
Saat ini Alexa Zahra dan Nissa baru aja menyelesaikan jam mata kuliah terakhir mereka dan lalu mereka bertiga pun langsung berjalan masuk ke mobil untuk pergi ke Rumah Adinda dikarenakan tadi Adinda tidak turun kuliah dan membuat mereka menjadi khawatir dengan Adinda yang tidak seperti biasanya nggak turun kuliah.
Sesampainya di Rumah Adinda mereka pun turun dari mobil dan lalu masuk ke Rumah Adinda.
“Assalamualaikum.”Salam mereka.
“Waalaikumsalam.”Jawab Bunda.
“Hei kalian cari Dinda ya.”Tanya Bunda
“Iya Tante.”Ucap mereka.
“Eh.... Dinda sekarang ada di kamarnya.”Ucap Bunda nahan nafas.
“Tante kenapa kaya murung gitu.”Tanya Alexa yang tadi melihat wajah bunda sahabatnya nampak murung.
“gini lexa tante sangat sedih mikirin Dinda yang dari tadi murung terus di kamarnya karna merasa bersalah dengan keadaan Nadira dan ditambah lagi dia belum makan dari tadi pagi.”Kata Bunda yang menceritakan keadaan anaknya.
“emangnya kakak Nadira kenapa Tante.”Tanya Alexa dan dianggukkan yang lain.
“Eh.. Kemarin sore Nadira mengalami kecelakaan saat menyelamatkan Dinda yang mau ditabrak mobil.”Ucap Bunda.
“Sekarang bagaimana dengan keadaan kakak Nadira dan dinda Tante.”Tanya Alexa yang nampak khawatir dan diagungkan yang lainnya.
“keadaannya Nadira sekarang sama kaya kemarin masih Kritis lexa sedangkan Adinda tidak terjadi apa apa dan dia hanya cuma mengalami cedera pada kakinya saja.”Ucap Bunda yang mengasih taukah. Mereka mendengar itu ikut merasakan sedih.
“Yang sabar ya Tante kami juga akan membantu sebisanya kami mendoakan kakak Nadira agar cepat sadar.”Ucap Lexa.
“Makasih ya lexa Nissa dan Zahra.”Ucap Bunda
“Sama sama Tante Kalau itu kami pergi temuin Dinda dulu ya.”Ucap mereka.
“Iya nak silahkan, kalau itu tante permisi ke dapur dulu.”Ucap Bunda dan diagungkan mereka. Lalu telah itu mereka pun langsung masuk kamar Dinda dan tidak lupa mereka mengetuk dulu pintu kamar Adinda.
Tok..... tok.....
“Assalamualaikum.”Salam Alexa yang buka pintu kamar Adinda.
__ADS_1
“Waalaikumsalam.”Jawab Adinda.
“Hei kalian ada apa datang kesini dan kalian kenapa gak kuliah.”Tanya Adinda yang melihat sahabatnya yang tumben datang
“kami kuliah kok dan barusan kami baru aja pulang kuliah Dinda dikarenakan mata kuliah hari ini cuma ada satu mata kuliah aja.”Ucap Nissa yang mengasih tahukan. Adinda hanya mengangguk aja.
“Sebenarnya tujuan kami datang ke Rumah itu mau menemui mu dinda karena tadi kamu nggak turun kuliah dan membuat kami jadi khawatir denganmu yang tak seperti biasanya kamu nggak turun kuliah tanpa adanya alasan tapi saat kami sampai di Rumah mu kami pun baru mengetahui bahwa kemarin sore kakak Nadira mengalami kecelakaan saat menyelamatkan mu yang mau ditabrak mobil, dari kejadian itu membuat kamu sedih merasa bersalah dengan keadaan Nadira yang sampai sekarang masih kritis dan sampai kamu nggak belum makan dari pagi.”Ucap Alexa.
“maaf aku nggak kasih tau kalian, kalian taukah sendiri aku masih sedih merasa bersalah dengan keadaan Nadira sekarang dan dua keponakanku yang masih kecil sedih terus merindukan mama yang sampai sekarang belum ada tanda tanda sadar dan membuat aku tidak ada selera untuk makan.”Ucap Adinda yang terisak.
“Iya kami tau Dinda kamu masih merasa bersalah dengan keadaan ini semua tapi kamu harusnya memikirkan kesehatan mu dan anak yang ada di kandungan mu kalau kamu sedih terus dan tidak mau makan akan berdampak terhadap anak di kandungan mu.”kata Zahra yang memeluk Adinda. Adinda yang mendengar itu menunduk memikirkan semua yang dibicarakan oleh Sahabatnya itu ada benarnya.
“baiklah aku akan makan.”Ucap Adinda.
“Kalau itu biarkan aku ambilkan.”Ucap Alexa yang lalu berjalan keluar dari kamar Adinda menuju ke dapur.
Sesampainya di dapur Alexa melihat pembantu rumah orang tuanya Adinda yang sedang membersihkan dapur dan lalu Alexa menghampirinya.
“Hey bibi sedang membersihkan apa nih.”Tanya Alexa.
“Oh nih bibi sedang membersihkan dapur dan peralatan bekas masak yang digunakan nyonya untuk masak makan nona dinda.”Ucap Pembantu Rumah orang tuanya Adinda.
“Nyoya ada dikamarnya nona Alexa.”kata pembantu rumah tangga orang tuanya Adinda dan Alexa hanya mengangguk.
“Nona Alexa ke dapur ada yang bisa bik bantu.”Tanya pembantu rumah orang tua Adinda.
“Gak ada bibi, saya ke dapur cuma mau mengambil makanan untuk dinda bik.”Ucap Alexa yang lalu mengambil piring di rak piring.
“Biarkan bibi aja yang ambilkan nona Alexa.”Kata pembantu rumah orang tua Adinda.
“gak usah bibi biarkan saya saja.”Tolak Alexa yang mengambil nasi dan lauk pauknya untuk Adinda.
Lalu telah itu Alexa langsung membawa makanan dan minuman ke kamarnya Adinda dan sampainya di kamar Alexa langsung memberikan sepiring nasi ke Adinda dan Adinda pun perlahan lahan memakan makanannya yang dibawa Alexa dengan keadaan sedikit lemah dikarenakan belum makan dari pagi.
Sedangkan mereka yang melihat sahabatnya mau makan pun merasa bahagia.
**********
__ADS_1
Malam harinya Nissa sedang bersiap siap untuk pergi keluar mencari makan dikarenakan di Rumah kedua orang tuanya sedang pergi ke luar kota dan ditambah lagi bahan makanan di Rumah tidak ada.
Lalu telah itu Nissa pun langsung pergi masuk ke mobil dan mobil pun dijalankan Nissa menuju ke tempat makan pinggir jalan.
Sesampainya di tempat makan pinggir jalan Nissa pun langsung turun dari mobil dan lalu berjalan masuk ke dalam untuk memesan nasi pecel Ayam, bebek bakar dan es teh.
Sambil menunggu pesanan diantar Nissa pun mengambil handphone nya sekedar memainkan untuk melihat status di Instragram.
Saat Nissa lagi aksi-aksinya memainkan handphone nya tiba tiba-tiba ada seorang memanggilnya.
“Hey Nissa kamu sedang apa disini.”Tanya Alexa yang baru datang dengan vano.
“aku disini sedang makan lexa, kamu sendiri dirinya sedang apa.”Ucap Nissa yang masih mainkan handphone nya.
“aku dan kakak vano sama mau makan juga tapi tumben-tumbennya kamu makan di luar niss tidak seperti biasanya.”Ucap Alexa yang lalu bertanya. Sedangkan Vano yang mendengar itu hanya menjimaknya pembicaraan adiknya dengan pujaan hatinya.
“Aku makan di luar juga karena papa dan Mama ku sedang pergi luar kota tempat teman nya yang mau ada acara.”kata Nissa.
“Kamu kan bisa masak Nissa kenapa makan di luar.”Ucap Nissa.
“iya kamu sendiri kenapa makan di luar kalau aku sendiri sih makan ke luar karena bahan makanan di rumah ku tidak ada.”Ucap Nissa
“aku makan di luar karena kakak Vano janji mau traktir aku makan di luar.”Ucap Alexa.
“Bagaimana kalau makan mu biarkan Vano aja membayar.”Ucap Alexa.
“gak perlu lexa aku bisa kok bayar sendiri.”Tolak Nissa.
“Nissa kenapa kamu terus aja menolak ku, apa tidak sukanya kamu sama aku sampai kamu nggak mau menerima aku bayangkan.”Batin Vano yang sedikit kecewa.
“kenapa Nissa kamu gak mau dibayarkan.”Tanya Alexa memastikan yang nampak aneh dengan Nissa tidak seperti biasanya nggak mau dibayarkan.
“Karena aku nggak mau terus menerus dibayangkan Lexa, jadi tolong biarkan aku bayar sendiri pakai uang ku.”Ucap Nissa.
“Maaf lexa aku harus bohong, sebenarnya alasan ku karena aku nggak mau aja merepotkan kamu sama kakak mu dan aku juga nggak mau berharap lagi cinta kakakmu.”Batin Nissa.
“Baiklah Nissa.”Ucap Alexa Pasha dengan sedikit menyimpan curiga.
__ADS_1
Tak beberapa lama pesanan mereka datang dan lalu mereka pun memakannya.