Ustadz Adikku Jodohku

Ustadz Adikku Jodohku
Bab 72 - Pengakuan Zahra


__ADS_3

Di pagi hari di meja makan Adinda dan semua Anggota keluarganya sudah berkumpul di meja makan untuk sarapan pagi.


Tak beberapa lama kemudian Adinda selesai dengan serapan pagi dan bangunan dari kursi untuk berpamitan ke Ayah bunda dan kakak nya untuk berangkat ke kampus.


Tapi saat Adinda yang sudah mau pergi keluar Rumah tiba-tiba Ayah dan Bunda memberhentikannya, lalu mereka melarangnya berangkat ke kampus bawa mobil sendiri dan menyuruhnya berangkat ke kampus dengan diantar oleh kakak Ega dikarenakan mereka merasakan khawatir dengan keadaannya yang sekarang sedang mengandung cucunya kalau sampai bawa mobil sendiri dan ditambah lagi dengan amanah yang diberikan oleh anak menantu nya yang meminta tolong untuk menjaga istri dan anaknya yang berada di kandungan istrinya selama dia pergi.


Adinda hanya menuruti aja saat mendengar apa yang dikatakan Ayah dan Bunda nya.


Lalu Adinda pun memanggil kakak Ega untuk berangkat ke kampus dan kakak Ega pun langsung mempercepatkan menyelesaikan sarapannya.


Setelah itu dia pun pamit ke Ayah dan Bunda.


Lalu telah itu dia langsung menyusul Adinda yang dari tadi sudah keluar dari dalam Rumah dan menunggu nya.


Sesampainya di luar Rumah Kakak Ega langsung mengeluarkan mobilnya yang ada didalam bagasi. Lalu menghidupkannya dan membawanya ke tempat Adinda yang dari tadi sudah menunggunya.


Setelah mobil sudah sampai di hadapannya Adinda, Adinda pun masuk ke dalam dan kakak Ega langsung aja menjalankan mobilnya ke kampus Adinda.


Saat Adinda lagi Asyik menikmati pemandangan jalan-jalan dari balik kaca mobil kakaknya, Tiba tiba dia tidak sengaja melihat sebuah mobil yang pernah mengikutinya dulu sekarang mengikutinya lagi.


“Kakak Ega tolong membawa mobilnya lebih cepat lagi.”Ucap Adinda.


“kenapa harus cepat lagi Dinda.”Tanya kakak Ega.


“Kakak gak usah tanya deh cepat aja bawa mobilnya.”Perintah Adinda yang tidak menjawab pertanyaan kakaknya.


“Iya baiklah Bumil.”Ucap kakak Ega yang Pasha dan Adinda yang mendengarnya hanya menggelengkan kepalanya aja.


Lalu kakak Ega langsung mempercepatkan menjalankan mobilnya.


Adinda langsung menengok ke kaca spion mobil untuk memastikan bawa mobil itu tidak sempat untuk mengejar mobilnya lagi.


“Alhamdulillah syukurlah mobil itu tidak sempat mengejar mobil kami”Batin Adinda yang merasakan lega dan bersyukur sambil mengelus dadanya.


“Kamu kenapa Dinda, kaya orang habis dikejar hantu aja”Ucap Kakak Ega yang tadi melihat gelagat Adiknya yang nampak aneh.


“Gak ada apa apa kakak.”Ucap Adinda.


Tak lama Adinda sudah sampai di kampusnya. lalu dia turun dari mobil kakaknya dan pergi ke tempat mobil ketiga sahabat nya terpankir karna tadi dia berpasan dengan mobil ketiga sahabatnya yang juga sama baru datang.


“Assalamualaikum, selamat pagi sahabatku.”Sapa Adinda.

__ADS_1


“Waalaikumsalam, selamat pagi juga Dinda.”Jawab mereka bertiga.


“Hei Dinda tadi kamu diantar siapa yah.”Tanya Nissa yang melihat Adinda yang diantar.


“Oh tadi aku diantar sama kakak Ega.”Jawab Adinda.


“Tumben-tumbennya kakak Ega mengantarmu, emangnya Ustad Abrisam kemana.”Tanya Alexa.


“Suamiku pergi keluar negeri lexa selama dua bulan mengurusi bisnisnya yang ada disana dan sementara waktu aku tinggal di Rumah ayah dan bundaku selama suami ku pergi.”Ucap Adinda yang memberikan tuakah.


“Kenapa kamu gak ikut aja Dinda.”Tanya Zahra.


“Iya awalnya suami ku ingin mengajak aku Zahra tapi dengan berkeras dirinya aku pun menolaknya.”Ucap Adinda.


“Kenapa kamu menolaknya Dinda.”Tanya Nissa


“Kalian gak geliat keadaan ku yang sekarang sedang mengandung yang itu membuat aku tidak bisa ikut pergi dan ditambah sebentar lagi kita akan menghadapi sidang skripsi.”Ucap Adinda.


“Itu kah masih beberapa bulan lagi Dinda.”Ucap Nissa.


“iya aku tahu itu masih beberapa bulan lagi tapikah kita harus mempersiapkannya juga Niss.”Ucap Adinda.


“iya juga sih Dinda.”Ucap Nissa.


“baik lexa.”Ucap mereka yang langsung pergi berlalu masuk ke dalam kelas.


******************


Saat ini Adinda dan Sahabatnya baru aja menyelesaikan jam mata kuliah terakhir mereka. Lalu mereka empat pun langsung aja pergi ke parkiran mengambil mobil mereka.


“bagaimana menurut kalian kalau sebelum kita mengantar Dinda pulang, kita pergi makan siang dulu yuk.”Ucap Alexa yang menanyakan pendapat sahabatnya.


“Aku sih ok aja tapi kita nih mau makan siang dimana dulu.”Tanya Nissa.


“Aku sih juga nggak tau.”Tanya Alexa sambil mengangkat kedua bahunya. Mereka semua pun langsung terdiam sambil memikirkan tempat yang ingin makan siang dimana.


“Bagaimana kalau kita tanyakan ke Bumil kita nih.”Ucap Nissa yang memberikan usulan.


“Iya Nissa.”Ucap Alexa yang lalu menatap Adinda.


“hei kalian kenapa jadi aku sih yang kalian tanya itukah terserah kalian ingin makan apa.”Ucap Adinda.

__ADS_1


“Kami kah tidak mau memaksa kamu untuk makan ditempat yang bukan kamu inginkan dan ditambah lagi dengan keadaan mu yang sekarang sedang mengandung nih takutnya nanti kamu tidak nyaman makan kalau sampai kami memaksakannya.”Ucap Nissa yang kemudian dianggukkan yang lainnya.


“Baiklah kalau itu kita makan bakso aja yang ada di kedai pinggir jalan sana aja yang dikatakan orang itu enak.”Ucap Adinda.


“Baik yuk kita ke sana.”Ucap Zahra. Mereka semua langsung masuk ke dalam mobil dan mobil pun dijalankan mereka menuju ke kedai yang ada di pinggir jalan sana.


Tak beberapa lama mereka sampai di kenai bakso. Lalu mereka semua turun dari mobil dan masuk ke dalam.


Sesampainya di dalam mereka pun langsung memesan bakso dan minuman nya.


Sambil menunggu pesanan mereka diantar tiba-tiba Zahra membuka suara dan membuat mereka yang yang tadinya fokus mainkan handphone nya harus mengalikan pandangannya dari handphone mereka.


“Ada apa Zahra.”Tanya mereka.


“aku mau jujur selama beberapa hari yang lalu aku telah berbohong sama kalian.”ungkapan Zahra


“Emangnya kamu bohong apa ke kami.”Tanya Adinda.


“Sebenarnya aku sudah bertunangan dengan orang yang dijodohkan oleh orang tua ku dan beberapa minggu lagi aku akan menikah.”Ucap Zahra.


“kenapa selama ini kamu gak pernah kasih tau kami kalau kamu sudah bertunangan dan taunya sekarang kamu sudah mau nikah aja. emangnya kamu menganggap kami ini sahabat atau bukan Zahra.”Ucap Alexa


“Betul yang dikatakan Lexa kamu itu anggap kami nih sahabat atau bukan dan coba kamu pikirkan dengan kamu membunyikan itu berdampak dengan persahabatan kita.”Ucap Nissa dan Adinda hanya diam aja melihat itu.


“Maaf bukan itu maksud ku tak kasih tau kalian karna aku tidak mau buat kalian terbentan dengan perjodohan aku yang awalnya aku sih gak setuju tapi sering-sering nya aku bersama dengannya yang membuat aku mulai nyaman dan menerima dia.”Ucap Zahra yang sedih.


“Baik kami maafkan kamu tapi kamu jangan ulangi lagi.”Ucap Adinda


“Terima kasih kalian maafin aku.”Ucap Zahra.


“Iya Zahra tapi bolehkah kami tanya siapa cowok yang telah mencuri hatimu ini.”Ucapan Alexa.


“Dia cowok yang waktu itu pernah datang sama aku diacara resepsi kakak Nandi.”Ucap Zahra.


“Tapi kenapa waktu itu kamu bilang dia Cuma teman mu aja.”Ucap Adinda.


“Iya kah waktu itu aku masih belum menerima dia, jadi aku mengganggapnya dia waktu sebagai teman.”Ucap Zahra.


“Hmm... kalau itu aku sebagai sahabatmu turut bahagia mendengar kamu akan menikah tapi nanti kamu jangan lupa undang kami yah.”Ucap Adinda


“Baik nanti aku akan menyiapkan undangan khusus buat kalian sahabat terbaik dan tersayang ku nih.”Ucap Zahra ke sahabatnya. Ketika mereka semua pun langsung tertawa dengan mendengar Kata Zahra.

__ADS_1


“Iya udah hentikan itu bakso pesanan kita sudah datang.”Ucapan Adinda yang menghentikan sahabatnya yang ketawa. Mereka pun langsung menghentikan ketawanya, lalu mereka pun makan bakso yang mereka pesan.


__ADS_2