
Di pagi yang cerah di Pesantren Nurul Ilmi, hari ini semua warga yang ada di pesantren mengadakan kegiatan rutin bulanan yaitu melakukan kegiatan kerja bakti membersihkan area di seluruh pesantren. Disana nampak santriwan dan santriwati yang saling kerja sama dalam melakukan kerja bakti untuk membersihkan area di sekitar pesantren, termasuk Salwa dan teman-temannya mendapatkan bagian untuk membersihkan area di samping Asrama C.
“Hey Salwa Rika bisa minta tolong gak.”Ucap Citra
“iya citra, kamu mau minta tolong apa.”Ucap Salwa dan Rika
“aku minta tolong dong, kamu bantu aku untuk angkat sampah dan temani aku untuk membuangnya sampah ini di tempat pembakaran sampah dan Sampahnya yang mau di buang....”Ucap citra yang di potong
“Hey citra kamu bisa buang sampah ini sendiri gak, sampah nya juga tidak terlalu banyak kok.”Ucap Rika.
“Rika Sampahnya bukan itu aja kali.”Ucap Citra
“Terus mana lagi Sampahnya.”Tanya Citra
“Itu Sampahnya.”Ucap Citra yang menunjukkan sampah.
“Astagfirullah halazim banyak betul Sampahnya.”Ucap Rika
“itu jadi orang itu jangan suka memotong omongan orang.”Ucap Citra.
“Maaf citra aku tidak akan lagi suka motong omongan orang lagi.”Ucap Rika.
“Itu bagus.”Ucap citra yang ketus
“Citra ngomong jangan ketus dong, aku juga sudah minta maaf sama kamu.”Ucap Rika.
“tapi kau aja yang suka memotong omongan orang.”Ucap Citra.
“Citra Rika udah tidak usah ribut lagi dong.”Ucap Salwa yang menengahkan.
“iya, aku minta maaf.”Ucap mereka barengan
“iya udah ini aku bantu membuang sampahnya.”Ucap Salwa
“Makasih Salwa, kamu memang teman baikku.” Ucap Citra
“Citra masa cuma Salwa aja teman baikmu, memangnya aku bukan teman baikmu.”Ucap Rika
“Rika kamu juga teman baik ku."Ucap Citra.
“Hey udah kalian jangan lebay dong, kapan kita buang sampahnya nanti kena marah loh sama ustazah Dila, Karna sampahnya belum dibuang.”Ucap Salwa
“iya kami tidak lebay kok.”Ucap mereka.
“Iya udah yuk kita buang sampahnya.”Ucap Salwa.
“Baik Salwa.”Ucap mereka.
Salwa dan Rika pun membantu Citra untuk memegang tong sampah yang berisi sampah untuk dibuang ke tempat pembakaran sampah.
Sampai ditempat pembakaran sampah, tiba tiba mereka berhenti langkahnya di tengah jalanan, karna mereka melihat santriwan yang berombongan untuk buang sampah di tempat pembakaran sampah.
“Salwa Citra Bagaimana ini disana banyak sekali santriwan yang berombongan, terus kita buang sampah dimana ini.”Ucap Rika.
“Aku nggak tau Rika disana ada santriwan yang berombong, kalau untuk buang sampah, kita harus tunggu dulu santriwan itu pergi dulu.”Ucap citra.
__ADS_1
“kayanya ide mu juga bagus sing, tapi kalau ustazah Dila mencari kita bagaimana.”Ucap Salwa.
“Iya juga sing, terus kita kaya mana dong masa kita harus ke sana, sama aja kita melanggar peraturan pesantren dong.”Ucap Rika.
pada saat mereka asik berbicara, saat itu juga ustadz Fawwaz dan ustadz Abrisam melihat mereka yang tiba-tiba berhenti di tengah jalan. Kemudian kedua Ustad pun pergi menghampiri mereka yang asik berbicara di tengah jalan.
“Assalamualaikum."Ucapan Ustad Fawwaz dan Ustad Abrisam.
“Waalaikumsalam."Ucap mereka.
“Salwa Rika dan Citra sedang apa kalian berhenti di tengah jalan.”Tanya ustad Fawwaz.
“Maaf Ustad Fawwaz dan Ustadz Abrisam kami berhenti di tengah jalan ini, karna kami mau membuang sampah ini tapi disana ada santriwan yang berombongan jadi kami takut untuk membuangnya ustadz.”Ucap Salwa
“iya biar saya sama Mas Abrisam aja yang membuangnya.”Ucap Ustad Fawwaz.
“Terima kasih ustadz.”ucap mereka.
“iya.”Ucap Ustad Abrisam.
Ustad Fawwaz dan ustadz Abrisam pun berlalu meninggalkan mereka untuk membuang sampah tersebut ke tempat pembakaran, selesainya ustadz Fawwaz dan Ustadz Abrisam pun menghampiri mereka untuk mengembalikan tong sampah kepada mereka.
“Ini tong sampahnya saya kembalikan.”Ucap Ustad Fawwaz yang menyerahkan tong sampah.
“Terima kasih ustadz.”Ucap mereka.
“iya, kalau gitu saya sama mas Abrisam permisi dulu, Assalamualaikum.”Ucap Ustad Fawwaz.
“Waalaikumsalam Ustadz.”Ucap mereka.
“Assalamualaikum.”Ucap Syifa.
“Waalaikumsalam.”Ucap mereka.
“Maaf mbak Salwa, mbak Salwa di panggil Kakak saya di kantor pengurus.”Ucap Syifa.
“Maksud mbak Syifa saya di panggil Ustazah Mila, memang ada apa Ustazah mila panggil saya.”Tanya Salwa.
“iya, saya juga gak tau untuk apa mbak Salwa dipanggil.”Ucap Syifa.
“Terima kasih mbak Syifa, udah kasih tau saya.”Ucap Salwa.
“Sama sama mbak salwa.”Ucap Syifa.
“Kalau gitu saya permisi dulu mbak Syifa, Assalamualaikum.”Ucap Salwa
“Waalaikumsalam.”Ucap syifa
Salwa dan temannya pun berlalu meninggalkan mbak Syifa menuju kantor pengurus, Sesampainya di kantor pengurus Salwa dan temannya mengucap salam dan disambut oleh ustazah Nina. Ustazah Nina pun bertanya ada apa, Salwa pun menjawab bahwa dirinya di panggil Ustazah Mila dan ustazah Nina pun pergi ke dalam untuk memanggil ustazah mila, Kemudian ustazah Mila pun keluar menghampiri kami.
“Assalamualaikum ustazah.”Ucap mereka.
“Waalaikumsalam.”Ucap Ustazah Mila.
“Ada apa Ustazah memanggil saya.”Tanya Salwa.
__ADS_1
“Oh.. tadi itu Bunda Mu telepon, tadi ustazah suruh Syifa panggil kamu.”Ucap ustazah Mila.
“Kalau gitu saya ingin bicara sama mereka Ustazah.”Ucap Salwa.
“iya udah kamu ikut ustazah masuk ke dalam.”Ucap Ustazah Mila.
“Terima kasih ustazah.”Ucap Salwa
Salwa pun mengikuti ustazah Mila untuk masuk kedalam dan meninggalkan temannya di luar, sesampainya di dalam ustazah Mila langsung mengasih Handphone nya kepada salwa, Salwa pun mengambilnya dan lalu dia pun menelpon balik Bundanya, beberapa kali dia menghubungi Bundanya tidak mengangkat nya dan panggil yang ketiga kali teleponnya pun sambung.
“Halo Bunda Assalamualaikum, ada apa bunda tadi menelpon Salwa.”Ucap Salwa.
“Halo nak Waalaikumsalam, Bunda menelpon kamu tadi itu Karna Bunda kangen dengan kamu nak.”Ucap Bunda.
“Salwa juga kangen dengan bunda, Bagaimana keadaan Bunda Ayah dan kakak disana?"Tanya salwa.
“Alhamdulillah kami semua sehat sehat aja nak, bagaimana keadaan kamu juga di pesantren nak?" Tanya Bunda.
“Alhamdulillah bunda keadaan Salwa disini baik aja, bunda disana ada Ayah sama kakak nggak Bunda, Salwa mau bicara sama Ayah dan kakak.”Ucap Salwa.
“Nak disini Cuma ada Dinda aja nak, kalau Ega sudah berangkat kerja tadi pagi, kalau Nandi ada tugas dinas di luar kota nak, sedangkan Ayahmu sudah berangkat ke Rumah sakit nak Karna ada pasien darurat.”Ucap Bunda.
“Iya bunda nggak apa, kalau gitu Salwa bicara sama Kak Dinda aja bunda.”Ucap Salwa.
“iya nak.”Ucap Bunda.
“Assalamualaikum salwa ini kakak, ada apa dek tadi kata Bunda kamu mau bicara sama kakak."Ucapan Adinda yang kemudian bertanya.
“Waalaikumsalam kak, iya kak Salwa kangen dengan kakak dan Salwa juga rindu dengan suasana yang ada di rumah kita kakak.”Ucap Salwa.
“Salwa kakak juga kangen dengan kamu, kalau masalah kamu rindu dengan suasana Rumah kita nanti kamu bisa pulang ke rumah dek.”Ucap Adinda.
“iya juga sin kak, kak Dinda kapan datang kesini lagi, aku ingin bertemu dengan kakak.”Ucap Salwa.
“iya dek nanti kakak datang lagi ke sana, kalau kakak ada waktu luang dek.”Ucap Adinda.
“kakak janji ya datang kesini awal sampai kak Dinda bohong.”Ucap Salwa.
“Iya dek, tapi boleh nggak kakak bawa sahabat kakak ke sana dek.”Ucap Adinda.
“bolehlah kak lebih lagi kalau kak Dinda bawa semua teman kak yang ada di kampus jadi ramai deh ha.....”Ucap Salwa.
“Salwa kamu ada aja deh masa kakak harus bawa semua teman yang ada di kampus sama aja kak bawa teman untuk piknik tau.”ucap Adinda.
“Iya juga sih kak.”Ucap Salwa.
“Iya udah dek sampai sini dulu ini yah, karna pulsa bunda hampir habis nih, Assalamualaikum.”Ucap Adinda.
“Iya kak waalaikumsalam.”Ucap Salwa.
Tun....tun....
“ini ustazah handphone nya, makasih ya ustazah.”Ucap Salwa.
“Iya Salwa.”Ucap Ustazah Mila.
__ADS_1
Salwa pun berlalu meninggalkan ruangan Ustazah Mila menuju keluar menghampiri temannya. Kemudian Salwa pun langsung aja mengajak teman untuk kembali Ke Asrama, Sesampainya di dalam kamar asrama temannya langsung aja menanyakan kepada Salwa ada apa bundanya menelpon, kemudian Salwa menjawab kalau bundanya kangen dengannya ditambah lagi kakaknya sudah janji akan datang lagi kesini bersama sahabatnya dan itu membuat dia bahagia.