
Happy reading guys π₯°
ππ
Kenapa aunt..? kenapa pura-pura meninggal? apa Ardan ada salah pada aunt?" tanya Ardan dengan perasaan yang sedih, karena Ardan menganggap Maria sudah melebihi ibu kandungnya. Karena Maria yang mengurus Ardan kecil, saat dia kehilangan kedua orang tua kandungnya. Akibat kecelakaan.
"Apa mommy sudah bosan dengan Erick Dan Daddy, hingga dengan berpura-pura meninggal untuk meninggalkan kami?" tanya Erick.
"Tidak Erick, mommy tidak pernah bosan kepada Daddy. Erick dan juga Ardan," ucap Maria.
"Tidak ada niat mommy untuk pura-pura meninggal, mommy ingin pergi dari dunia ini. Tapi Tuhan tidak mengizinkan keinginan mommy untuk pergi" sambung Maria dengan perasaan yang sedih.
"Terus, kenapa mommy melakukan ini semua? betapa sedihnya Erick saat itu, Erick cepat pulang dari summer camp. Tiba dirumah, mommy tidak ada lagi. Hanya suasana berkabung yang menyambut Erick." mata Erick mengalirkan air mata, ini yang kedua air mata mengalir dari sudut bola matanya. Saat dia tahu Maria meninggal, dan saat ini. Saat melihat keberadaan ibu kandungnya yang berada dihadapannya.
Ardan mendekati Erick, dan memegang bahunya. Untuk menguatkan saudara sepupunya tersebut.
Melihat Erick menangis, para bodyguard yang menjaga Axelo Godfrey. Keluar dari dalam ruang tunggu, karena mereka juga turut merasakan kesedihan yang dialami majikan mereka.
Maria memegang tangan Erick dan juga Ardan, membawanya untuk duduk di sofa. Maria duduk ditengah-tengah antara Erick dan Ardan. Sedangkan suster Abigail dan Danny duduk di sofa depan ketiganya duduk.
"Maaf, mommy sudah terjebak rencana orang yang ingin menyakiti keluarga kita" ucap Maria.
"Terjebak?" Erick dan Ardan menatap wajah Maria.
"Iya, Danny sudah menceritakan semuanya."
"Menceritakan apa?" tanya Erick.
Danny mengeluarkan gambar yang di tunjukkannya kepada Maria, dan di perlihatkannya kepada Erick dan Ardan.
"Bukankah ini kamar mommy dan Daddy? apa Daddy menghianati mommy ?" tanya Erick dengan ekspresi wajah yang emosi.
Maria menggenggam tangan Erick, karena dia tahu. Erick terlihat marah.
"Tuan muda, dengan gambar ini. Pria yang menjebak Tuan besar menyuruh Rachel untuk masuk kedalam kehidupan Tuan besar, dan jika Tuan besar tidak mau menurut. Keamanan Tuan muda tidak terjamin, karena rasa sayangnya terhadap Tuan muda. Karena Tuan besar, tidak ingin kehilangan untuk kedua kalinya. Tuan besar pura-pura menikah dengan Mrs Rachel, sebenarnya. Tidak ada namanya pernikahan antara Tuan besar dan Mrs Rachel" cerita Danny Liu.
__ADS_1
"Sebelum saya kena fitnah, hasil jebakan Mrs Rachel. Tuan besar menyuruh saya untuk merekayasa pernikahan palsu, setelah terjadi pernikahan palsu. Mrs Rachel menjebak saya, dengan menuduh saya ingin memperkosanya. Demi Tuhan, saya tidak ada niat untuk melakukan itu semua. Tuan besar sangat marah, dan memberhentikan saya. Ternyata, Tuan besar juga telah di ancam. Jika saya tidak di pecat, keamanan Tuan muda juga akan menjadi taruhannya. Baru-baru ini saya tahu cerita ini semua" ucap Danny Liu.
"Sungguh kasihan uncle Axelo, selama ini dia tertekan" ucap Ardan.
"Tuan besar tidak mempercayai siapapun di sekitarnya, sampai Mrs Cho meminta Tuan besar untuk mengizinkan dia memanggil saya. Akhirnya saya kembali, dan memanggil kembali orang-orang yang royal dengan keluarga Godfrey.
"Para bodyguard itu semua, adalah anak-anak dari para bodyguard keluarga Godfrey dahulu. Mereka sangat setia kepada keluarga Godfrey," kata Danny.
"Kurang ajar perempuan itu..! aku akan membunuhnya..!" seru Erick, raut wajah Erick terlihat sangat marah. Jemari tangannya terkepal.
Erick ingin bangkit dari duduknya, tetapi tangan Maria menahannya.
"Mau kemana?" tanya Maria pada sang putra yang sudah sangat emosional.
"Mencari perempuan itu..!" seru Erick.
"Tuan muda, jangan melakukan tindakan yang gegabah. Di belakang perempuan itu, ada kekuatan orang yang belum bisa kita prediksi. Kekuatan apa yang mendukung dibelakangnya" kata Danny kepada Erick.
"Apa kita harus menunggu mereka melakukan kejahatan kembali?" tanya Ardan yang sama emosinya dengan Erick.
"Suster, apa kejahatan mereka harus kita lawan dengan cinta kasih? ini akibatnya, kita terlalu lemah. Hingga mereka semakin sewenang-wenang..!" seru Erick.
"Maksud suster, jangan dilawan dengan cara licik. Seperti apa yang mereka lakukan, lawanlah tanpa mengandalkan otot. Tapi andalkan otak dan Doa ," kata Maria kepada putra dan keponakannya.
Akhirnya, Erick dan Ardan bisa berpikir jernih.
πΊπΊπΊ
Erick dan keluarga sibuk mematangkan rencana untuk mencari bukti-bukti kejahatan Rachel dan orang yang ada dibelakangnya.
Rachel sedang bersetegang dengan Andre Maurice, Andre marah. Karena Rachel belum bisa menebarkan racun kepada Axelo, karena penjagaan yang super ketat.
"Dasar perempuan tidak berguna..! kau sudah harus aku musnahkan, karena tidak berguna..!" umpat Andre Maurice pada Rachel.
"Iya, aku tidak berguna. Tapi kau masih juga membutuhkan bantuan perempuan tidak berguna ini, oh ya..kau ingin memusnahkan aku. ? baiklah Tuan Maurice, kita musnah sama-sama..!" ucap Rachel dengan kesal.
__ADS_1
"Diam kau..!" tangan Andre sudah terangkat, ingin melayangkan pukulan ke wajah Rachel.
"Pukul...pukul..! akan aku bocorkan ke publik, apa yang kau lakukan pada keluarga Godfrey. Jangan kau kira aku tidak ada persiapan, hahaha...!" Rachel menantang Andre Maurice untuk memukulnya.
"Jangan kau coba-coba untuk menghianati aku" ancam Andre Maurice.
"Hahaha..! aku tidak takut, bukti-bukti kejahatanmu ada didalam tanganku Andre Maurice. Aku sudah mempersiapkan semua, jika suatu waktu. Kau ingin membuang ku" balas Rachel mengancam andre.
"Aaarrgghhh..! awas kau..!" ancam Andre Maurice.
"Oh ya andre, aku butuh uang. Lihatlah, tubuhku sudah minta di manjakan.." ucap Rachel seraya memainkan jemarinya di dada Andre.
"Jangan sentuh tubuhku dengan tangan kotormu itu berengsek..!" Andre Maurice menepiskan tangan Rachel dari dadanya.
"Kita sama-sama berengsek Tuan Maurice, aku pergi. Ingat, transfer uang untuk aku bersenang-senang" ucap Rachel, kemudian berlalu dari hadapan Andre yang jengkel.
"Perempuan sialan...!" umpat Andre, begitu Rachel tidak terlihat lagi dari pandangan matanya.
πππ
Jovanka terbangun, setelah merasakan. Sinar matahari yang masuk dari sela-sela tirai, menerpa wajahnya.
Begitu matanya terbuka, dia langsung melihat kesamping. Dan tidak melihat keberadaan Erick, hanya ada secarik kertas diatas bantal.
Jovanka meraih kertas dan membacanya.
πTo Mrs Godfrey.π
Aku pergi ke rumah sakit, beristirahatlah. Begitu aku kembali, kita mengulang kembali apa yang kita lakukan pada malam dan pagi tadi.
πFrom Mr Godfrey.π
Selesai membaca pesan dari Erick, Jovanka meremas dan mengoyak kertas pesan dari Erick dibarengi dengan umpatan.
"Dasar laki-laki mesum, berengsek..!" umpat Jovanka kesal, dan membuang pesan dari Erick yang sudah tidak berbentuk.
__ADS_1
π Nextπ