Terjebak Cinta

Terjebak Cinta
TC 71


__ADS_3

Detak jantung Elena sempat berhenti saat Maya sedang bercerita tentang Edwart semasa kecilnya, Elena yang tak sadarkan diri tiba-tiba saja kejang hingga suara mesin detak jantung berbunyi dengan sangat keras.


Maya yang terkejut sempat terdiam panik saat melihat El, ia tak tahu harus berbuat apa sampai Billy datang dan segera memangil dokter. Maya terdiam hanya mengikuti langkah Billy yang menuntunnya keluar dari dalam kamar.


Edward yang mengetahui keadaan istrinya dari Billy sangat syok, rasanya semua kekuatannya hilang terbawa oleh air matanya.


Namun beruntung saat dokter keluar ia membawa kabar gembira untuk mereka.


"Gimana dok," tanya Edwart.


"Istri anda sudah sadarkan diri," seru dokter dengan senyumannya.


Edwart tak lagi mendengarkan ucapan dokter karena detik selanjutnya ia sudah berlari masuk kedalam kamar menemui istrinya. Edwart mendekap hangat tubuh El yang kini sudah membuka matanya juga tersenyum padanya.


"Terima kasih sayang," ucap tulus Edwart berderai air mata.


"Sayang," seru Elena terbata-bata.


Edwart merapikan rambut El yang tak beraturan, tangannya dengan sayang membelai puncak kepala istrinya. Tak ada lagi hal yang membahagiakan selain melihat istrinya kini yang sudah membuka matanya.


Hanya senyuman Elena yang mampu membuat hati seorang Edwart mampu begitu tenang. Bahkan El mampu memadamkan api yang selalu saja membakar hati juga fikiran Edwart.


"Haus," lirihnya berbicara.

__ADS_1


"Permisi pak, biar saya ganti oksigennya dulu," ucap suster yang langsung mengganti alat bantu pernafasan Elena.


Setelahnya dengan hati-hati Ed membantu istrinya untuk meminum air minumnya, Ed terilhat sekali begitu menyayangi istrinya ia dengan sangat telaten merawat juga menjaga Elena.


"Kenapa kamu kayak mayat hidup sayang," tanya El yang melihat tampang acak-acakan suaminya.


"Istirahat, malah ledekin suaminya," sahut Ed sambil membenarkan selimut yang membungkus tubuh istrinya.


"Kamu tau nak, selama kamu koma suami kamu ini nggak pernah sekalipun mau memejamkan matanya," ujar Maya.


El menatap suaminya dengan rasa bersalahnya, ia merasa begitu berdosa karena tanpa sengaja menyiksa suaminya.


"Aku baik-baik aja, oke," seru Ed yang mengerti akan tatapan mata El yang merasa bersalah.


"Udah ya, biarkan El istirahat dulu. Dia baru sadar jadi tetap harus banyak istrirahat," seru Billy yang diangguki oleh Maya.


"Kalau gitu mama sama papa pulang dulul ya, biar El bisa istirahat. Nanti mama balik lagi kesini."


"Makasih ma, pa."


Maya mencium sekilas kening El sebelum dirinya benar-benar pergi dari kamar menantunya itu. Ia merasa begitu lega saat mata indah itu kembali terbuka dan dapat melihat kembali dunia.


.....

__ADS_1


...


Hari sudah sangat gelap, suster juga sudah melepas infus pada tangan Yasmin. Tapi mengapa Yasmin hingga sekarang tak kunjung sadar dan terbangun?


Jo yang pada awalnya berencana tidur dikamar sebelah mengurungkan niatnya dan kembali kedalam kamarnya. Rasa khawatir membuat Jo tak tenang meninggalkan Yasmin seorang diri dikamar yang asing baginya.


"Terpaksa deh," serunya saat merebahkan diri diatas sofa kamarnya.


Namun hingga pukul 02.00 dini hari mata Jo masih saja enggan untuk terpejam. Berkali-kali ia mencoba memejamkan mata itu, namun berkali-kali juga rasanya ia tak bisa terlelap.


"Akh, ada apa ini kenapa nggak bisa tidur gini sih," gerutunya kesal.


Pada akhirnya Jo memutuskan untuk berpindah dan tidur di ruang tamu miliknya, benar saja tak butuh waktu lama Jo sudah terlelap dalam mimpinya. Mungkin terlalu lama menyendiri membuat Jo menjadi tak nyaman jika berdekatan dengan orang luar yang bahkan tidur diranjangnya.


Kini dua manusia itu tengah terlelap dalam indahnya mimpi masing-masing. Namun dalam mimpi Yasmin entah apa itu membuatnya tak nyaman dalam tidur malamnya.


"Jangan, jangan ayah. Jangan berlaku seperti ini ayah, aku mohon."


...||...


...‐Terima kasih atas dukungannya semua‐...


...Jangan lupa terus like komen juga vote kita ya...

__ADS_1


...Tekan favorit agar kalian selalu upadate dengan cerita barunya ya...


__ADS_2