Ustadz Adikku Jodohku

Ustadz Adikku Jodohku
Bab 59 - Menjenguk


__ADS_3

“Apa istri saya hamil Dokter.”Tanya Ustad Abrisam yang memastikan.


“Iya sekarang istri Tuan sedang hamil dan kehamilan istri Tuan sudah masuk 6 Minggu, jadi saya harap tuan bisa menjaga kandungan Istri tuan jangan sampai istri tuan kecapekan dan kelelahan.”Ucap Dokter itu yang memberikan taukah. Mereka yang mendengar dokter mengatakan Adinda Hamil itu langsung merasakan bahagia dan bersyukur terutama bagi ustad Abrisam yang merasakan sangat bahagia dan bersyukur kepada Allah SWT karena telah diberikan kepercayaan untuk memilih anak saat pernikahan nya sekarang sudah memasuki empat bulan.


“Baik Dok, tapi bolehkah saya menemui istri saya Dok.”Ucap Ustad Abrisam.


“Silahkan tuan.”Ucap Dokter.


“Terima kasih ya Dok.”Ucap Ustad Abrisam.


“Sama sama Tuan, Kalau itu saya permisi dulu kembali ke Ruangan saya Tuan Nyonya.”Ucap Dokter


“Iya Dok.”Ucapan Ustad Abrisam dan keluarga istri nya.


Setelah itu Ustad Abrisam pergi masuk dalam ke Ruangan rawat inap istrinya.


Sedangkan mertuanya dan saudara ipar tidak ikut masuk ke dalam karena tidak mau menganggu anak atau saudara nya yang beristirahat.


Saat Ustad Abrisam membuka pintu Ruangan Rawat istrinya, dia merasakan sedih melihat istrinya berbaring di banker Rumah sakit dengan tangan diinfus tapi dia juga bahagia karena doanya dan istrinya yang mengharapkan anak telah di kabulkan oleh Allah SWT.


Lalu Ustad Abrisam pun masuk dan duduk di kursi samping brankar istrinya dan disitu ustad Abrisam memandang wajah istri nya yang pucat sambil memegang tangannya.


“Mai Terima kasih ya kamu telah memberikan hubby hal terindah yang tidak bisa hubby lupakan.”Ucap ustad Abrisam yang mencium tangan istrinya.


Tiba-tiba Adinda sadar dan membuka mata nya perlahan lahan.


Ustad Abrisam yang melihat istrinya sudah sadar itu sangat senang.


Adinda yang sudah buka mata nya itu sangat bingung karena dirinya sekarang ada di tempat yang asing. lalu Adinda pun bertanya ke ustad Abrisam.


“Hubby ini dimana ya.”Tanya Adinda dengan suara yang lemah.

__ADS_1


“Sekarang Mai ada di rumah sakit, karena tadi Mai sama Salwa diganggu oleh preman yang membuat kaki Mai terluka dan juga hampir membuat mai keguguran tapi untung nya Salwa berinisiatif cepatan membuat Mai ke Rumah sakit kalau nggak mungkin sekarang kita kehilangan anak kita.”Ucap Ustad Abrisam yang memberi taukah.


Sementara Adinda yang mendengar itu tidak percaya dan menyangka bahwa sekarang didalam Rahim nya sudah buah hati nya dengan Ustad Abrisam.


“Jadi aku hamil hubby.”Tanya Adinda yang mencoba untuk memastikan lagi apa yang dia dengar tadi.


“Iya Mai sekarang didalam kandungan mu sudah ada anak kita.”Jawab Ustad Abrisam yang mengelus perut Adinda yang masih rata-rata.


“Alhamdulillah, Makasih ya Allah SWT telah mengabulkan doa saya.”Ucap Adinda yang merasakan bahagia dan senang karena sekarang dirinya bisa memberikan anak untuk suaminya, lalu Adinda pun bangun dari banker nya dan memeluk Ustad Abrisam.


Sementara Ayah dan bunda yang mengintip dibalik kaca pintu Ruangan Rawat Adinda itu ikut merasakan bahagia melihat kebahagiaan anak dan menantunya.


Lalu Adinda meregangkan pelukan dari ustad Abrisam saat itu dia tiba mengingatkan dengan adiknya dan Adinda pun bertanya ke Ustad Abrisam.


“Hubby, Salwa dimana kenapa Mai nggak lihat dia.”Tanya Adinda yang menatap ustad Abrisam.


“Salwa sekarang sedang mengobati luka nya yang terkena pecah kaca mobil mai.”Ucap Ustad Abrisam.


“Terus bagaimana dengan keadaan nya sekarang hubby.”Tanya Adinda yang khawatir dengan suara yang lemah.


Tak lama pintu Ruangan Rawat Adinda pun dibuka seorang dan disitu muncullah kedua orang tuannya, Salwa yang tangan diperban dan berserta juga dengan ketiga kakak nya yang masuk ke dalam Ruangan Rawat Adinda.


Mereka pun langsung menghampiri Adinda yang terbaring di banker Rumah sakit dan mengucapkan selamat atas kehamilannya sambil memeluk anak atau saudara nya dengan perasaan haru karena mendengar anak atau saudara perempuan nya hamil.


Kemudian Adinda mengalihkan pandangannya ke adiknya yang tangannya diperban dan disitu Adinda pun bertanya bagaimana dengan keadaan tangan nya apa ada yang serius atau perlu khawatir.


Salwa pun hanya menjawab luka yang ditangannya tidak ada yang perlu di khawatirkan dan mereka yang mendengar itu merasakan lega karena luka di tangan itu tidak begitu serius.


Setelah itu Adinda pun beristirahat dan disusun dengan keluarga nya yang pergi keluar dari Ruangan Rawat Adinda, karna mereka tidak mau menganggu Adinda yang lagi beristirahat.


**********

__ADS_1


Kini Alexa dan Zahra baru aja sampai di Rumah Nissa, lalu mereka pun turun dari mobil dan berjalan masuk ke dalam Rumah Nissa sambil mengucapkan salam.


“Assalamualaikum.”Ucap Salam Alexa dan Zahra yang kemudian mencium tangan mamanya Nissa.


“Waalaikumsalam.”Ucap mamanya Nissa yang duduk di Ruangan keluarga seraya mengulurkan tangannya untuk dicium.


“Tante Nissa dimana ya.”Tanya Zahra.


“Oh Nissa nya di belakang sayang, sebentar lagi dia kesini.”Ucap Mamanya Nissa. Mereka yang mendengar itu mengangguk dan duduk di samping namanya Nissa sambil menunggu Nissa keluar dari dapur.


Tak beberapa lama Nissa keluar dari dapur sambil dia membawa paper bag yang berisi makanan untuk Adinda dan saat itu juga Nissa melihat kedua sahabatnya yang sudah datang.


Lalu Nissa pun langsung menghampiri mereka berdua.


“Hey Kalian kapan sampai nya.”Tanya Nissa ke dua sahabatnya.


“Kami baru saja sampai Niss dan di tangan mu itu apa Niss.”Ucap Zahra sambil bertanya apa yang ada tangan Nissa.


“Oh ini makanan sehat yang ku buat tadi untuk Dinda.”Ucap Nissa sambil mengangkat paper bag yang dia pegang Nya.


“Hemm..... kalau gitu kita langsung pergi aja Niss.”Ucap Alexa.


“Iya lexa, mama aku sama mereka berdua Pamit dulu ya.”Ucap Nissa yang mencium tangan mamanya dan disusun oleh kedua sahabatnya.


“Iya sayang, jangan lupa sampaikan salam dan maaf mama ke Dinda sayang karena nggak bisa menjenguknya di Rumah sakit.”Ucap Mama Nissa.


“Baik mama, Assalamualaikum.”Ucap Nissa yang langsung pergi menuju ke mobil diikuti oleh dua sahabatnya dibelakang.


“Waalaikumsalam.”Ucap Mama Nissa setelah Nissa berlalu pergi menuju mobil.


Setelah sampai di dalam mobil Alexa langsung menjalankan mobil menuju ke Rumah sakit.

__ADS_1


Tapi sebelum pergi ke Rumah sakit Alexa dan Zahra mampir dulu ke toko buah membelikan buah- buahan untuk Adinda.


Setelah selesai membeli buah-buahan, Alexa dan Zahra langsung masuk ke dalam mobil dan menjalankan mobilnya menuju ke Rumah sakit.


__ADS_2