Ternyata, Istri Muda

Ternyata, Istri Muda
Bab 15


__ADS_3

“Kamu beneran mau tahu?” Mulan bertanya sekali lagi untuk memastikan.


“Iya, Lan. Pokoknya aku harus punya banyak bukti! Siapa tau bisa buat jaga-jaga di persidangan nantinya kan?


Mulan terdengar menelan salivanya kasar. Bagaimana pun, Zahra sudah berani mengambil keputusan besar. Terlepas nantinya bagaimana, lebih baik di kembalikan pada Zahra. Sebagai teman, Mulan sendiri tidak mau membuat Zahra menderita sendirian.


Membantu teman sendiri, tidak ada masalah bukan?


“Dean. Kamu inget?”


Jantung yang tadi sudah terkontrol lebih baik, sekarang kembali memacu lagi. Zahra benar-benar tak habis pikir.


Dari sekian banyak orang di dunia, kenapa harus dia?


Kenapa harus Dean?


“Itu semua terserah kamu, Ra. Mau maju atau engak? Mau ambil ini atau pilih yang lain.” Lanjut Mulan memberi Zahra pilihan.


“Memang, dia bisa apa? Bisa bantu aku gimana?”


“Dia pengacara sekarang. Lulus dengan nilai sempurna di Universitas Brawijaya. Kamu gak tau, Ra?”


“Engak, tuh!” Zahra menggeleng pelan.


“Ya ampun, Ra! Dia lagi jadi bahan pembicaraan di Malang, dan kamu gak tau?”


Dean, dulu pernah menjalin cinta dengan Zahra, saat mereka duduk di bangku SMA. Dia kakak kelas dua tingkat dari Zahra. Sejak zaman sekolah, memang sudah terkenal pintar. Bahkan banyak memenangkan olimpiade, piala dan teropinya berjejer-jejer di rumahnya.

__ADS_1


Nama Dean, di SMA Purnama Bakti, siapa yang tidak tahu?


Hanya saja ... Zahra tidak menyangka kalau namanya masih se-populer dulu. Jika dulu dia jadi pembicaraan di sekolah, sekarang justru jadi pembicaraan di kota.


Nama itu, memang selalu harum.


Namun, Zahra tidak bisa menjalin hubungan kembali dengan Dean. Entah itu sebagai teman, atau klien. Zahra tidak bisa.


“Gimana, Ra? Kamu masih perlu waktu?” Tanya Mulan.


“Kalau Dean ... aku beneran gak bisa. Aku sama dia tuh ....”


“Iya, aku tahu. Kamu dulu putusin dia sepihak kan? Sebenernya kamu bisa pake nama Intan buat pura-pura. Jadi kamu gak perlu turun tangan, cuma mantau aja.”


Zahra terdiam sesaat. Pikirannya kacau, seperti benang yang berbelit-belit, suka untuk di urai. Di sisi lain mantan dan satu lagi suami. Dua itu, mana yang dia pilih?


“Aku gak ada niat menyatukan kalian. Yeah, meski kalian sebenernya terlihat cocok. Cuman ... aku gak ada options lain.”


Pada akhirnya, Zahra masih cukup ragu untuk meminta bantuan Dean. Masalahnya di mana sebenarnya? Zahra yang mungkin masih suka?


Atau dia takut cinta lama bersemi kembali? Atau ... justru ada hal yang lain?


Pada kenyataannya. Hal yang paling di takutkan Zahra bukan semua itu. Dia hanya tidak ingin orang lain mengetahui kejelekan suaminya. Cukup hanya dia dan orang-orang yang dia percaya saja. Dia tidak mau menambah daftar orang lain.


Namun, saat dia berada di jalan buntu nanti, apa dia akan menerima tawaran Mulan?


Meminta bantuan Dean untuk menyelidiki suaminya?

__ADS_1


Pada akhirnya nanti, ego siapa yang bisa memenangkan hati Zahra?


Apa itu Abram, suaminya?


Atau justru rasa penasaran Zahra sendiri?


...☘☘☘☘☘☘☘☘☘☘☘☘☘☘...


Main tebak-tebakan yukkk!!!!!


Dari visual dibawa ini, siapa yang paling cocok jadi Abram?





Milih aja dulu, gak ada salahnya kan 🤭🤭


Sudah Like belum?


Sudah di jadikan Favorit belum?


Sudah Vote belum?


Buruan!!!!

__ADS_1


semuanya GRATIS tanpa dipunggut biaya!


Bilang sama admin kalau di punggut biaya!!


__ADS_2