Ternyata, Istri Muda

Ternyata, Istri Muda
Bab 37


__ADS_3

...***Dania dan Dean kecewa***...


Dania menarik tangan Zahra begitu saja. Membawanya masuk ke dalam mobil tanpa menjawab berbagai pertanyaan yang keluar dari mulut Zahra. Sampai akhirnya, Dania melimpahkan segala kekesalan pada Zahra di dalam mobil.


“Gila kamu ya, Ra. Kenapa kamu nemuin dia sih?” Umpatnya jengkel.


“Kamu gak inget? udah lupa sama hal bodoh yang kamu lakukan kemarin? Amnesia kamu, hah?”


Rasa cemas yang bergentayangan dalam pikirannya, kini terjawab sudah. Diam-diam Zahra bertemu dengan istri pertama Abram. Sebagai sahabat yang melihat tangis gila sahabatnya, justru kecewa atas tindakan nekat Zahra.


“Bukan gitu, aku gak ada maksud sembunyiin itu dari kamu, Dan. Aku cuma gak mau kamu kepikiran aja.” Jelas Zahra yang menurut Dania jelas gak masuk akal.


“Gak tau lagi deh, aku gak tau harus ngomong apa sama kamu, Ra!”


“Dan, Dania, jangan marah, please!” Zahra mencoba membujuk Dania yang masih emosi. Menarik hoddie putih yang melekat di tubuhnya.


“Dean, bantu aku bujuk dia dong.” Pinta Zahra.


Dean turut kecewa, tak perduli, dan mengabaikan Zahra. Dia lebih memilih menyalakan mesin dan fokus mengendarai mobilnya, membawa mereka kembali ke apartemen.


“Jangan ngambek dong. Aku minta maaf, Dan. Dania ... maafin, ya.”


Kekecewaan Dania rupanya sudah memuncak. Dia tak lagi perduli bujuk rayu Zahra. Seolah sengaja menulikan telinganya. Masa bodoh dan gak perduli. Dia menutup mata, berpura-pura tidur. Bahkan saat mobil mereka tiba, hingga masuk ke dalam room, Dania masih diam membisu. Bahkan pergi ke kamar dan menguncinya dari dalam.


“Kamu juga ngambek sama aku?” Zahra menatap Dean yang menaruh botol air mineral ke atas meja. Lelaki itu nampaknya juga sama kecewanya dengan Dania, dan ikut-ikutan membungkam.


“Dean ... Dean ....”

__ADS_1


Panggilan Zahra tak di gubris. Dia langsung berjalan pergi usai memindahkan beberapa botol air. Zahra terus membuntuti langkahnya dari belakang dan terus memanggil namanya. Sampai akhirnya, dia menarik ujung kaos Dean, yang seketika menghentikan langkahnya untuk keluar dari sana.


“Kamu gak bisa ngomong kah? Aku tau aku salah, i’m sorry, oke!”


Permintaan maaf Zahra rupanya belum mampu meluruhkan kekecewaan Dean. Lelaki itu masih diam membisu beberapa saat.


“Sumpah, aku gak ada maksud apa-apa. Aku cuma coba selesaiin semuanya.”


Dean menghela napas panjang, kemudian tersenyum samar. “Iya, aku paham. Kamu istirahat dulu, besok kita balik ke Malang.”


“Kamu marah?” tanya Zahra masih penasaran dengan sikap cuek Dean.


“Ngak! Aku kecewa sedikit, tapi ... sudahlah. It’s oke, Mee.” Dean membuka pintu. Sebelum pergi, ia tak lupa menyuruh Zahra untuk istirahat.



Zahra mengambil ponselnya, membuka aplikasi online dan mulai berbelanja. Setelah satu jam menunggu, bahan-bahan pesanannya datang. Dia pun segera membuatkan makan malam sebagai permintaan maafnya.


Semerbak wangi dari mie udon yang penuh dengan daging, tersebar ke penjuru ruang. Bahkan, harumnya masuk dari sela-sela pintu dan membangkitkan mood Dania.


“Dan ... Bebs, makan yuk!”


Dania buru-buru membuka pintu. Namun saat pintunya di buka, ia pura-pura bersikap angkuh. Perjalan seolah tak perduli dengan gengsinya, lalu duduk dan mulai menikmatinya.


“Aku, minta maaf ya.” Ucap Zahra lirih, memandangi Dania yang sibuk menyeruput mie.


“Bebs ... sorry.” Ulangnya lembut penuh penyesalan.

__ADS_1


“Ra ....” Panggilan Dania membuat Zahra menatapnya serius, menunggu Dania memaafkannya atau sekedar memuji masakannya.


Dania melirik, melihat plaster berwarna coklat terlilit di jari telunjuk Zahra. Ia meletakkan sendok, memandang wanita muda yang semalam menangis tersedu-sedu. Namun tadi siang justru diam-diam bertemu dengan orang yang menyakitinya.


“Aku boleh makan dengan tenang gak?”


Zahra dibuat melonggo dengan ucapannya. Bagaimana tidak, ia menunggu sedikit lebih lama hanya untuk mendengar Dania memaafkannya. Bahkan setelah dia memakan udon buatan Zahra, Dania masih juga belum memaafkannya.


“Maafin dulu, oke!”


“Iya, iya!”



Mie udon Mie udon ...


Ada yang mau?


Bab kali ini santai dulu lah yaa


kebanyakan bab tegang takut jadi darting 🤭


Votenya mana 😱😱


Hadiahnya mana 🥲🥲


othor butuh sajen, kembang, kopi ..

__ADS_1


Mana lagi ujan lagi 😑😑


__ADS_2