Ustadz Adikku Jodohku

Ustadz Adikku Jodohku
Bab 33 - Fitting baju pengantin


__ADS_3

Hari demi hari berlalu begitu cepat Tidak terasa sekarang semua mahasiswa dan mahasiswi kedokteran sudah melaksanakan ujian hari terakhir di kampus nya. Termasuk Adinda dan Sahabatnya masanakan ujian hari terakhir.


Dalam kelas semua mahasiswa dan mahasiswi kedokteran mengerjakan semua soal ujian dengan teliti dan fokus.


Beberapa jam kemudian semua mahasiswa dan mahasiswi kedokteran selesai dengan ujian terakhir mereka.


Mereka mengumpulkan semua soal ujian itu ke depan, Setelah itu mereka keluar dari kelas menuju ke mobil untuk pergi ke Butik Ranissa untuk fitting baju pengantin.


Kami pun sampai di butik Ranissa untuk fitting baju pengantin, disana sudah ada bunda, umi, Kakak Nandi dan Salwa yang sudah menunggunya dari tadi.


“Assalamualaikum.”Ucap Salam kami


“Waalaikumsalam.”Ucap semua orang yang ada di dalam Butik


“Nak Dinda kamu sudah datang sayang, bagaimana dengan ujian mu tadi nak.”Ucap Umi Marwah


“Iya umi marwah, Alhamdulillah ujian saya sudah selesai umi.”Ucap Adinda


“Hea gitu ya nak, yuk ikut umi sama bunda mu untuk ukuran baju dulu nak.”Ucap Umi Marwah


“Baiklah Umi marwah.”Ucap Adinda


Adinda dan sahabat nya pun mengikuti umi marwah dan bunda ke ruangan mama nissa untuk ukuran badan untuk buat baju pengantin. Sedangkan Ustad Abrisam tidak bisa datang untuk fitting baju hari ini, di karena Ustad Abrisam ada rapat di Perusahaan.


Sesampainya di Ruangan mama nissa. Kami disambut dengan ramah oleh Tante Raisa dan kami pun disuruh untuk duduk di sofa. Tiba tiba Mama nya Nissa bertanya kepada bunda mengenai calon pengantin pria nya.


“suci.., di mana calon menantu mu ini, kenapa aku tidak melihat dia disini, masa Cuma anak mu aja yang mau fitting baju pengantin nya.”Ucap Tante Raisa.


“Raisa, calon menantu memang gak ada disini, karena dia sedang ada urusan dengan perusahaan nya, kayanya ia nanti nyusul aja Raisa.”Ucap Bunda


“Baiklah suci, yuk Dinda ikut Tante untuk mengukur baju nya.”Ucap Tante Raisa


“baiklah Tante.”Ucap Adinda

__ADS_1


Mama Nissa pun memulai mengukur badan Dinda, dalam beberapa menit mama nya Nissa selesai dengan mengukur, di lanjutkan dengan mengukur badan bunda, umi marwah, Salwa dan Kakak Nandi untuk membuat baju untuk pesta pernikahan, dan setelah itu mama nya Nissa memberi taukan kami baju nya selesai dalam waktu sekitar tidak kurang dari dua Minggu.


Sedangkan untuk para lelaki- laki nyusul dengan pengantin pria nya.


Setelah selesai dengan mengukur, kami pun pamit pulang ke mama nya nissa dan kemudian kami pun masuk ke dalam mobil menuju ke kediaman kami masing-masing.


*********


Kami pun sampai di Rumah dengan selamat. kami turun dari mobil dan berjalan masuk ke dalam rumah di sambut oleh bibi.


Kemudian kami pun berjalan menaiki tangga menuju ke kamar kami masing-masing.


Sesampainya di dalam kamar, Adinda langsung mengambil handuk dan berjalan masuk ke kamar mandi untuk membersihkan badan yang lengket.


Kemudian Adinda keluar dari kamar mandi berjalan menuju lemari untuk mengambil pakaian nya dan memakainya.


Setelah itu Adinda mengambil Hair Dryer untuk mengerikan rambut dan langsung memakai hijab nya, karena Adinda, zahra dan Nissa sudah janji untuk main lagi ke rumah Alexa.


Di dalam perjalanan Adinda melihat orang yang menjual durian, Adinda pun menepiskan mobil nya dekat perjual itu, Adinda turun dari mobil menghampiri perjual durian dan bertanya berapa harga durian dua buah, perjual itu menjawab harganya dua puluh ribu.


Adinda pun membeli lima buah durian dan memberikan 50 Ribu kepenjual nya, adinda membawa durian itu masuk kedalam mobil dan melajukan mobil menuju Rumah Alexa.


Sampainya di rumah Alexa, Adinda turun dari mobil membawa lima durian itu masuk ke dalam rumah.


“Assalamualaikum.”Ucap Adinda


“Waalaikumsalam.” Ucap mereka


“Dinda kamu bawa apa itu.”Tanya Nissa.


“Nissa kamu nggak liat itu yang di bawa Dinda itu durian tau.”Ucap Zahra


“Iya aku tahu yang dibawa sama Dinda itu durian, tapi yang mau aku tanya tadi itu dinda kamu membeli durian itu dimana.”Ucap Nissan tersenyum tipis.

__ADS_1


“nissa ku sayang, tadi kamu itu bilang sama Dinda itu kamu bawa apa.”Ucap Alexa yang memberi tau.


“masa ya Alexa, kaya aku tidak merasa bilang itu deh.”Ucap Nissa pura lupa


“Iya seterah kamu aja niss.”Ucap Zahra yang memutar bola mata malas.


“Astagfirullahalazim Nissa, kenapa ya kamu kaya gitu, membuat aku jengkel, kenapa juga kakak ku vano bisa suka sama mu.”batin Alexa yang mengelus dada.


“Sudah Zahra, Nissa, mendingan kalian bantu aku bawa ini.”Ucap Adinda


“baik Din.”Ucap mereka.


Mereka membantu Adinda membawa buah durian itu ke dapur, sekali mereka membuka buah durian itu dan menaruh di dua piring yang terpisah.


Setelah durian ditaruh di dua piring terpisah, piring yang satu disimpan ke lemari es untuk keluarga orang tua dan Kakak Alexa dan piring yang satu lagi kami bawa ke Ruangan Keluaraga, tidak lupa kami juga membawa minuman sama beberapa kue yang di buat oleh mama Alexa.


Di ruangan keluarga kami memulai memutar drakor True Beauty. Kami pun menonton drakor itu sambil kami memakan buah durian.


Tiba-tiba kakak vano datang menghampiri kami dan duduk di sofa sambil ia berbaring badan nya, karena kelalah habis pulang kerja.


“Alexa kakak mu itu kenapa tidur disitu, kenapa dia tidak tidur di kamar, kasih kalau dia tidur disini nanti terganggu dengan suara kita yang bersisik disini.” Ucap Nissa yang menyuruh Alexa untuk menyusun kakak nya tidur dikamar, sedangkan kakak vano yang mendengar itu ia tersenyum bahagia, karena dirinya bisa merasakan sedikit di perhatikan oleh pujaan hati nya.


“Nissa kenapa kamu tumben sekali perhatian sama kakak vano, bisa nya kamu sering aduh mulut sama kakak vano.”Ucap Zahra.


“Zahra aku itu Cuma kasih aja tidak lebih dari kata kasih.”Ucap Nissa


“iya udah kalian jangan berisik lagi, ini aku suruh kakak ku untuk ke kemar.”Ucap Alexa yang menengahkan mereka.


Alexa pun menuruti kata Nissa untuk tanya kakak nya kenapa tidak tidur di kamar.


“Kakak vano kenapa tidur disitu, tidur itu dikamar kak jangan disitu.”Ucap Alexa


“Alexa adikku sayang, kakak mu ini kecapet baru pulang kerja, jadi kakak mu ini tidak kuat untuk kemar, jadi minta tolong kamu ambil kakak air minum lexa.”Ucap kakak vano.

__ADS_1


__ADS_2