
Setelah semua persiapan dirasa telah selesai, kelompok Rudi dan kelompok Nero melakukan pertemuan rahasia di markas Nero.
"Bagaimana? Apa kita bisa segera memulainya?" tanya Rudi pada Nero.
"Aku sudah membuat kesepakatan dengan beberapa pihak yang berpotensi mengacaukan perang. Jadi, kita bisa segera memulainya," jawab Nero.
Nero membuat kesepakatan dengan pihak lain agar nantinya tidak ada pihak yang mengacau dan mengambil kemenangan saat perang telah usai.
"Lalu, bagaimana dengan negara Neverland? Apa kau juga membuat kesepakan dengan mereka?" tanya Julius pada Nero.
"Tidak ... aku tidak punya kapasitas untuk membuat kesepakatan dengan mereka. Kita hanya bisa berharap mereka tetap diam saat kita mulai bergerak," jawab Nero.
Negara Neverland adalah salah satu negara Big Seven (7) . Negara Big Seven (7) adalah negara paling adidaya, paling kuat, dan paling berpengaruh di dunia.
Yang bisa bersaing dengan negara Big Seven (7) hanyalah para Kaisar dan kelompoknya. Atau bisa dibilang, kelompok Kaisar dan negara Big Seven (7) adalah pihak yang menduduki puncak tertinggi dalam hal kekuatan. Sehingga, membuat seorang All Stars tidak cukup mumpuni untuk mempengaruhi negara sekelas Big Seven (7).
"Hoi, Bocah Elit Global. Bukankah kau bisa membuat kesepakatan dengan mereka dengan memanfaatkan namamu?" tanya Bojas pada Kageyama.
Kaum Bangsawan Elit Global adalah orang orang yang menduduki kasta tertinggi dalam tatanan masyarakat. Sehingga, membuat Bojas berfikir bahwa Kageyama seharusnya bisa membuat negara Neverland tetap diam dengan memanfaatkan nama keluarganya.
"Aku memang bisa membuat kesepakatan dengan mereka. Tapi, apa kau pikir bangsawan lain akan diam saja?" tanya Kageyama.
Jika para Bangsawan Elit Global mengetahui bahwa perang besar yang bisa berpotensi mengacaukan Benua Timur akan terjadi, mereka pasti tidak akan tinggal diam. Karena sejak dulu kala, para Bangsawan Elit Global sangat menjaga kedamaian di Benua Timur untuk beberapa alasan yang tidak Kageyama ketahui.
"Apa kalian tau kenapa para Bangsawan Elit Global sangat menjaga kedamaian Benua Timur?" tanya Kageyama lagi.
"Entahlah," sahut Nero dan para eksekutifnya.
"Beberapa hari yang lalu, saat ayahku memintaku pulang, ia mengatakan bahwa jika Benua Timur sampai hancur, maka seluruh dunia juga akan hancur," kata Kageyama dengan ekspresi serius.
"Apa maksudmu perkataanmu? Jangan membuat semua hal menjadi ambigu. Jelaskan dengan detail," kata Nero.
"Aku tidak tau apa yang dimaksud ayahku. Karena beliau mengatakan bahwa hal itu adalah sebuah rahasia besar yang hanya diketahui oleh 12 orang di seluruh dunia. Dan 12 orang itu adalah para pemimpin keluarga Bangsawan Elit Global saat ini," kata Kageyama.
Semua orang yang ada di ruang rapat itu terbelalak saat mendengar ucapan Kageyama. Mereka jelas tidak bisa mengabaikan perkataan itu karena perkataan itu berasal dari mulut orang yang memiliki kasta tertinggi dalam tatanan masyarakat.
"Oi, apa maksud kalian? Aku benar benar tidak mengerti yang kalian maksud," kata Rudi yang kebingungan dengan arah pembicaraan yang mulai melenceng.
Nero kemudian mulai berekspresi serius sambil menatap Rudi.
"Sejak dulu kala, para Bangsawan Elit Global sangat sensitif soal Benua Timur. Awalnya, aku berfikir bahwa mereka sangat menjaga Benua Timur karena Benua Timur adalah benua terbesar di dunia dengan kekayaan melimpah. Tapi, setelah mengetahui lebih jauh, pemikiranku ternyata salah. Para Elit Global seolah memperlakukan Benua Timur jauh lebih istimewa dari benua lain," sahut Nero.
__ADS_1
"Istimewa? Apa maksudmu?" tanya Rudi.
"Istimewa yang kumaksud bukanlah diistimewakan seperti yang kau pikir. Tapi, istimewa yang kumaksud adalah seolah mereka benar benar tidak mau ada konflik besar yang terjadi di Benua Timur. Setiap ada insiden besar yang terjadi di Benua Timur, para bangsawan itu akan melakukan segala cara untuk meredamnya. Hal itu sangat berbeda dengan cara mereka memperlakukan benua lain. Benua Barat contohnya. 10 tahun lalu, ada 3 All Stars Benua Barat yang sedang berkonflik. Pertempuran dan kehancuran yang mereka sebabkan bahkan bisa dibilang sangat massive dan sangat berdampak pada ekenomi dunia. Tapi, para Bangsawan Elit Global tidak melakukan apapun dan tetap santai seolah tidak perduli. Sedangkan jika ada insiden kecil yang terjadi di Benua Timur, mereka akan melakukan segala cara untuk meredamnya. Itulah keistimewaan yang kumaksud," jawab Nero.
Rudi, Akito, Alvin, dan Dian cukup terkejut saat mendengar hal itu.
"Mungkin saja, mereka hanya tidak ingin pasar terbesar mereka hancur," kata Alvin.
"Jika hanya soal pasar, seharusnya Benua Barat adalah pasar terbaik karena Benua Barat memiliki pertumbuhan ekonomi terbesar di dunia melebihi Benua Tengah. Sedangkan Benua Timur hanya berada di urutan keempat dari lima benua yang ada. Apa kau paham maksudku?" tanya Nero.
"Apa kau benar benar tidak tau apapun soal itu, Kageyama?" tanya Julius.
"Aku benar benar tidak tau. Lagi pula, jika aku tau, aku juga tidak akan mengatakannya pada kalian. Kaaakakakakakaka!" jawab Kageyama.
"Lalu, sekarang bagaimana dengan perangnya? Kapan kita bisa mulai bergerak?" tanya Rudi.
"Kita bergerak 3 hari lagi. Aku sudah meminta seluruh aliansi untuk bergerak secara diam diam. Setidaknya agar pergerakan kita tidak terlalu mencolok dan tidak menarik perhatian pihak lain," jawab Nero.
"Tapi, apa kau pikir mereka tidak akan tau walaupun kita bergerak diam diam?" tanya Kageyama pada Nero.
"Mereka pasti sudah tau soal pergerakan kelompokku. Tapi setidaknya, kupikir mereka tidak tau jika aku menyimpan kalian sebagai senjata utama dalam perang ini," jawab Nero.
"Kaaaakakakakakakaka! Para Elit Global itu pasti akan menyiapkan sesuatu untuk meredam perang ini," kata Kageyama.
"Aku? Kaaakakakakakaka! Tentu saja. Tapi, aku akan tetap di pihak kalian karena pemimpinku juga demikian," jawab Kageyama.
"Lalu, jika kau harus memilih keluarga atau kelompokmu? Mana yang akan kau pilih?" tanya Killian.
"Kaaakakakakakakaka! Tergantung," jawab Kageyama dengan tatapan tajamnya.
Rudi mulai tidak nyaman dengan pembahasan yang semakin berat. Ia pun akhirnya memutuskan untuk mencairkan suasana.
"Ah, ada satu hal yang kulupakan. Kami juga akan membawa tambahan orang," kata Rudi.
"Tambahan?" tanya Nero bingung.
"Ya, tambahan. Kami telah membentuk aliansi dengan negara Roland dan 3 kelompok besar yang berkuasa di negara itu," kata Rudi.
Nero terkejut dengan ucapan Rudi.
"Hoi, kenapa kau tidak bertanya padaku lebih dulu jika ingin menambah jumlah aliansi? Apa kau tidak tau etika beraliansi?" tanya Nero geram.
__ADS_1
"Heh? Apa aliansi punya etika?" tanya Rudi polos.
"Jangan bercanda! Jika kau mau menambah jumlah aliansi, kau harusnya bertanya dulu padaku apakah aku setuju atau tidak. Kenapa kau main putuskan sendiri? Apa kau menganggapku sebagai bawahanmu?" tanya Nero geram.
"Heh? Aku baru tau soal itu. Maaf, kalau begitu. Tapi, bukankah kau juga setuju dengan itu?" tanya Rudi dengan wajah tak bersalah.
"Cih ... kalau sudah begini, kau tidak memberiku pilihan lain," jawab Nero jengkel.
"Kaaakakakakakaka! Sudahlah. Lagi pula, tidak ada salahnya menambah aliansi. Toh, itu juga menguntungkan untuk kita," kata Kageyama sambil memakan cemilan.
"Diam, kau sialan! Kau seharunya memberitahu pemimpinmu soal etika beraliansi!" bentak Nero pada Kageyama.
"Kaaakakakakakaka! Apa itu salahku?" tanya Kageyama pada Akito.
"Tidak. Itu salah Nero karena dia terlalu kaku," jawab Akito santai.
"Tuan Julius, apa Anda lapar?" tanya Yuta pada Julius.
"Tidak, perutku masih kenyang," jawab Yuta.
"Yuta, aku lapar. Apa kau bisa membawakan beberapa camilan?" tanya Rudi.
"Ambil sendiri, tolol!" bentak Yuta pada Rudi.
"Kakak, menjadi pemimpin kelompok sepertinya sangat sulit, ya," kata Dian.
"Ya, begitulah," sahut Alvin santai.
Nero, Lando, Bojas, Hugo, dan Killian, terbelalak karena melihat sikap santai yang Rudi dan kelompoknya tunjukkan.
Dalam hati, Nero bergumam.
"Hoi, kita sebentar lagi akan berperang habis habisan melawan 2 All Stars dan kalian masih bisa bersikap santai? Bukankah penduduk desa kalian telah dibantai? Lalu, di mana kebencian kalian?" gumam Nero dalam hati dengan ekspresi terbelalak saat melihat kelakuan Rudi dan kelompoknya.
Persiapan perang melawan 2 All Stars akan segera dimulai.
Kelompok Rudi dan All Stars Nero berserta aliansi mereka akan segera berperang menghadapi kelompok Death Parade yang dipimpin oleh All Stars James yang memiliki hubungan aliansi dengan All Stars Ling. Walaupun belum dipastikan, tapi kemungkinan besar All Stars Ling juga akan ikut berpartisipasi dalam perang itu.
Yang menjadi kekhawatiran terbesar kelompok Rudi dan kelompok Nero bukanlah keikut sertaan kelompok All Stars Ling. Tapi, mereka sangat kahwatir jika para Bangsawan Elit Global memutuskan untuk meredam pertempuran itu. Jika hal semacam itu sampai terjadi, negara Neverland berserta aliansinya pasti akan ikut serta atas perintah para bangsawan itu.
Jika Neverland ikut dalam perang, tidak ada harapan bagi kelompok Nero dan kelompok Rudi untuk memenangkan pertempuran itu. Mengingat bahwa Neverland adalah salah satu negara Big 7 yang memiliki power setara kelompok Kaisar. Belum lagi ditambah dengan negara negara aliansinya yang tentu saja kemampuan mereka tidak bisa diremehkan.
__ADS_1
Semakin dekat dengan waktu pertempuran, kegelisahan itu terasa semakin mencekam hingga membuat mereka tidak bisa tidur dengan nyenyak.