Ustadz Adikku Jodohku

Ustadz Adikku Jodohku
Bab 53 - Acara Penyambutan kedatangan Marvin 2


__ADS_3

Tak lama Adinda Salwa dan Marvin turun kebawah untuk menemui semua keluarga nya yang sedang mengobrol di ruangan keluarga sambil menonton TV.


Tertibanya dibawah mereka pun langsung duduk bersama keluarga nya sambil mereka menonton Acara yang ada di TV.


Kemudian Ayah pun memperkenalkan Ustad Abrisam dengan Marvin.


“Abri kenalkan ini Marvin anak dari adiknya Ayah sekaligus salah satu kakak sepupu kesayangan istri mu dan kamu Marvin kenal ini suami dari adik sepupu mu Adinda.”Ucap Ayah memperkenalkan


“Salam kenal kakak Marvin, saya Muhammad Abrisam Wijaya suaminya Adinda.”Ucap Ustad Abrisam yang memperkenalkan dirinya.


“Salam kenal juga Abrisam, saya Marvin Farhan Anggara kakak sepupu dari istri mu dan maaf waktu kamu menikah dengan adik sepupu ku, aku gak datang.”Ucap Marvin memperkenalkan dirinya dan sekaligus minta maaf gak datang saat pernikahan.


“Nggak Apa-apa kak Marvin.”Ucap Ustad Abrisam.


Tak lama datanglah ketiga Sahabatnya Adinda dan kedua kakak dari Sahabat nya yang sudah masuk ke dalam rumah, mereka berlima pun mencium tangan kedua orang tua Adinda, lalu mereka pun duduk di sofa yang berada di dekat Salwa dan Kakak Ega.


Marvin yang melihat itu pun bertanya kepada Ayah siapakah orang yang datang itu.


“Ngomong ngomong mereka itu siapa paman, terus Kenapa mereka bisa datang kesini.”Tanya Marvin


"Marvin mereka itu adalah Sahabatnya Adinda dan kakak mereka."Ucap


Ayah.


“terus kenapa paman mengundang mereka.”Tanya Marvin.


“karena mereka adalah Sahabat terbaik adik mu dari kecil.”Ucapan Ayah.


“oh gitu ya paman.”Ucap Marvin seraya mengganggu.


“Kakak Marvin...”Panggil Adinda


“Iya dinda, ada apa kamu memanggil kakak.”Tanya Marvin.


“Kakak Marvin belum kenal dengan sahabatku ini.”Ucap Adinda.

__ADS_1


“Nggak perlu Dinda kakak sudah kenal kok dengan mereka.”Ucap Marvin.


“Emangnya kakak Marvin masih ingat ya dengan mereka.”Tanya Adinda.


“Iyalah Kakak masih ingat Dinda tapi kakak nggak tau yang mana namanya zahra Alexa vino dan Riko karena ini sudah hampir 10 tahun dinda.” Ucap Marvin.


“itu mah namanya gak ingat, Kalau itu aku akan tunjukkan yang ini namanya zahra, ini Alexa kalau yang itu kakak vino dan ini kakak Riko.”Ucap Adinda yang menunjukkan sahabatnya dan kakak mereka.


“Terus yang ini kamu belum perkenalkan ke kakak siapa nama nya.”Tanya Marvin.


Adinda yang mendengar itu langsung menepuk kepala nya karena mengutuk kebodohan karena lupa perkenalan Nissa.


“Maaf ya Niss aku lupa memperkenalkan kamu Untung kakak Marvin ingatin tadi.”Ucap Adinda yang maaf karena lupa.


“Nggak Apa-apa Dinda.”Ucap Nissa


“kakak Marvin perkenalkan ini nama Anissa Alifah Purnama Sahabat terbaik Dinda dari kecil, bisa nya kami memanggil nya Nissa.”Ucap Adinda


“Salam kenal Nissa, nama kakak Marvin Farhan Anggara, Kamu bisa panggil kakak Marvin.”Ucap Marvin tersenyum manis.


Semua orang yang melihat Marvin yang bisa tersenyum di depan orang lain itu menjadi terheran heran karena selama ini Marvin selalu bersikap dingin dan tidak pernah tersenyum di depan orang lain selain dengan keluarga nya.


Sementara Vino yang melihat wanita pujaan hati nya tersenyum dengan orang lain itu langsung merasakan cemburu dan Alexa yang tau kakak nya cemburu dia pun memegang tangan kakak nya untuk memberikan ketenangan.


Beberapa menit kemudian terdengar suara azan maghrib yang berkumandang di Masjid dekat komplek kediaman keluarga Pratama dan mereka semua pun langsung pergi ke mushola yang ada di kediaman keluarga Pratama untuk mengerjakan sholat Maghrib.


Setelah selesai mengerjakan sholat Maghrib. Mereka semua pun melanjutkan dengan mengaji sambil menunggu Azan isya.


Tak lama mereka pun memberhentikan mengajinya karena Azan isya sudah kumandang di masjid dekat kediaman keluarga Pratama dan lalu mereka semua pun memulai mengerjakan sholat isya.


Setelah itu mereka semua pun pergi ke meja makan untuk memulai Acara makan malam.


Sesampai di meja makan mereka semua pun mengambil nasi dan beberapa lauk pauk yang sudah disediakan.


Lalu mereka semua pun memulai Acara makan malam mereka dengan memakan dengan lahap.

__ADS_1


Tak beberapa lama mereka semua pun selesai dengan makan malam, lalu Keluarga Adinda pun pergi ke Ruangan Keluarga untuk sekedar mencerna makanan yang baru aja masuk ke dalam perut sambut mereka menonton TV.


Sementara dengan sahabat Adinda dan kakak mereka sudah berpamitan pulang dengan keluarga Adinda dikarenakan mereka sudah dari tadi sore datang kesini dan menimbulkan perasaan nggak dengan keluarga Adinda.


**********


Pada pukul 04.35 Adinda dan Ustad Abrisam terbangun dari tidurnya Setelah tadi malam mereka melewati malam yang panas, karena mereka ingin cepat miliki momongan.


Ustad Abrisam pun mengangkat tubuh Adinda yang berbalut selimut itu ke kamar mandi.


Setelah sampai di kamar mandi Ustad Abrisam menaruh tubuh Adinda ke dalam bathtub untuk membersihkan badan. Sedangkan Ustad Abrisam membersihkan badan nya di Shower agar lebih cepat selesai.


Tak lama Adinda dan Ustad Abrisam keluar dari kamar mandi menuju ke lemari pakaian untuk berpakaian dan sesudah berpakaian Adinda dan Ustad Abrisam pun mengerjakan sholat subuh di dalam kamar yang ada di kediaman orang tua Adinda.


Setelah selesai mengerjakan sholat subuh Adinda bersama ustad Abrisam pun pergi keluar dari kamar nya menuju ke bawah untuk berolahraga pagi.


Tertibanya dibawah mereka pun memulai berolahraga pagi seperti Skipping, yoga, push up, Angkat barbel dan Kardio interval.


Setelah selesai mereka pun beristirahat sebentar sambil melegakan kedua kaki agar peredaran darah lebih lancar.


Tak lama bunda datang memanggil Adinda Ustad Abrisam Salwa dan ketiga kakaknya yang berada di belakang Rumah itu.


“Anak-anak yuk kita sarapan dulu.”Ucap Bunda yang memanggil anak-anak, menantu dan keponakan nya.


“Iya Bunda.” Ucap mereka berbarengan.


Mereka pun pergi masuk kedalam Rumah menuju meja makan untuk sarapan pagi.


Kini mereka semua sudah duduk di meja makan dan kemudian mereka pun memulai sarapan pagi dengan tenang tanpa ada kebisingan.


Tak beberapa lama mereka pun selesai dengan serapan pagi nya dan Adinda pun membantu pembantu dikediaman orang tuanya untuk membersihkan meja makan.


Adinda yang sudah selesai membersihkan meja makan pun berlalu meninggalkan dapur menuju ke kamar nya untuk bersiap-siap kembali ke pesantren.


Adinda dan Ustad Abrisam yang sudah bersiap itu pun turun kebawah bersama dengan Salwa.

__ADS_1


Mereka yang sudah sampai dibawah itu pun berpamitan kepada keluarga nya, lalu mereka pun masuk kedalam mobil dan mobil pun di jalankan Ustad Abrisam meninggalkan kediaman keluarga mereka.


__ADS_2