The Tyrant'S Desire (Hasrat Cinta Sang Penguasa)

The Tyrant'S Desire (Hasrat Cinta Sang Penguasa)
Misi


__ADS_3

Selamat membaca kakak-kakak reader dan bantu untuk menekan tombol like like πŸ™πŸ₯°


🌹🌹🌹**


Maria menangis, dia tidak mengira pernikahannya berakhir dengan tragedi.


"Ayo Maria, kita kembali. Jangan sampai ada orang yang mengetahui keberadaan kita di sini" kata suster Abigail.


"Mrs Maria Godfrey" terdengar suara pria menyebutkan nama Maria dengan lengkap.


Deg...


Maria kaget, begitu juga dengan suster Abigail.


"Anda masih hidup Mrs Godfrey?" tanya pria tersebut.


Maria dan suster Abigail terdiam, berdiri membelakangi pria yang menyebut nama Maria.


"Maria, kita ketahuan" bisik suster Abigail.


"Ayo suster, kita lari" kata Maria.


"Apa..! lari? tidak Maria, apa kata orang. Melihat seorang suster berlari dikejar oleh orang" ucap suster Abigail.


"Mrs Godfrey, aku Danny. Aku tahu itu anda Mrs Maria Angelo Godfrey" ucap Danny Liu dengan menyebutkan namanya Maria semakin lengkap, dengan menambahkan Angelo di antara Maria dan Godfrey.


Maria langsung membalikkan badannya, dan menatap wajah Danny Liu yang sangat terkejut melihatnya.


"An...anda masih hidup Mrs Godfrey.." ucap Danny.


"Ya, aku masih hidup" sahut Maria.


"Tuan pasti senang melihat anda masih hidup Mrs Godfrey, ayo kita masuk. Biar Tuan mendengar suara Anda Mrs Godfrey.." ucap Danny Liu dengan gembira, karena senang. Melihat istri Tuan nya masih hidup, dan terlihat segar bugar.


"Tidak!" tolak Maria, saat Danny ingin membawanya menemui Axelo.


"Mrs Godfrey, Tuan besar pasti senang. Dia pasti akan sadar dari komanya, begitu mendengar suara anda Mrs Godfrey" ucap Danny dengan gembira seraya memandang wajah istri majikannya tersebut.


"Tidak..! aku tidak ingin bertemu dengan pendosa itu..!" seru Maria dengan suara yang datar, dan dari raut wajahnya. Terlihat garis-garis kesakitan, atas perbuatan suaminya dahulu.


"Pendosa! siapa pendosa?" bingung Danny, melihat kemarahan Maria.


"Tuan mu itu..!" jemari Maria menunjuk kearah Axelo terbaring.


"Mrs Godfrey, apa yang membuat anda mengatakan Tuan seorang pendosa? Anda pasti sudah salah paham. Tapi apa yang membuat anda salah paham Mrs Godfrey ? Tuan besar sangat mencintai anda" kata Danny.


"Apa yang ingin kau katakan Danny? pembelaan terhadap pria yang telah tidur dengan wanita lain...! didalam kamar dan di ranjang, di mana dia dan aku selama ini tidur bersama.." ucap Maria dengan penuh perasaan kecewa.

__ADS_1


"Maria, sabar" ucap suster Abigail seraya mengusap punggung Maria.


"Tidur dengan wanita lain? Tuan besar?" ucap Danny dengan ekspresi wajah yang penuh pertanyaan dalam benaknya.


"Apa ini ada hubungannya dengan gambar yang disuruh Tuan besar untuk aku selidik?" batin Danny.


Danny tiba-tiba teringat, dengan gambar yang diperintahkan oleh Axelo untuk dia selidik.


Danny Liu mengeluarkan gambar yang ada di saku jasnya.


"Mrs Godfrey, apa ini yang anda katakan?" Danny Liu memberikan gambar tersebut kepada Maria.


Air mata Maria mengalir, saat melihat gambar itu. Bayangan Axelo dengan wanita itu kembali, Setelah berhasil mengenyahkan bayangan tersebut dengan penuh kesulitan.


"Cih..! menjijikkan.." ujar Maria.


Suster Abigail, tidak ingin melihatnya. Setelah melihat, wajah Maria berubah setelah melihat gambar tersebut.


"Anda melihat gambar ini? apa anda juga menerima gambar ini?" tanya Danny.


"Aku tidak melihat gambar, tetapi aku melihat langsung. Dua pendosa itu diatas ranjang..!" ucap Maria dengan tegas, air matanya masih terus mengalir.


"Mrs Godfrey, itu jebakan. Tuan tidak tahu ini semua, Tuan tidak pernah ingat. Bahwa dia pernah tidur dengan seorang wanita di rumah besar, tuan tahu setelah melihat gambar ini," kata Danny.


"Kau membelanya..!" seru Maria.


"Saya tidak akan membela, jika Tuan melakukan itu semua. Tapi saya tahu, Tuan tidak akan pernah melakukan itu. Apalagi dirumahnya sendiri" kata Danny Liu.


"Maria, dengarkan dulu. Jangan ada penyesalan dikemudikan hari" suster Abigail menahan Maria agar tidak pergi.


"Apa yang harus aku dengarkan ? pasti pembelaan terhadap pria itu yang dilakukannya," kata Maria.


"Maria, tidak ada salahnya kau mendengarkan pembelaannya kan? setiap orang berhak membela diri" kata suster Abigail.


"Baiklah, aku beri kau waktu lima menit" kata Maria.


Danny mulai menceritakan, apa yang dialami oleh Axelo Godfrey selama sepuluh tahun ini.


Awalnya, Maria tidak serius mendengarkan apa yang di ceritakan oleh Danny. Tetapi setelah Danny menceritakan, kenapa Rachel masuk kedalam kehidupan Axelo. Dengan cara mengancam, akan menyebarkan gambar yang tidak pernah Axelo rasa melakukannya. Maria mulai serius mendengarkan apa yang dikatakan oleh Danny.


"Wanita yang gila..!" seru suster Abigail dengan spontan.


"Maafkan aku Tuhan.. maafkan aku..!" seru suster Abigail dengan kedua tangannya mengatup didada, karena tanpa sengaja telah mengatakan perkataan yang menghina orang.


"Wanita itu mengancam Tuan, jika tidak menikahinya. Dia akan menyebarkan gambar tersebut, dan keselamatan Tuan muda jadi taruhannya" kata Danny.


"Wanita itu kekasih Erick, kenapa dia ingin menyakiti Erick juga?" tanya Maria.

__ADS_1


"Wanita itu bukan hanya menjadi kekasih Tuan muda saja, dia itu kekasih semua pria yang ada di kota Saint Lucia " ucap Danny.


Maria dan suster Abigail kaget mendengar ucapan Danny Liu.


"Di belakang wanita ini, ada orang lain Mrs Godfrey.Tuan besar tidak mengenalnya, pria itu bukan dari kalangan pengusaha di kota Saint Lucia. Pria yang berada di belakang wanita ini tidak dikenal" kata Danny.


"Siapa orang itu?" tanya Maria.


"Andre Maurice.." kata Danny Liu.


"Andre Maurice.." Maria berusaha untuk mengingat nama Andre Maurice, tapi dia melupakan satu pria yang sangat menyukainya.


"Apa anda mengenali orang itu Mrs Godfrey?" tanya Danny.


Maria melamun, hingga tidak menjawab pertanyaan dari Danny.


"Maria.." suster Abigail menyentuh pundaknya, hingga Maria tersadar.


"Ya, ada apa?"


"Apa anda mengenali pria bernama Andre Maurice?" tanya Danny kembali.


"Aku tidak mengingatnya" sahut Maria.


"Apa ada gambar pria itu?" tanya Maria.


"Ada, tapi saya tidak membawanya. Gambar itu ada di kantor" kata Danny.


"Ayo kita kesana" kata Maria.


"Apa anda tidak ingin masuk, melihat Tuan?" tanya Danny.


"Aku ingin bertemu dengannya, jika dia sudah sadar. Aku ingin melampiaskan kekesalan ku selama ini" kata Maria, seraya memandang Axelo Godfrey yang terbaring dibalik kaca.


"Mrs Godfrey, please. temui Tuan sebentar saja" mohon Danny dengan penuh harap.


"Baiklah" akhirnya, Maria memenuhi keinginan Danny Liu untuk menjenguk Axelo kedalam ruangan ICU.


Maria masuk sendiri, karena izin untuk masuk kedalam ruangan ICU hanya untuk satu orang saja.


Maria mendekati ranjang, di mana Axelo terbaring, setelah sampai disisi ranjang. Maria menyentuh jemari Axelo, dan berkata kepadanya.


"Axelo, aku Maria. Aku masih hidup, kau jangan mati dulu. Kau harus menjelaskan, siapa wanita yang tidur denganmu itu? membuat aku ingin mati. Tapi Tuhan masih sayang padaku, Dia tidak mengambil nyawaku. Aku tunggu penjelasan dari mulutmu " ucap Maria.


Kemudian Maria beranjak meninggalkan ranjang, tempat Axelo terbaring. Sepeninggal Maria, air mata terlihat di sudut mata Axelo. Jemari tangannya juga bergerak.


Sepertinya, Axelo menyadari kedatangan istri yang sangat di cintainya.

__ADS_1


🌜 NextπŸŒ›


Jangan lupa untuk menekan tombol like like ya kakak-kakak reader, terima kasih atas dukungannya πŸ™πŸ₯°.


__ADS_2