Ustadz Adikku Jodohku

Ustadz Adikku Jodohku
Bab 116 - Tes DNA


__ADS_3

Hari ini setelah menangani beberapa pasien di rumah sakit, Nissa langsung pergi menuju Bistrogram resto tempat ia janjian untuk bertemu dengan mamanya dan Alexa.


Setibanya di restoran itu Nissa langsung masuk ke dalam menuju meja yang sudah di sebutkan Alexa kemarin malam dan ternyata mama dan Alexa sudah ada disana menunggunya.


“maaf mah lexa, aku terlambat. tadi banyak sekali pasien harus ditangani dan aku pun juga nggak bisa lama-lama disini, karena nanti siang ada jadwal operasi yang harus aku lakukan.”Ucap Nissa.


“Nggak apa-apa sayang.”Ucap mamanya Nissa dengan suara lembut.


“iya Nissa nggak apa-apa, silahkan duduk dulu Niss.”Ucap Alexa dengan senyuman manisnya.


Kemudian Nissa menarik kursinya dan duduk di sana.


“Oiya Niss mau pesan apa, biarkan aku pesan sekalian.”Tanya Alexa.


“aku pesan seperti bisa kopi Latte lexa.”jawab Nissa.


“itu aja Niss, kamu nggak pesan makanan.”Tanya Nissa.


“Gak lexa, aku sudah kenyang. karena tadi di Rumah Sakit aku sudah makan dari pemberian teman-teman ku.”Ucap Nissa.


“pelayan....”teriak Alexa yang panggil pelayan dan pelayan pun langsung datangin meja mereka.


“Ada yang bisa bantu nona.”Tanya Pelayan itu.


“Kopi latte dan tambah lagi segelas air putih ya.”Jawab Alexa.


“Tunggul sebentar dulu nona.”Ucap pelayan tersebut yang lalu pergi meninggalkan meja Nissa Alexa dan mamanya.


“Gimana lexa kamu sudah bawa sampel punya kakak marvin.”Tanya Nissa


“Sudah Niss, ini sampel milik suamiku.”Jawab Alexa sambil memberikan kantung plastik klip berisi sampel berupa sikat gigi suaminya.


“Kalau ini punya Devin yang mama ambil di kamarnya.”Ucap mamanya Nissa yang memberikan sampel milik Devin. Nissa mengambil dua sampel tersebut dan langsung memasukkan dalam tasnya. Disusun dengan kedatangan pelayan mengantar kopi latte dan segelas air putih pesan mereka.


“nanti kamu melakukan tes DNA di rumah sakit mana Niss.”Tanya Alexa. Nissa yang menyeruput kopi itu langsung terhenti.


“aku kayaknya akan melakukan tes DNA ini di Rumah sakit Karunia Citra Husada, tempat dulu periksa penyakit ku dan disana aku punya kenalan seorang dokter spesialis genetika yang membantu kita.”Jawab Nissa sambil periksa handphone nya yang dari tadi berdering.


“Iya udah mah Lexa, aku pamit dulu. Karena dua jam lagi aku ada jadwal operasi lagi dan sebelum itu aku pergi dulu ke Rumah sakit Karunia Citra Husada untuk melakukan tes DNA.”Ucap Nissa.


“iya sayang, Nissa.”Ucap mamanya Nissa dan Alexa sertakan.


Setelah itu Nissa melenggang pergi meninggalkan restoran tersebut menuju Rumah sakit Kurniawan.


Setelah memakan waktu sekitar beberapa menit, akhirnya Nissa tiba di Rumah Sakit Karunia Citra Husada. Nissa turun dari mobil dan masuk ke dalam rumah sakit Karunia Citra Husada.


“Permisi sus.”Sapa Nissa.

__ADS_1


“Iya nona, ada yang bisa saya bantu.”Ucap perawat.


“Saya mau tanya dokter Nazia adakah Sus.”Tanya Nissa.


“Ada nona tapi saat ini masih menangani pasien.”Jawab perawat.


“Oh kalau begitu tolong nanti panggil saya ya Sus. Setelah dokter Nazia selesai menangani pasiennya, karena saya tunggu disana sus.”Ucap Nissa sambil menunjuk kursi tunggu yang ada di dekat orang berbaju biru yang bermain handphone.


“Baiklah nona.”Ucap perawat. Setelah itu Nissa langsung duduk di kursi tunggu tersebut sambil juga melihat jam tangannya.


Tak beberapa lama perawat yang tadi di tanyain datang menghampiri Nissa.


“Permisi nona, dokter Nazia nya sudah selesai.”Ucap Perawat.


“iya, terima kasih Sus.”Ucap Nissa yang berlalu berjalan menuju ruang dokter Nazia.


Tok.... tok.... tok....


“masuk.”Ucap dokter Nazia dari dalam ruang.


“Assalamualaikum, dokter Nazia.”Ucap Nissa yang pegangan Handle buka pintu.


“Waalaikumsalam.”Jawab dokter Nazia.


“Hei Nissa apa kabar. kamu tumben datang kesini, memang ada apa.”Tanya dokter Nazia yang kaget melihat kedatangan teman adik sepupunya ada disini.


“Kabar ku baik, aku datang kesini mau minta tolong dokter.”Jawab Nissa.


“minta tolong apa Nissa.”Tanya dokter Nazia.


“aku mau minta tolong tes DNA saudara sepupuku dengan suami dari sahabatku. tolong jangan kasih tau siapapun mengenai tes DNA ini, karena ini merupakan rahasia dan ini sampel milik mereka.”Jawab Nissa seraya memberikan sampel milik Devin dan marvin.


“Boleh saya tau, apa alasan kamu ingin sekali melakukan tes DNA pada saudara sepupumu dengan suami sahabatmu dan juga kenapa harus di sembunyikan.”Tanya dokter Nazia.


“Itu karena....................”Nissa menceritakan alasannya mengapa dia harus melakukan tes DNA terhadap saudara sepupunya dan suami sahabatnya. Dari apa yang ia lihat kemarin sore di rumah sakit dan apa yang ia dengar dari ceritakan sahabatnya yang merasakan sesuatu yang aneh terhadap saudara sepupunya saat bertemu pertama kali, serta perasaan curiga bahwa saudara sepupunya yang selama beberapa tahun ia kenalkan ini sangat mirip sekali dengan suami sahabatnya sendiri dan bahkan golongan darahnya pun sama, itu pun sudah dipastikan bahwa saudara sepupunya itu adalah saudara kandung suami dari sahabatnya yang hilang dulu.


“Jadi gitu, Baiklah Nissa.”Ucap dokter Nazia yang mengangguk tanda sudah mengerti.


“Boleh tau hasil DNA kapan keluarnya dokter Nazia, karena saya harus cepat kembali lagi ke Rumah sakit.”Tanya Nissa.


“Sebenarnya hasil tesnya DNA keluar nanti malam namun nanti malam saya ada Acara keluarga, jadi kalau begitu hasil tes DNA bisa kamu ambil besok pagi saja Nissa.”Jawab dokter Nazia.


“Baiklah dokter Nazia, tapi boleh tau nanti malam itu dokter ada acara keluarga apa ini, apa jangan jangan kedatangan calon suami nih.”Ucap Nissa yang menggoda dokter Nazia sambil menurut alis.


“Apa sih Nissa.”elak Nazia yang memalingkan wajahnya untuk menutup pipi yang sudah merah.


“itu pipi kenapa merah dokter, apa jangan-jangan yang aku ngomong benar nih hehe.”Ucap Nissa yang masih saja menggoda kakak sepupu temannya.

__ADS_1


“Sudah Nissa yang godain saya lagi, katanya kamu mau cepat balik Rumah sakit.”Ucap dokter Nazia.


“iya maaf Dok, kalau begitu saya permisi dulu. Assalamualaikum.”Ucap Nissa.


“Waalaikumsalam.”Jawab dokter Nazia.


Setelah mendapatkan balasan Salam, Nissa berlalu melenggang pergi meninggalkan rumah sakit Karunia Citra Husada dan kembali lagi ke Rumah Sakit Pratama.


Setibanya di Rumah sakit, Nissa langsung masuk ke ruangannya dan berganti pakaian dengan pakaian operasi serta mencuci tangan dan kaki dengan bersih. Setelah selesai ganti pakaian, Nissa masuk ke ruang operasi.


********************


Sementara di Rumah sakit tampak mamanya Nissa yang menyuapi keponakan laki-lakinya makan secara telaten dan sekali juga melirik keponakan perempuan yang duduk di sofa ruang tersebut sambil memangku laptop dan tangan sibuk mengetik pekerjaan kantor yang sengaja ia bawa ke Rumah sakit untuk membantu tantenya yang menjaga Devin.


“Putri sayang ayo makan dulu, kamu pasti belum makan siang.”Ucap mamanya Nissa yang menyuruh keponakan makan siang dulu sambil tangannya masih menyuapi Devin makanan. Karena sebelum datang ke Rumah sakit, mamanya Nissa sempat pulang dulu ke rumah untuk memasak dan membawakan keponakan makan siang.


“Nanti saja dulu tante, putri masih kenyang nih.”Ucap Salsa yang masih fokus dengan laptopnya.


“ iya udah tapi nanti kamu jangan lupa makan yang Tante bawa nih.”Ucap mamanya Nissa.


"Hm......."Nissa hanya ber hm ria, mamanya Nissa yang lihat itu hanya bisa menggeleng kepala sambil menghela nafas dengan kasar.


Tak lama makanan Devin sudah habis, setelah itu mama Nissa memberikan keponakan obat berserta air minum.


“Dev, yuk sekarang minum obatnya, habis baru istirahat.”Ucap mamanya Nissa yang berikan obat dan minuman. Devin langsung masuk obat ke mulut dan diikuti minum air.


“Sudah, sekarang kamu istirahat.”ucap mamanya Nissa.


“iya Tante.” Devin yang lalu berbaring dengan dibantu oleh tantenya. Lalu mama Nissa bangkit dari kursi dan berjalan menghampiri salsa yang masih sibuk mengetik laporan perusahaannya.


“Putri, tante titip kakakmu tolong jagain dan kalau dia buntu sesuatu tolong bantu. Karena tante mau pergi ke butik dulu.”ucap mamanya Nissa.


“Baiklah tante.”Ucap salsa yang matanya masih terfokus dengan laptop mengerjakan beberapa laporan perusahaan.


“Oiya ini ada titipan dari daddy mu.”ucap Nissa


“Apa hal isinya tante.”tanya Salsa.


“tante nggak tau, kalau tante pergi dulu.”Jawab mama Nissa.


“Assalamualaikum.”Salam mamanya Nissa yang melenggang keluar dari kamar rawat Devin.


“Waalaikumsalam.”Jawab Salsa seraya membuka kotak pemberian daddy nya.


Setelah membuka Alangkah terkejutnya Salsa melihat isi kotak tersebut sebuah kalung Variasi Rantai Gepeng Mata Berlian terbuat dari emas kuning dengan berlian berkadar 75% yang tersebar di bagian rantai kalung dan liontin. Harganya berkisar $42.131,05 dolar Amerika setara dengan Rp600.747.000.


Dan disitu ada secarik surat, lalu Salsa mengambil surat tersebut dan membacanya. Ketika Salsa yang membaca surat tersebut menetes air matanya karena merasa terharu dan sekaligus merasa bersalah dengan daddy nya karena selama ini ia selalu saja mengecewakan dan melawan Daddy, serta sekarang ia telah pergi meninggalkan rumah.

__ADS_1


__ADS_2