
“Baiklah kakak ku yang tersayang, adik mu ini akan mengambilkan mu air minum.”Ucap Alexa.
Alexa langsung pergi ke dapur untuk mengambil air minum untuk kakak Vano. Sedangkan kakak vano yang berbaring di atas sofa itu, terus aja memperhatikan Nissa yang menonton Drakor sambil ia memakan buah durian dengan cara lucu, kakak vano yang melihat itu ia ingin sekali bisa mencubit pipi Nissa yang imut itu, saat ia memakan buah durian itu dengan cara lucu.
Dari kejauhan Alexa menangkap kakak nya yang sedang memperhatikan sahabat nya yang sedang makan itu. Alexa pun mendehem agar kakak nya bisa memberhentikan menatap sahabatnya yang makan itu.
“Kakak vano ini minuman nya.”Ucap Alexa
“Makasih lexa.”Ucap kakak Vano.
“Sama-sama kak.”Ucap Alexa.
Kakak vano langsung meminum air yang dibawakan oleh Adiknya itu, karena ia sudah kehausan dari tadi.
“Alexa siapa yang membawa durian ini.”Tanya Kakak vano
“hea... durian ini tadi di bawa sama Dinda kakak, kalau Kakak mau durian nya, tinggal kakak ambil aja di lemari es.”Ucap Alexa.
“lexa kakak mau sih durian nya, tapi kakak makan untuk kedapur, bisa kak minta tolong ambilkan lexa.”Ucap Kakak Vano yang minta Alexa ambilkan, Nissa yang mendengar itu jadi kasih sama Alexa yang terus balik untuk kedapur lagi.
“Nggak usah kak vano suruh Alexa ambil lagi, ini di piring masih ada sisa dua biji buah durian kak.”Ucap Nissa yang menunjukkan durian yang ada di piring yang ia pegang.
“Niss itu punya mu, memang kamu tidak mau makan durian nya Nissa.”Ucap kakak vano yaan bertanya ke Nissa.
“Aku sih masih mau kak, tapi sayang nya aku sudah kenyang kak.”Ucap Nissa yang menjelaskan ke kakak Vano, Sedangkan kakak vano yang mendengar kata Nissa tadi merasakan kasih, Kemudian kakak vano mengambil durian yang diberikan Nissa tadi.
__ADS_1
“Makasih Nissa.”Ucap Vano yang tersenyum bahagia mendapatkan durian dari tangan pujaan hati.
Kakak vano langsung memakan durian yang diberikan Nissa pada nya, sedangkan Adinda, Nissa, Alexa dan Zahra menlanjutkan menonton Drakor nya.
********
Di tempat lain di kediaman Haris, di dalam kamar Haris sudah memulai menyusun rencana untuk membatalkan pernikahan Adinda yang akan dilaksanakan yang dalam waktu kurang dari 3 Minggu lagi.
“ Dinda aku sangat mencintaimu tapi kenapa tidak mau sama aku lagi, kalau kamu tidak mau balikan dengan ku, aku akan melakukan apa pun cara tidak agar dirimu tidak menikah Dengan orang lain selain gue Din.. wkwk.... wkwk...”Ucap Haris yang tertawa seperti orang gila sambil ia memegang Foto Adinda waktu masih SMA.
Dari luar mama menggil nya untuk makan malam, Haris pun menyimpan foto Adinda di dalam laci dan ia berjalan untuk membuka pintu kamar untuk mama nya.
“Sayang kamu kenapa lama sekali membuka pintu nya.”Ucap Mama haris
“ Haris tidak mendengar mama menggil, karena Haris tadi habis dari kamar mandi mama.” Ucap Haris yang berbohong kepada mama nya, agar mama nya tidak tahu apa yang ia lakukan di dalam kamar.
“Baiklah mama.”Ucap Haris.
Haris dan mama nya turun ke bawah menuju meja makan yang sudah di tunggui oleh papa nya.
********
Hari demi hari berlalu begitu cepat, bertepatan hari ini Adinda akan pergi ke butik Ranissa untuk mengambil pakaian pernikahannya dengan Ustad Abrisam dan juga pakaian keluarga nya, karena kamarin mama nya Nissa menelpon beri tahukan bahwa pakaian pengantin sudah siap dan berserta dengan pakaian keluarga nya.
Sedangkan Untuk pakaian pengantin pria yang akan mengambil nya adalah Ustad Abrisam itu sendiri dan sekalian Ustad Abrisam Juga mengambil pakaian orang tuanya dan saudaranya.
__ADS_1
Adinda langsung turun ke bawah untuk berpamitan kepada orang tua dan ia pun pergi masuk ke mobil menuju butik Ranissa.
Sesampainya di butik Ranissa, adinda keluar dari mobil nya, tapi tiba-tiba ada yang megang tangan nya, Belum sempat adinda menengok siapa orang yang mengangkat tangan itu, tapi sayang orang itu sudah membungkam mulut nya dengan menggunakan sampul tangan yang sudah diberikan obat bius.
Orang itu pun memasukkan Adinda ke dalam mobil, dan sekali orang itu menengok takut ada orang yang melihat nya, orang pun menjalankan mobil nya meninggalkan Butik itu.
Tapi sayang ada seorang yang melihat kejadian itu dari atas dan orang itu memberikan tau kepada bos nya.
Ustad Abrisam yang sudah sampai di butik Ranissa untuk mengambil pakaian pernikahan nya dan juga pakaian keluarga nya.
Ia dikageti dengan berita yang diberikan oleh pemilik butik ini, dan Ustad Abrisam pun menghubungi kakak calon istri nya itu mengenai berita perculikan Adinda di butik Ranissa.
Ustad Abrisam pun bertanya kepada karyawan Butik ini tentang kronologi saat kejadian perculikan, karyawan Butik pun menceritakan kronologi saat terjadi perculikan itu dengan detail tanpa ada yang kurang.
Ustad Abrisam yang mendengar itu pun pamit dan ia pun langsung pergi kekantor polisi untuk melaporkan kejadian ini, saat ia sudah sampai di kantor polisi, ia melihat Ega yang sudah menunggu dirinya, mereka langsung masuk ke dalam untuk membuat laporan tentang penculikan dan polisi pun memproses laporan yang kami.
Sedangkan di tempat lain di sebuah gedung kosong Adinda sudah kurung, beberapa menit kemudian Adinda sudah membuka mata dan ia sangat bingung dengan diri nya yang sekarang berada di mana.
Dari luar ada seorang yang membuka pintu dan orang itu pun masuk kedalam dan ia melihat Adinda yang sudah bangun.
“Dinda kamu sudah bangun.”Ucap haris
Adinda yang mendengar seorang yang manggil nama nya, ia pun menengok siapa yang manggil nya itu, Adinda yang melihat orang itu sangat terkejut dan tidak menyangka orang yang telah membawa dirinya ke sini adalah orang yang pernah mengisi hati nya, orang itu yang tak lain adalah Haris.
“Haris kenapa kamu membawa aku kesini dan ini dimana Haris.”Ucap Adinda.
__ADS_1
“kamu sekarang berada di villa gue yang ada di puncak Din, dan tadi kamu tanya kenapa aku membawa kamu kesi itu agar kamu tidak jadi menikah dengan orang lain selain diri gue dinda.”Ucap Haris
“Haris kenapa kamu melakukan ini kepada aku, Apa salah ku Haris sampai kamu melakukan ini.”Ucap Adinda.