Ustadz Adikku Jodohku

Ustadz Adikku Jodohku
Bab 62 - kunjungan sahabat dan keluarga


__ADS_3

Keesokan Pagi nya Alexa dan Nissa datang ke Rumah Adinda dengan Ustad Abrisam karena pas kemarin mereka datang Ke rumah sakit Adinda tidak ada terus mereka pun bertanya ke perawat dan perawat menjawab bahwa Adinda sudah di izinkan dokter pulang ke rumah.


Sementara Zahra gak bisa ikut datang Ke rumah Adinda dikarenakan hari ini dia ada urusan keluarga.


Sesampainya di rumah Adinda mereka pun turun dari mobil dan lalu masuk ke rumah Adinda sambil mengucapkan salam.


“Assalamualaikum.”Ucap salam mereka.


“Waalaikumsalam.”Jawab bibi Siti yang baru dari dalam Rumah.


“Hei ada nona Alexa dan nona Nissa, mau cari Bu Dinda ya.”Ucap bibi siti.


“Iya bibi siti, Dinda nya adakah Bibi.”Ucapan mereka setelah itu mereka mencium tangan bibi siti.


“Ada Nona di dalam kamar nya, sebentar saya panggil kah dulu.”Kata bibi Siti yang kemudian pergi ke kamar nya Adinda.


“Iya bibi.”Ucapan mereka sebelum Bibi siti pergi memanggil Adinda di dalam kamar nya.


Sesampainya di depan pintu kamar Adinda, bibi Siti pun mengetuk pintu kamar Adinda.


Tok......tok .......


“Permisi Bu dinda.”Kata bibi Siti setelah membuka pintu kamar Adinda.


“Iya bibi ada apa ya.”Tanya Adinda.


“Begini Bu Dinda di bawah ada nona Alexa dan nona Nissa.”jawab bibi siti.


“oh begitu ya bibi, kalau gitu tolong bantu saya bibi untuk bertemu dengan mereka.”Ucap Adinda.


“Baik Bu Dinda.”Ucap bibi Siti yang membantu Adinda untuk menduduki di kursi roda nya.


Lalu bibi Siti mendorong kursi roda Adinda keluar dari kamarnya untuk menemui kedua sahabat Adinda yang ada dibawah.


***************


Kini Adinda sudah sampai di bawah, lalu Adinda pun menyuruh bibi Siti untuk membuat minuman untuk sahabat nya dulu dan sedangkan Adinda sendiri langsung menghampiri kedua sahabatnya yang berada di ruangan tamu itu sambil mendorong kursi roda nya.


“Assalamualaikum Alexa Nissa.”Ucap Salam Adinda.

__ADS_1


“Waalaikumsalam Dinda.”jawab mereka.


“Kalian berdua ada apa ya datang kesini.”Tanya adinda.


“Apa kami tidak boleh datang kesini.” Ucapan mereka yang bertanya balik sambil pula ngambek.


“kalian boleh sih datang tapi kah aku nya cuma bingung aja tumben tumben nya kalian datang kesini.”Ucap Adinda yang sambil bertanya.


“Iya kami datang kesini juga terpaksa Din, karena tadi malam kami datang ke Rumah sakit tapi kamu nya nyata sudah di perbolehkan pulang sama dokter, jadi nya sekarang ini kami datang kesini.”Ucap Nissa.


“maaf ya lexa Niss.”Ucap Adinda.


“iya Din nggak apa apa.”Ucap mereka.


“Oh ya omong omong Zahra nya kemana ya lexa, kenapa aku nggak lihat dia.”Tanya Adinda.


“Zahra nggak ikut kami Din. Jawab Alexa.


“Memangnya dia kenapa nggak ikut kalian datang ke sini.”Tanya Adinda.


“Katanya sih dia nggak ikut kami datang kesini itu dikarenakan dia ada urusan keluarga jadi dia nggak ikut kami Din.”Jawab Nissa yang kemudian di anggukan oleh Adinda.


Beberapa menit kemudian bibi Siti datang sambil membawa nampan yang berisi minuman dan sepiring kue untuk sahabat nya Adinda.


Setelah itu bibi Siti pun kembali ke dapur seraya membawa nampan kosong.


Sementara Adinda dan sahabat nya melanjutkan kembali mengobrol nya sambil mereka memakan kue dan minuman yang dibawa bibi Siti tadi.


Tak beberapa lama kemudian Adinda pun izin sebentar ke sahabat nya untuk pergi ke toilet dan lalu Adinda pun pergi ke toilet dengan dibantu oleh bibi yang tadi dia panggil.


Setelah Adinda pergi Tak lama itu juga dengar ada seorang yang mengetuk pintu rumah Adinda dari luar Rumah sambil mengucapkan salam.


Lalu Alexa pun membukakan pintu rumah Adinda dan di saat pintu Rumah Adinda sudah di buka disitu muncullah Bunda nya Adinda dengan kakak Marvin.


Alexa yang melihat itu pun langsung mencium tangan Bunda nya Adinda, lalu kemudian Alexa pun mempersilahkan Bunda nya Adinda dan kakak Marvin untuk masuk.


“Assalamualaikum.”Ucap Salam Bunda.


“Waalaikumsalam.”Ucap Nissa

__ADS_1


“Hey ada Tante dan kakak Marvin.”Ucap Nissa yang baru saja melihat siapa yang datang dan lalu kemudian Nissa mencium tangan Bunda nya Adinda.


“iya Nissa, Dinda ya dimana nak.”Tanya Bunda yang baru aja duduk di sofa bersama dengan Marvin.


“Dinda nya ada di toilet Tante, sebentar lagi dia datang kok Tante.”Ucap Nissa yang memberikan taukah.


“iya nak Nissa.”Ucap Bunda.


“Kalian berdua kapan datang nya.”Tanya Marvin.


“Baru sejam tadi kami datang kak Marvin.”Kata Alexa.


“Oh pasti kalian datang kesini itu karena tadi malam kalian datang ke Rumah sakit tapi nyata Dinda nya sudah pulang, jadi pagi nya kalian terpaksa deh datang rumah Dinda.”Kata Marvin.


“Wah kak Marvin taunya dari mana ya Kalau tadi malam kami datang ke Rumah sakit.”Tanya Nissa.


“Iya lah apa sih yang nggak kakak Marvin tau, kalau kalian aja setiap hari datang Mulu ke Rumah sakit, bagaimana kakak nggak tau.”Kata Marvin.


“Iya kak Marvin memang hebat sebab tau.”Ucap Nissa dan Alexa yang memutar bola mata malas.


Tak lama Adinda datang dari dapur bersama dengan bibi siti yang membantu mendorong kursi roda nya sambil berdehem.


“Hey asik sekali ini sedang mengobrol apa sih kalian.”Ucap Adinda yang baru aja datang.


“Kami tidak mengobrol apa apa kok Din.”Ucap Mereka.


"Masak nggak ngobrol apa apa sih, tadi pas aku memandang dari dapur aku melihat kalian nampak asik sekali mengobrol sampai ketawa lagi."Ucap Adinda.


"Oh itu tadi kami ketawa karena kak Marvin menceritakan hal yang lucu."Ucapan Nissa yang berbohong.


Adinda yang mendengar itu hanya menggelengkan kepala dan kemudian Adinda pun melihat Bunda dan kakak Marvin yang ada disitu, lalu dia pun mencium tangan Bunda.


“Hey ada Bunda dan kakak Marvin, kapan datang nya.”Tanya Adinda sambil mencium tangan Bunda nya.


“Kami baru aja datang nak pas kamu nya ada di toilet tadi.”Ucap Bunda.


"Maaf Bunda kalau tadi nya Dinda di toilet."Ucapan Adinda


"Iya nggak apa-apa nak."Ucap Bunda.

__ADS_1


"Dinda sayang nih tadi Bunda bawa kamu surabi sama Tahu susu lembang yang kamu pesan tadi malam."Ucap Bunda seraya memberi paper bag yang berisi pesanan Adinda.


"Makasih Bunda."Ucap Adinda yang menerima paper bag dari Bunda nya.


__ADS_2