Ustadz Adikku Jodohku

Ustadz Adikku Jodohku
Bab 16 - Undangan pernikahan


__ADS_3

Pagi hari ini Adinda dan keluarganya akan melakukan Check Out dari Hotel, karena hari ini kami akan pulang kerumah.


Selesai proses transaksi, Adinda dan keluarganya langsung meninggalkan Hotel menuju ke pantai tempat kapal kayu yang mengantar kami pulang.


Sesampainya Adinda dan keluarganya di tempat kapal kayu yang akan mengantarkan kami pulang, Karena Adinda dan keluarganya harus menaiki beberapa kapal untuk sampai di pelabuhan muara Angke, yaitu adinda dengan keluarganya harus Menaiki kapal kayu yang mengantarnya dengan keluarganya menuju ke pulau Pramuka, dan dilanjutkan lagi dengan menaiki kapal Ferry yang mengantarnya dengan keluarganya pelabuhan muara Angke.


Setelah sampai di pelabuhan muara Angke, Adinda dan keluarganya pun berlalu ke mobilnya, Adinda, Bunda, Kakak Nandi dan langsung masuk kedalam mobil sedangkan Ayah dan kakak Ega memasukkan semua barang kami ke dalam mobil.


Kemudian Ayah dan kakak Ega masuk kedalam mobil dan Kakak Ega langsung menjalankan mobil meninggalkan pelabuhan muara Angke menuju ke Rumah dalam waktu 4 jam.


Adinda dan keluarganya pun sampai di Rumah dengan selamat dan masuk ke dalam dan di sambut oleh bibi.


Adinda dan keluarganya langsung masuk ke dalam kamar, di dalam kamar Adinda langsung berjalan ke kamar mandi untuk membersihkan badan yang bau keringat, setelah itu Adinda ke luar dari kamar mandi dan langsung pergi ke lemari untuk berpakaian dan habis itu dia pergi beristirahat, ketika kemudian dia masuk ke alam mimpi, karena kecapekan habis perjalanan jauh.


********


Keesokan harinya Ayah, Bunda,dan kakak memulai melakukan beraktivitas dengan pekerjaannya selama mereka liburan tiga hari sedangkan Adinda hari ini menemani Salwa dirumah karena tidak ada jam kuliah.


“Nak Bunda, Ayah sama kakakmu berangkat kerja dulu.”Ucap Bunda yang berpamitan kepada Adinda dan Salwa.


“Iya Bunda, Ayah, kakak, Hati hati jalan ya.”Ucap Adinda dan Salwa berbarengan sambil mencium tangan Bunda, Ayah, Kakak Nandi, dan Kakak Ega.


“Iya nak/dek."Ucap Bunda, Ayah, Kakak Nandi, dan Kakak Ega.


"Assalamualaikum.”Ucap Bunda


“Waalaikumusalam.”Ucap Adinda dan Salwa berbarengan.


Bunda, Ayah, kakak Ega dan Kakak Nandi berjalan keluar dari Rumah menuju ke mobil, mereka pun masuk ke dalam mobil masing-masing dan menjalankan mobilnya meninggalkan kediaman keluarga Pratama menuju tempat kerja mereka.


Sementara Adinda dan Salwa pergi ke kolam renang untuk berenang. Selesai berenang bibi datang membawakan kami jus kesukaan kami.


“Non Dinda dan Non Salwa, ini bibi bawakan jus kesukaan non.”Ucap Bibi yang menawarkan jus yang di bawanya.


“Makasih ya bibi sudah bawakan jus kesukaan kami.”Ucap Adinda dan Salwa berbarengan yang berterima kepada Bibi telah membawakan jus untuk mereka.


“sama sama non itu adalah tugas bibi, kalau gitu bibi permisi ke dapur dulu non.”Ucap Bibi yang berpamitan ke dapur kepada kami.


Bibi pun masuk ke dalam rumah dan meninggalkan kami di kolam renang.


Sementara Adinda dan Salwa langsung saja meminum jus yang sudah di bawakan Bibi untuk mereka.

__ADS_1


“Kakak Dinda....”Ucap Salwa


“Iya dek ada apa.”Ucap Adinda


“waktu kakak Dinda datang ke pesantren itu, kak Dinda pernah merasa ada yang menatap kakak dengan intens.”Ucap Salwa


“maksudmu apa dek dengan menatap dengan intens.”Ucap Adinda bingung.


“maksud aku itu hmm... kaya mana aku jelaskan, gini kakak menatap intens seperti kaya orang sedang jatuh cinta itu kakak.”Ucap Salwa yang menjelaskan.


“Jatuh cinta, memangnya kamu tau dari mana kalau orang itu jatuh cinta dengan kakak.”Ucap Adinda kaget.


“aku sih taunya dari tatapannya Kak.”Ucap Salwa


“apa kamu pernah yah merasa jatuh cinta dek hehe...”Ucap Adinda.


“Nggak sih kakak, aku aja tidak pernah dekat laki laki selain Ayah, kakak Ega dan sepupu kita kakak.”Ucap Salwa.


“masa tau aja kamu punya orang yang kamu suka dek.”Ucap Adinda


“nggak ada kak.”Ucap Salwa


“betul kamu tidak ada orang yang kamu sukai dek hehe....”Ucap Adinda yang menggoda Salwa.


“iyyaa kakak percayalah sama adik kak ini belum ada orang yang dia sukai, tapi jangan ngambek dong dek nanti kamu jelek loh.”Ucap Adinda


“Iya kak aku nggak ngambek lagi, tapi kakak janji ya tidak akan menggoda aku lagi.”Ucap Salwa.


“baiklah adekmu sayang kakak janji tidak akan menggoda kamu lagi.”Ucap Adinda


********


Di sisi lain di sebuah perusahaan ada seorang laki-laki yang sedang mengerjakan beberapa bekas proyek yang diminta klien Dia adalah Ustad Abrisam yang ada di Ruangannya yang mengerjakan beberapa berkas proyek tapi sayangnya dia tidak fokus mengerjakan bekas proyek itu karena dia tiba tiba terlintas bayangan seorang gadis saat dia tersenyum manis. selalu membayangi wajah seorang gadis saat dia tersenyum manis dihadapannya.


Flashaback


Ustad Abrisam dan Asisten Herry Habis pulang dari pertemuan dengan klien dari luar negeri membahas tentang masalah pembangunan perhotelan yang ada di Bandung. Tiba tiba Asisten Herry memberhentikan mobilnya karena ada lampu merah, Pada saat lampu merah ada yang membuat dia tertarik dari luar kaca mobil yaitu dengan seorang gadis yang membantu seorang nenek nenek yang kesusahan untuk meyeberang jalan, dia adalah Adinda yang membantu seorang nenek yang kesusah untuk meyeberang jalan dengan senyuman manis dan saat itu Abrisam terpanah melihat senyum manis Adinda membuat jantung berdetak lebih cepat.


“Ya Allah kenapa jantung hamba berdekatan lebih cepat saat..... hamba melihat senyum manis saat dia menolong nenek itu.”Batin Ustad Abrisam yang memegang dadanya.


Asisten Harry yang melihat atasan itu menjadi khawatir saat Atasannya yang memegang dadanya.

__ADS_1


“Pak Abri kenapa ada yang sakit.”Ucap Herry yang khawatir pada Atasannya itu.


“saya tidak apa-apa Herry.”Ucap Abrisam


“Apa sebaiknya kita ke Rumah sakit aja pak.”Ucap Herry


“nggak usah Herry, saya baik baik aja, mendingan kita kembali aja ke perusahaan.”Ucap Ustad Abrisam


“Baiklah pak.”Ucap Herry


Asisten Herry langsung menjalankan mobil menuju ke Perusahaan.


Flashaback End


“Astagfirulahhalazim ampuni hamba mu ini ..... Kenapa hamba masih aja memikirkan wanita yang bukan mukhrim hamba ini.”Batin Ustad Abrisam


Tiba tiba terdengar ada seorang orang mengetok pintu Ruang Abrisam.


Tok.......tok......... ( Suara ketok pintu )


“Masuk...”Ucap Ustad Abrisam


“pemisi pak Abrisam.”Ucap Lina


“iya ada apa Lina.”Ucap Ustad Abrisam.


“Maaf menggangu Pak, Di luar ada Pak Ega, Pak Aldo dan Pak Riko katanya ingin bertemu dengan Pak.”Ucap Lina


“Suruh mereka masuk Lina.”Ucap Ustad Abrisam.


“Baiklah Pak, kalau gitu saya permisi dulu ya pak.”Ucap Lina


Sekretaris Lina pun pergi keluar dari Ruangan Ustad Abrisam untuk menyuruh pak Ega, Pak Riko dan Pak Aldo untuk masuk. Kemudian mereka masuk keruangan Ustad Abrisam.


“Hey Abri maaf apa kamu sibuk."Ucap Riko


“Aku nggak sibuk, terus kalian ada apa datang kesini.”Ucap Ustad Abrisam.


“Apa kami tidak boleh datang kesini Abri.”Ucap Kakak Ega.


“kalian boleh datang kesini, tapi aku ingin tanya kalian ada apa datang kesini sedangkan ini masih jam kantor.”Ucap Ustad Abrisam.

__ADS_1


“Kami datang kesini itu ingin memberikan kamu sebuah Undangan pernikahan Adikku Renda dengan Hana Sepupunya Riko .”Ucap Aldo.


__ADS_2