
Keesokan harinya di kampus. Adinda dan sahabat sedang beristirahat di kantin, saat berbincang mereka di kagetkan dengan Reynan yang duduk di kantin bersama kami, Reynan pun bertanya kepada Dinda mengenai berita yang ada di handphone kakak nya itu.
“Dinda betulkan kamu akan menikah.”Tanya Reynan.
Orang yang mendengar itu sangat kaget mengenai pernikahan Adinda.
“Dinda betulkan kata Rey itu, kamu sebentar lagi kamu akan menikah Din.”Ucap Alexa.
Adinda yang di tanya itu sangat kaget, bagaimana Reynan tau bahwa dirinya sudah akan mau menikah.
Kemudian Adinda pun bertanya kepada Reynan tau dari mana dia.
“Rey kamu tau dari mana berita itu.”Tanya Adinda
“Hae.. aku tau berita ini dari Instagram bang Randi yang dikirimkan oleh kakak Nandi.”Ucap Reynan.
“Dinda jadi betul kalau kamu akan menikah, itu aja Rey sudah kasih tau berita ini dari kak Nandi.”Ucap Zahra.
“Iya zahra, aku memang akan menikah, karena kemarin aku sudah di lamar.”Ucap Adinda.
Bak di samber petir disiang bolong, sakit hati yang di rasakan Reynan, saat dirinya mendengar jawaban mengenai berita yang ia lihat di Instagram Abang itu adalah berita benar, tapi ia tidak bisa apa-apa, karena sekarang Adinda sudah menjadi calon istri seorang, yang ia bisa lakukan sekarang adalah melupakan nya dan menghapus perasaan cinta nya kepada Adinda.
Karena bagi Reynan cinta itu tidak bisa dipaksakan, lebih baik kita melepaskan orang yang kita itu bahagia dengan orang lain, daripada ia sama kita kalau dirinya tidak bahagia. Sedangkan Sahabat itu kaget, karena mereka tidak diberi tau oleh Adinda. Alexa pun mewakili dua sahabat untuk bertanya kepada Adinda.
“Dinda kenapa kamu tidak kasih tau kami kalau kamu sudah dilamar orang dan kami ingin tau siapa orang yang telah melamar sahabat kita ini.”Tanya Alexa.
“Alexa aku aja nggak tau kalau diriku akan di lamar, bagaimana aku mau kasih tau kalian, terus yang bikin aku kaget lagi orang yang melamar itu adalah Ustad Abrisam anak pemilik pondok pesantren tempat adik ku menuntut ilmu.”Ucap Adinda.
“Kaya tadi Adinda ada menyebutkan nama Pak Abrisam deh, tapi Pak Abrisam itu bukan Ustad atau mungkin aja namanya sama deh.”Batin Reynan langsung menggelengkan kepala untuk menghapus pikiran aneh.
“betulkan yang aku katakan waktu itu, kalau Ustad Abrisam itu kaya Nasir kamu den Din, sekarang sudah terbukti kan Ustad Abrisam melamar kamu kepada orang tua mu. Ucap Nissa.
__ADS_1
“Iya Nissa, memang kata kamu waktu itu ada benarnya.”Ucap Adinda.
“Tapi sekarang aku sangat senang Dinda, karena kamu memilih Ustad Abrisam menjadi calon suami mu daripada kamu pilih Haris yang brengsek itu dan aku juga senang kamu bisa mendapatkan calon suami seperti Ustad Abrisam yang baik, tampan, dan ramah kepada orang lain."Ucap Alexa.
“iya Alexa, kamu memang benar kalau Ustad Abrisam itu orang yang baik, karena ia pernah menolong ku dari bahaya.”Ucap Adinda.
“Dinda... Kenapa ya sekarang aku merasa kamu mulai suka deh sama Ustad Abrisam.”Ucap Zahra.
“Masa sih zahra, aku aja gak tau perasaan apa yang aku punya untuk Ustad.”Ucap Adinda.
“Dinda dengarkan aku ya sekarang kamu itu sebenarnya sudah mulai suka sama Ustad Abrisam dari aku lihat kamu yang sering menyebut nama aja, aku melihat pancar bahagia, tapi memang kamu aja sih yang belum menyadarkan din.”Ucap Alexa.
“Eemm... gitu ya lexa, tapi makasih ya atas perhatiannya.”Ucap Adinda.
“Sama sama Din, Btw kamu kapan menikah din.”Ucap Nissa.
“Rencana sih 1 bulan lagi, memangnya mengapa sih kalian tanya begitu kapan aku menikahnya.”Ucap Adinda.
“zahra kenapa keluarga ku sama keluarganya Ustad Abrisam itu membuat rencana pernikahan kami 1 bulan itu, karena sebentar lagi kita mau ujian, dan ditambah lagi kami harus mengurusi beberapa dokumen untuk pernikahan nya KUA, dan juga mengatur waktu untuk acara pernikahan nya.” Ucap Adinda.
“oh iya. Gitulah yah Din.”Ucap Alexa.
Tiba tiba Nissa menengok ke Reynan yang dari diam terus serta dia menyampaikan berita pernikahan dinda, Nissa pun membuka suara dan bertanya kepada Reynan.
“Reynan. kau kenapa yah aku perhatikan dari tadi kamu terus diam saja, apa kamu ada masalah ya tentang pernikahan Dinda.”Ucap Nissa yang bertanya kepada Rey dan ia juga tau sekarang Reynan sedang patah hati, karena orang yang selama ini ia sukai akan menjadi calon istri seorang.
“Aku gak ada masalah apa - apa sama pernikahan Adinda, malah aku ikut bahagia mendengar pernikahan Dinda.”Ucap Reynan.
“Terus kamu diam itu kenapa.”Ucap Zahra.
“aku diam itu sedang kepikiran untuk berpamitan kepada kalian, karena aku mau pergi ke London.”Ucap Reynan.
__ADS_1
“memang nya kamu mau ngapain ke London rey.”Ucap Reynan.
“Aku pergi ke London mau membantu mengurusi perusahaan papa ku yang ada di London dan sekalian aku juga kuliah disana Din."Ucap Ustad Abrisam.
“Terus kalau kamu pergi, pasti kamu tidak datang ke acara pernikahan Dinda dong.”Ucap Nissa.
“Kalau masalah pernikahan Dinda insyaallah aku akan usahakan untuk datang.”Ucap Nissa.
“Udah mendingan kalian pesan makanan biar aku traktir sebagai salam perpisahan kita.”Ucap Reynan.
“baiklah Rey dan makasih atas traktir nya.”Ucap Adinda.
“sama sama teman ku.”Ucap Ustad Abrisam.
Mereka semua pun memesan makanan yang akan di traktir Rey. Sementara di bangku pojok ada seorang yang mendengar pembicaraan mereka sambil mengepalkan tangannya dan orang itu pun pergi meninggalkan kantin dengan wajah penuh emosi.
***********
Dilain tempat di sebuah meja yang ada di restoran. Ustad Abrisam dan Aldo sedang melakukan makan siang bersama, dan sekali mereka berdua reunian mengena masa masa waktu kuliah dulu, Tiba tiba Aldo bertanya tentang berita yang ia dapatkan dari Instastory Ega mengenai lamaran kamarin.
“Abri . kamu betulkan kemarin melamar Adinda Adiknya Ega.”Ucap Aldo.
“iya Aldo, kamu tau dari mana ya Aldo.”Ucap Ustad Abrisam.
“Wah.... kamu hebat sekali Abri bisa mendapatkan Adinda adiknya Ega itu, aku aja sudah lama ingin bisa mendapatkan Adinda aja, ditolak mentah-mentah Sam Ega, kata sih aku ini orang tidak cocok untuk adiknya."Ucap Aldo
“Jadi aku ya orang pertama yang di restu oleh Ega.”Ustad Abrisam.
“Iya Abri, tapi tunggu dulu Abri kamu kenapa bisa melamar Adinda, sedangkan kamu aja gak terlalu dekat sama dia.”Ucap Aldo
“Sebenarnya aku beberapa bulan ini sudah mulai dekat sama Dinda, kalau masalah cinta, sebenarnya aku sudah lama jatuh hati sama Dinda, semenjak ia sama keluarganya datang ke pesantren untuk mengunjungi Adiknya.”Ucap Ustad Abrisam yang menjelaskan.
__ADS_1
Ketika Aldo ingin membuka suara, mereka didatangi oleh dua gadis yang menyamperi mereka dan bertanya boleh duduk disini, saat Ustad Abrisam ingin menjawab, di duluan dijawab oleh Aldo, Aldo mempersilahkan mereka berdua untuk duduk. Orang yang datang menyamperi mereka adalah Bella dan teman nya yang bernama jesi.