Ustadz Adikku Jodohku

Ustadz Adikku Jodohku
Bab 14 - Liburan semester


__ADS_3

Pada hari ini semua santri mulai liburan semester dan mendapat izin dari pihak pondok untuk pulang ke Rumahnya masing-masing, dengan ada yang di jemput, ada yang rumahnya di dekat pesantren dan ada yang menetap di pesantren aja karena Rumahnya jauh.


Begitupun dengan Salwa dan temannya yang sudah bersiap untuk pulang ke rumahnya masing-masing tapi diantara mereka Salwa yang dulu pulang karena keluarganya sudah menjemputnya.


Di dalam Asrama C yang di huni oleh Salwa dan beberapa temannya.


“Hey kalian pulangnya kapan ”ucap Rika


“Kaya aku pulangnya sore deh.”Ucap Citra


“Kalau aku pulang hari ini.”Ucap Salwa


“jadi Cuma aku sendiri dong yang belum di jemput.”Ucap Rika


“Rika memang kamu pulangnya kapan.”Ucap Salwa


“aku pulangnya besok, terus nanti aku tidur sama sapa dong.”Ucap Rika


“Kamu bisa kah tidur di kamar santri lain yang tidak pulang karena rumahnya jauh.”Ucap Salwa


“iya juga Salwa, kenapa aku tidak numpang aja di kamar santri sebelah ya.”Ucap Rika


“ ya udah ya Rika dan Citra aku pamit pulang dulu yah.”Ucap Salwa


“Salwa cepatnya kau pulang, memangnya kamu sudah di jemput oleh keluargamu.”Ucap Citra


“Aku sudah dijemput Ayah Bunda dan kakakku”Ucap Salwa


“memangnya kamu tau dari mana kalau kamu sudah dijemput.”Ucap Rika


“Kemaren Bunda sudah menelepon aku, kata mereka mau menjemput aku jam 08.45 sedang ini sudah jam 10.40 pasti mereka sudah sampai disini.”Ucap Salwa


“iya Udah Salwa kamu hati hati ya dijalan, jangan lupa kamu nanti kembalinya bawakan kami oleh oleh ya.”Ucap Rika


“Iya betul katanya Rika kamu jangan lupa bawakan kami oleh oleh ya.”Ucap Citra


“Iya nanti aku bawakan kalian banyak oleh oleh dari Bandung tapi aku harus minta kirim dulu sama kakak sepupuku yang ada di Bandung.”Ucap Salwa


“Memang kamu tidak berlibur ke Bandung.”Ucap Rika


“Aku juga nggak tau, tergantung Ayah dan Bunda kalau mereka gak sibuk sih.”Ucap Salwa


“Kalau gitu aku pamit dulu, Assalamualaikum.”Ucap Salwa


“Waalaikumsalam.”Ucap Rika dan Citra barengan.


Salwa langsung pergi sambil membawa tasnya menuju kerumah pak kyai, dari kejauhan nampak keluarganya yang sudah menunggunya.


Sesampainya di rumah pak kyai, Salwa langsung saja mengucapkan salam.


“Assalamualaikum.”Ucap Salwa


“waalaikumsalam.” Ucap semua orang yang ada disitu termasuk Ustad Abrisam yang menatap kak Dinda.

__ADS_1


“Betul dugaan ku bahwa Ustad Abrisam benar suka dengan kakak Dinda.”Batin Salwa


“Eh.. Salwa kamu sudah sampai nak.” Ucap Ayah yang sambil berjalan menghampiri Salwa dan diikuti oleh Bunda serta kakaknya.


“iya Ayah.” Ucap Salwa sambil memeluk Ayah dan ikut juga memeluk Bunda serta kakaknya.


“Bagaimana kabar kamu nak disini apa kamu baik kah?”Tanya Bunda.


“Alhamdulillah Bunda aku baik baik saja, kalau Bunda Ayah dan kakak sendiri bagaimana kabar?”Ucap Salwa yang diakhiri dengan pertanyaan yang sama.


“Alhamdulillah kabar kami baik nak.”Ucap Bunda


“kamu udah siap nak untuk pulang.”Ucap Ayah


“iya ayah.”Ucap Salwa


“Kalau gitu kami pulang dulu ya Hassan, Marwah nak Abri, nak AZ dan nak Yusuf.”Ucap Ayah sambil memeluk pak kyai dan anaknya, sedang Bunda memeluk Umi Marwah.


“iya Raka kamu hati hati ya dijalan.”Ucap Abah yang memeluk Ayah.


“Abrisam aku pamit pulang dulu ya.”Ucap Kakak Ega yang memeluk Ustad Abrisam.


“Iya Ega jangan lupa datang lagi kesini.”Ucap Ustad Abrisam.


“Iya Abrisam.”Ucap Kakak Ega.


“nak pamit dulu kepada Hassan dan Marwah.”Ucap Ayah yang menyuruh kami pamit kepada pak kyai dan Umi Marwah.


“iya Ayah.”Ucap kami barengan.


“Hassan aku dan keluargaku pamit pulang dulu ya.”Ucap Ayah


“Assalamualaikum.”Ucap Ayah


“Waalaikumsalam.”Ucap mereka barengan.


Salwa, Adinda, kak Nandi dan Bunda masuk kedalam mobil sedangkan Ayah dan kakak Ega memasukkan barang Salwa ke dalam bagasi mobil.


Mobil di tumpangi oleh Keluarga Pratama mulai berjalan meninggalkan pondok pesantren Nurul Ilmi.


Pak kyai, Umi Marwah, Ustad Fawwaz, Ustad Yusuf dan Ustad Abrisam memperhatikan mobil Keluarga Pratama yang berjalan meninggalkan halaman pondok pesantren, kemudian Pak Kyai dan Umi Marwah masuk kedalam Rumah, dan meninggalkan Ustad Abrisam, Ustad Fawwaz dan Ustad Yusuf.


“Ehem.... Mas Abri kenapa masih disini tidak masuk kedalam.”Ucap Ustad Fawwaz yang menatap masnya memperhatikan mobil keluarga Pratama.


“Kamu juga kenapa tidak masuk kedalam.” Ucap Ustad Abrisam


“Aku tidak masuk kedalam itu karena aku melihat mas masih aja di luar rumah.”Ucap Ustad Fawwaz.


“Terus kamu Yusuf kenapa tidak masuk kedalam rumah.”Ustad Abrisam


“Aku tidak masuk kedalam juga ikut mas Fawwaz.”Ucap Yusuf


“iya yuk kita masuk kedalam rumah daripada kita berdiri disini.”Ucap Ustad Abrisam

__ADS_1


“Baiklah mas.”Ucap Ustad Yusuf dan Ustad Fawwaz yang barengan.


Mereka langsung berjalan masuk ke dalam rumah.


********


Dikediaman keluarga Pratama, kami pun sampai di Rumah dengan selamat, kami langsung keluar dari mobil dan masuk kedalam rumah di sambut oleh bibi.


“Assalamualaikum.”Ucap Bunda yang membuka pintu Rumah.


“Waalaikumsalam.”Ucap bibi yang keluar dari dapur.


“Selamat datang Non Salwa, Non Nandi, Non Dinda, Nyonya, Tuan Besar dan Tuan muda Ega.” Ucap bibi sambil membukakan badan menyambut kepulangan Salwa di Rumah.


"iya bibi."Ucap kami barengan.


“Bibi tidak usah kaya itu, nanti Bunda sakti loh.”Ucap Salwa yang tidak enak dengan perilaku yang bibi saat menyambutnya.


“Baik non.”Ucap bibi


“Nak mendingan kamu pergi istirahat sana, pasti kamu capek habis perjalanan.”Ucap Bunda yang menyuruh Salwa untuk pergi istirahatlah.


“Iya Bunda, tapi Bunda, Ayah dan Kakak juga pergi istirahatlah, pasti juga capek dari perjalanan tadi.”Ucap Salwa yang menyuruh Bunda Ayah dan kakak untuk pergi istirahatlah juga.


“Baik nak kami juga mau istirahat dikamar.”Ucap Bunda


“Iya udah dek yuk kita kekamar.”Ucap Adinda yang mengajak Salwa untuk kekamar dan juga merangkul Salwa.


“iya kak Dinda, yuk kita masuk kekamar.”Ucap Salwa yang membalas merangkul kakaknya.


Adinda dan Salwa pun langsung naik ke atas untuk kemar mereka masing-masing, sesampainya didepan kamar mereka langsung masuk kedalam kamar masing-masing.


Sesampainya di dalam kamar Adinda langsung aja masuk kedalam kamar sambil masuk ke kamar mandi untuk mencuci tangan, kaki dan muka, habis itu Adinda pergi mengambil handuk untuk menglap muka tangan dan kaki, kemudian Adinda pergi naik ke tempat tidur dan langsung berbaring di atas tempat tidur, ketika Adinda langsung terlelap masuk kedalam mimpi.


Di dalam kamar Salwa, Salwa sedang merapikan semua barangnya yang ada dalam tas dimasuki kedalam lemari, serta dia menyusun semua buku di taruh di atas meja, Tiba tiba Bunda memanggil Salwa.


Tok...tok........( Suara ketokan pintu )


“nak boleh bunda masuk kedalam.”Ucap Bunda


“iya Bunda masuk aja.”Ucap Salwa


“nak ini bunda bawa kamu makanan, pasti kamu belum makan nak.”Ucap Bunda


“iya Bunda, terus yang ini untuk siapa Bunda.”Ucap Salwa


“ohw... Ini untuk kakakmu, tapi tadi Bunda ketuk pintu kamar tidak ada suara yang menyahut nak.”Ucap Bunda


“mungkin aja kak Dinda sudah tidur bunda.”Ucap Salwa


“biasa jadi nak, ya udah kamu makan dulu nak, habis itu baru kamu istirahatlah nak.”Ucap Bunda


“baik Bunda.”Ucap Salwa

__ADS_1


Bunda pun pergi keluar kamar menuju kebawah, sedangkan Salwa langsung saja memakan apa yang sudah Bunda bawakan.


Setelah makan Salwa pun langsung masuk kedalam kamar mandi untuk mencuci tangan dan mencuci muka, kemudian Salwa keluar kamar mandi menuju ke tempat tidur untuk berbaring , setelah itu Salwa pun masuk ke dalam mimpi.


__ADS_2