Ustadz Adikku Jodohku

Ustadz Adikku Jodohku
Bab 82 - Keinginan ibu


__ADS_3

Sekarang ini Adinda dan Umi Marwah sedang duduk di bangku kebun pesantren sambil menikmati udara segar dan memperhatikan para santri yang melakukan bercocok tanam seperti menanam sayur bayam, terong kentang, cabe, sayur sawi, dan buah tomat.


Ketika saat salah satu santri ingin menanam buah tomat tiba-tiba Adinda minta ikut membantu menanamnya.


“adik-adik...bolehlah kakak Dinda membantu kalian untuk menanam buah tomat.”Tanya Adinda yang sudah berdiri


“Gak usah ustaz...”Kata salah satu santri yang terhenti.


“Hei sudah kakak bilang jangan panggil ustazah dong panggil aja kakak Dinda aja.”Ucap Adinda


“Baik kakak Dinda, gak perlu bantu kami biarkan kami aja yang melakukannya, karena kami jadi merasa nggak enak kalau kakak dinda harus ikut bantu kami dan kakak Dinda juga istrinya Ustad kami.”Tolak salah satu santri.


“Iya mbak Dinda betul yang dikatakan


“Adik adik gak perlu sungkan sama kakak kah yang Ustad itu suaminya kakak bukan kakak, jadi jangan merasa nggak enak gitu.”Kata Adinda


“wkwkw.... kak Dinda ada aja deh kah ustad Abrisam itu laki-laki sedangkan kakak Dinda itu perempuan.”tawa para santri yang merasa lucu.


“itukah kalian tau, jadi tidak perlu merasa sungkan sama kakak.”kata Adinda.


“Iya Kakak, tapi yang kami takutkan kakak Dinda lagi hamil besar apa tidak akan terjadi apa kalau kakak dinda membantu kami.”Ucap salah satu santri yang merasa khawatir.


“iya mbak, apa tidak akan terjadi sesuatu dengan kandungan mbak kalau mbak bantu mereka.”Tanya Ustazah Mila yang juga ikut khawatir dengan keadaan Adinda yang lagi hamil besar.


“Ustazah dan adik adik tidak perlu khawatir, kandungan saya tidak akan terjadi apa, kah nanti saya bisa menyiram tanaman aja dan adik adik yang menanamkan nya.”Ucap Adinda


“Baik mbak boleh bantu kami.”jawab Ustazah Mila.


Lalu Adinda pun langsung ikut mereka menanam dengan menyiram tanaman yang baru aja di Tanam.


Saat Adinda lagi asik menyiram tanaman tomat tiba tiba terdengar seorang yang mengucapkan salam.


“Assalamualaikum.”Salam santri putra.


“Waalaikumsalam.”Jawab mereka.


“hey kamu kenapa bisa masuk daerah santri putri.”Tanya Ustazah Mila yang melihat santri putranya.


“Maaf Ustazah Mila, saya kesini ini memberi tahukan di depan ada orang tuanya ustazah mencari.”Ucap Santri Putra itu.


“Iya udah terima kasih infonya dan sebaliknya sekarang kamu kembali ke Asrama mu.”Ucap Ustazah Mila


“Baik Ustazah, Assalamualaikum.”Ucap Santri Putra itu.


“Waalaikumsalam.”Jawab mereka setelah santri putra itu pergi.


Kemudian Ustazah Mila pun menggil salah satu Santrinya untuk datang kesini.


“Gita...”Panggil Ustazah Mila.

__ADS_1


“iya Ustazah ada apa panggil saya.”Tanya santri putrinya yang bernama Gita.


“Gini Ustazah Minta tolong ke kamu untuk mengawasi teman-teman mu yang lain dulu ya, karena ustazah mau ke depan dulu menemui orang tuanya ustazah yang baru datang dari kampung dan nanti kalau sudah selesai kamu dengan teman mu boleh kembali ke kamar kalian.”Ucap Ustazah Mila.


“Baik ustazah saya akan mengawasi mereka.


“Terima kasih ya bantu ustazah, Umi mbak Dinda saya permisi dulu ya.”Kata Ustazah Mila.


“Assalamualaikum.”Salam Ustazah Mila.


“sama sama ustazah, Waalaikumsalam.”Jawab santri putri yang bernama Gita itu.


“Waalaikumsalam.”Jawab Umi marwah dan Adinda.


Ustazah Mila pun berlalu pergi ke depan menemui orang tuanya yang baru datang dari kampung.


Setelah kepergian Ustazah Mila para santri putri dan Adinda pun melanjutkan kembali menanam dan menyiram tanaman yang baru ditanam sambil diiringi dengan kalah tawa dari para santri putri yang membuat lelucon.


Tak terasa mereka pun selesai dengan kegiatan berkebun, lalu para santri putri pun kembali ke kamarnya masing-masing untuk bersihkan diri dan menunaikan kewajiban sebagai muslim.


Sedangkan Adinda dan umi Marwah sedang dalam perjalanan menuju kantor pengurus pondok sebelum kembali ke Rumah, dikarenakan Umi marwah ada keperluan dengan salah satu Ustazah yang ada di kantor pengurus pondok.


Saat hampiri sampai di kantor pengurus pondok tiba tiba Adinda tidak sengaja mendengar perbincangan antar ustazah Mila dengan ibu dan kakaknya.


“Mila sayang kamu kapan menikah nak umurmu ini sudah terlalu cukup untuk menikah nak.”Ucap Ibu Ustazah Mila.


“Ibu mbak doain aja agar Mila dapat jodoh.”Ustazah Mila.


“Ibu selalu mendoakan kamu nak dan termasuk adik mu Syifa agar selalu dalam lindungan Allah SWT dan selalu mendapat kebahagiaan, tapi memang di pesantren ini tidak adakah ustad yang bisa kamu pilih nak.”Ucap ibu Ustazah Mila dan lalu bertanya.


“Ibu rezeki jodoh maupun maut kita sudah diatur sama Allah SWT dan mungkin aja Mila belum di pertemukan dengan jodoh, agar Mila lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT dalam hal kebaikan dan mengabdi di pondok pesantren dulu.”Ucap Ustazah Mila.


“Ibu tau nak tapi ibu juga ingin bisa melihat kamu bahagia dulu dengan menikah dan memberikan ibu cucu sebelum nyawa ibu diambil sama Allah SWT.”Ucap Ibu Ustazah Mila.


“iya ibu, ibu doain aja mudahan Mila dipertemukan dengan jodoh Mila.”kata Ustazah Mila


“Amin.”Ibu dan kakak iparnya Ustazah Mila.


“Assalamualaikum.”Salam Adinda dan Umi Marwah.


“Waalaikumsalam.”Jawab Ustazah Mila ibu dan kakak iparnya.


“Apa kabar ibu sudah lama tidak datang kesini dan bapak nya mana ibu kenapa nggak ikut.”kata Umi Marwah.


“iya Umi, Alhamdulillah kabar saya baik dan suami tidak ikut datang karena urusin perkebunan nya yang mau panen umi.”Jawab ibu Ustazah Mila.


“Ini siapanya umi.”Tanya ibu Ustazah Mila.


“oh ini anak menantu saya ibu istrinya Abri.”Ucap Umi marwah.

__ADS_1


“Wah selamat ya umi, saya baru tau loh ustad Abrisam sudah menikah dan mau punya anak.”Ucap Ibu Ustazah Mila.


“iya ibu.”Ucap Umi Marwah.


“Nak kandungan mu sudah beberapa bulan nak.”Tanya Ibu Ustazah Mila seraya mengelus perut Adinda.


“Sudah jalan delapan bulan ibu.”kata Adinda.


“Wah selamat ya nak umi, pasti sebentar lagi lahir nih.”Ucap ibu ustazah Mila.


“Iya ibu.”Ucap Adinda dan Umi marwah barengan.


“Kalau itu saya permisi ke dalam dulu ya ibu nak Mila dan mbaknya.”Ucap Umi marwah Setelah itu lalu berlalu masuk ke dalam ruangan pengurus dan meninggalkan Adinda yang berbicara dengan ustazah Mila ibu dan kakak iparnya.


“iya silahkan Umi.”Ucap Ustazah Mila ibu dan kakak iparnya sebelum masuk ke dalam. Setelah Umi Marwah pergi masuk ke dalam.


**************


Di tempat lain di sebuah kafe pusat kota ada dua gadis yang duduk saling berhadapan di kursi pojok kafe, dua gadis itu yang tak lain dan tak adalah Alexa dan Nissa yang tadi dihubungi oleh Alexa yang memintanya untuk datang kafe pusat kota.


“Niss jujur sama aku, kamu ada masalah apa sih dengan Kakak vano, kenapa aku lihat akhir akhir ini kalian nampak aneh tidak seperti biasanya.”Tanya Alexa.


“aku dengan kakak mu itu tidak ada masalah apa kok lexa.”Jawab Nissa yang gelagapan.


“Kamu jangan bohong Niss, coba kamu jujur Nissa kalian itu ada masalah apa.”Ucap Alexa.


“Aku gak bohong lexa.”Ucap Nissa yang mulai gelisah.


“Aku tau kamu bohong Nissa, karena aku telah tau semuanya.”kata Alexa.


“Apa yang telah kamu tau lexa.”Tanya Nissa


“Aku sudah tau siapa orang yang buat kakak ku patah hati karena lamarannya ditolak itu adalah kamu Niss.”Ucap Alexa.


“kamu tau dari mana Lexa”Tanya Nissa.


“Aku tahu ini semua karena aku dengar sendiri saat kakak ku mohon sujud dan berdoa meminta mu kepada Allah, karena itu aku ingin tau apa alasan mu menolak lamaran kakakku, karna aku tau betul kakak ku itu sudah semenjak lama sangat mencintai mu.”Jawab Alexa.


“Kalau kamu ingin tau alasan ku menolak lamaran kakakmu, coba kamu tanya dulu ke kakakmu siapa wanita itu dan ada hubungan apa dia dengannya.”Kata Nissa.


“Apa maksud mu Niss.”Tanya Alexa.


“masalah itu kamu tanya aja ke kakak vano, kalau tidak ada yang ditanya lagi aku permisi dulu.”kata Nissa.


“Assalamualaikum.”Salam Nissa yang langsung aja pergi meninggalkan Alexa.


“Nissa tunggu.....”Teriak Alexa.


“Waalaikumsalam.”Jawab Alexa yang masih mikirin dengan maksud Nissa yang mengatakan ada hubungan apa dengan wanita itu dan ketika Alexa pun teringat dengan wanita yang ada di acara resepsi Zahra.

__ADS_1


__ADS_2