kalian melawanku, lihatlah apa yang bisa saya lakukan untuk kalian!!"


..."Jangan lupa like komen juga favoritnya ya, terus tekan vote untuk lebih semangat updatenya🤭"...

__ADS_1


...Maaf kalau masih banyak typo yang behamburan, dan terima kasih sudah setia membacanyaā£


...


__ADS_2