
Hari ini adalah hari yang telah di tunggu vano untuk melamar Nissa secara resmi dengan membawa kedua orang tuanya dan termasuk juga dengan Alexa bersama suaminya yang datang kemarin sore setelah mendapat telepon dari mami bahwa kakak nya vano mau melamar Nissa, Alexa yang awalnya dengar itu sangat terkejut tapi ia juga ikut bahagia, akhirnya kakak dan sahabatnya satu ini bisa bersatu. Dengan setelah apa yang ia lihat terakhir belakang ini bagaimana tersiksanya kakak, setelah kepergian Nissa ke Palembang dan membuat ia menjadi orang yang dingin tak tersentuh, tetapi ia bersyukur telah beberapa tahun berlalu, akhirnya kakak sudah kembali menjadi kakaknya seperti dulu yang suka bikin orang kesan dengan kejahilannya dan tersenyum lagi setelah berhasil mendapat cinta dari sahabatnya.
Kini mereka semua sudah memasuki mobil untuk berangkat kediaman keluarga orang tuanya Nissa.
Dalam perjalanan sekitar 45 menit, kini mereka semua sudah sampai di kediaman orang tuanya Nissa.
“Assalamualaikum.”Salam vano dan keluarganya.
“Waalaikumsalam.”Jawab Papa Nissa yang baru keluar dari dalam rumah. Sementara Nissa ada di dalam kamar bersama dengan sepupunya Salsa dan dua sahabatnya yang sedang didandani oleh perias yang di sewa mama Nissa.
“Hei nak vano dan keluarganya, silahkan masuk.”Ucap papa Nissa yang Persilakan vano dan keluarga nya masuk.
“Iya om.”Ucap vano yang lalu masuk kedalam dengan diikuti keluarganya.
Didalam sudah ada banyak orang yang berkumpul untuk menyangsikan Acara lamaran Nissa, termaksud juga dengan keluarga Adinda dan keluarga Zahra yang datang setelah mendapat kabar dari Nissa dan mamanya.
Vano dan keluarganya sudah duduk rapih, Mama Nissa sudah menghidangkan makanan dan minuman dengan dibantu ART. Vano sudah celingak celinguk mencari keberadaan Nissa yang saat ini masih berada di kamarnya dan tanpa disadari semua tingkahnya lakunya itu sudah lihat oleh mami dan adiknya.
“Raisa, anak mu Nissa mana ya.”Tanya mami Alexa.
“Nissa masih di kamarnya, seberta saya panggilkan dulu.”Jawab Mama Nissa yang lalu memanggil anaknya yang ada di kamar bersama dengan kedua sahabat dan sepupunya.
Tok... tok....
Kleek!!....
“Nissa sayang, apa kamu sudah selesai bersiap-siap nya.”Tanya mama Nissa yang baru masuk ke dalam kamar.
__ADS_1
“Tinggal sedikit lagi, Bu.”Jawab Perias itu.
“Iya udah kalau begitu cepat ya mbak, sayangnya keluarga dari orang yang mau melamar sudah menunggu di luar.”Ucap mama Nissa.
“iya ibu.”Ucap Perias itu.
“Kalau itu mama tinggal dulu ya, kamu nanti jangan lupa turun, kasih mereka harus tunggu lama.”Ucap mama Nissa.
“Tante tenang aja, nanti Zahra dinda sama salsa bawa Nissa turun.”Ucap Zahra yang mewakilkan Nissa menjawab. Karena Nissa masih didandani sama perias yang di sewa mama.
“Makasih sayang.”Ucap Mama Nissa yang lalu pergi keluar dari kamar anaknya untuk kembali berkumpul dengan para tamu lagi.
Setelah menunggu 15 menit, Nissa tampak turun dari tangga bersama salsa dan kedua sahabatnya, Disitu Nissa tampil cantik dengan mengenakan Baju kebaya berwarna biru rancangan dari mamanya sendiri dan makeup natural ala orang Korea membuat siapapun yang melihat itu menjadi terpukau. Termasuk dengan vano yang terhipnotis dengan melihat kecantikan Nissa sampai mulutnya hampir terbuka tapi untungnya ada Alexa yang menegur.
Tapi berbeda halnya dengan Devin yang malahan terpanah dengan pesona salsa yang saat ini nampak cantik mengenakan gaun warna pink dan rambut disanggul gaya side low bun. Dan tanpa disadari itu semua sudah dilihat oleh zahra dan Alexa.
Dengan perlahan Nissa berjalan menghampiri keluarga dan para tamu yang sudah hadir di acara lamarannya itu.
“iya mi, mami juga cantik banget kok.”Ucap papi Alexa yang memuji istrinya.
“Papi yang gombal dong, malu lihat sama lain.”Ucap mami Alexa sambil melihat ke lain, takutnya ada yang dengar omongan suaminya itu. Tapi untungnya tidak ada yang dengar omongan suaminya, karena mereka semua terfokus dengan Nissa.
“Papi tidak gombal mami kok, memang mami cantik kah.”Ucap Papi Alexa.
Setelah Nissa sampai dan duduk di tempatnya, kini giliran salah satu perwakilan keluarga vano yang diminta untuk menyampaikan maksud dan tujuan kedatangannya kesini dan dibalas oleh papa Nissa yang menjawabnya. Tak lama Nissa dan vano berdiri saling berhadapan, karena vano mau menyampaikan perasaan terdalam pada Nissa.
“Bismillahirahmanirahim, Annisa Alifah purnama, kakak sudah menunggu saat ini untuk waktu yang cukup lama, Dimana kakak melamar mu dihadapan papa dan mama serta keluarga besar mu untuk minta Restu menjadi kamu istri kakak, penyempurna Agama kakak dan ibu dari anak anak kakak serta menemani kakak sampai ajal memisahkan kita dan juga menemani kakak untuk terus berjuang dijalan Allah hingga kita di pertemukan di surganya nanti.”Ucap vano dengan suasana penuh haru.
__ADS_1
“Bismillahirrahmanirrahim, atas izin Allah dan Restu papa mama serta anggota keluarga besarku, Saya Annisa Alifah purnama menerima Kakak Alvano Airil Diansyah sebagai calon suami Nissa, Terima kasih kakak vano sudah mau sabar menunggui Nissa selama ini, terima kasih juga sudah hadir dalam kehidupan dan memberikan kebahagiaan untuk Nissa. Semoga niat dan rencana baik kita ini dapat memberikan barokah buat kita dan orang lain.”Jawab Nissa dengan penuh haru dan diikuti air mata menetes.
Semua orang yang dengar itu ikut berbahagia dengan mengucapkan Alhamdulillah.
Setelah itu dilanjutkan pemasangan cincin pertanda mereka berdua sudah bertunangan.
Setelahnya mereka pun berdiskusi untuk menentukan kapan tanggal akan di laksanakan pernikahan antara vano dan Nissa.
Dari hasil diskusi itu mereka memutuskan tanggal akan dilaksanakan pernikahan Nissa dan vano pada lima hari lagi bertempatan dengan tanggal Ulang tahun Nissa ke 27 tahun.
****************
Keesokan paginya Vano dan Nissa sudah sampai di butik mama Nissa, karena hari ini mereka akan melakukan fitting baju pengantin mereka.
Didalam Nissa dan vano sudah disambut oleh para pegawai butik mama Nissa dengan ramah dan lalu telah itu mereka dituntut untuk ke ruangan ganti untuk mencoba beberapa baju pengantin yang sudah di dipersiapkan oleh mama sebelumnya.
Dan kalau baju tidak sesuai dengan keinginannya, mereka bisa memilih sendiri modelnya. Sedangkan untuk ukuran yang tidak sesuai masih bisa diperbaiki.
Setelah mencobanya, Nissa dan vano pun memutuskan saat akad nikah mereka akan menggunakan baju adat Sunda dan buat resepsinya ia akan menggunakan baju pengantin modern klasik berwarna krem.
Untuk bajunya bisa diambil dalam waktu tiga hari lagi, karena baju masih ada yang perlu diubah pada bagian tertentu.
Setelah itu Nissa dan vano pun pergi ke toko perhiasan untuk mencari cincin pernikahan.
Tak lama mereka sampai di toko perhiasan tempat langganan para ibu-ibu arisan teman mami Alexa. Lalu mereka turun dari mobil dan masuk kedalam.
Didalam mereka langsung mencoba beberapa cincin yang tampak Elegan dan unik.
__ADS_1
Setelah beberapa lama memilih, mereka pun bersepakat menentukan pilihan mereka pada cincin dengan model aksen daun dan akar.
Lalu mereka langsung melakukan pembayaran pada cincin yang sudah mereka pilihan itu. Kemudian mereka pun pergi meninggalkan toko perhiasan tersebut untuk kembali ke Rumah mereka masing- masing untuk mempersiapkan acara pengajian nanti malam di Rumah Nissa.