Ustadz Adikku Jodohku

Ustadz Adikku Jodohku
Bab 98 - Korea Selatan


__ADS_3

Hari yang dijanjikan ustad Abrisam pun kini telah tiba, dimana Ustad Abrisam akan mengajak istri dan anak nya untuk pergi berlibur ke tempat wisata yang populer di Korea Selatan atas permintaan istrinya yang lagi ngidam.


Dan kali ini ustad Abrisam pergi nya tidak lupa untuk mengajak adiknya Yusuf dengan keluarga kecil nya untuk ikut pergi bersama mereka. Karena ini atas keinginan istri nya yang tak ingin pergi liburan cuma bertiga saja dan lain tidak bisa ikut karna mereka sangat sibuk, jadi terpaksa cuma Yusuf dan keluarga kecilnya yang bisa pergi.


Akhirnya pesawat yang ditumpangi mereka pun mendarat di Bandara Udara Internasional Incheon, Seoul, Korea Selatan.


Setelah pesawat mendarat di Korea Selatan mereka pun memutuskan pergi ke hotel untuk istirahat.


Sesampainya di hotel mereka langsung masuk ke kamar mereka masing-masing yang telah mereka pesan sebelum mereka berangkat ke Korea Selatan.


Di kamar Adinda suami dan termasuk dengan anak mereka pun bergantian pergi masuk ke kamar mandi untuk membersihkan badan yang sudah lengket dengan keringat aktivitas sehari-hari.


Setelah semua sudah mandi, mereka pun langsung aja pergi naik ke tempat tidur untuk beristirahat, karena mereka sampai nya di hotel waktu nya sudah masuk malam hari.


****************


Keesokan paginya mereka semua sudah berkumpul di meja restoran hotel itu untuk serapan pagi sebelum pergi jalan-jalan.


Setelah selesai serapan mereka semua pun langsung pergi jalan-jalan ke tempat wisata yang popular di Korea Selatan.


Tujuan pertama yang mereka kunjungi adalah Bukchon Hanok village yang berada di jalan Jongno-gu, Seoul, Korea Selatan. Bukchon Hanok village adalah salah satu tempat wisata terpopuler di Korea Selatan yang harus di kunjungi dan juga termasuk tempat yang sering digunakan sebagai lokasi syuting film atau drama seri Korea, seperti drama Her Private Life. Bukchon Hanok Village saat ini digunakan sebagai tempat pusat kebudayaan tradisional Korea dan juga kulinernya, di mana pengunjung bisa memiliki sedikit gambaran seperti apa kebudayaan pada masa dinasti Joseon.


Tempat wisata satu ini menawarkan beberapa pemandangan lanskap kota Seoul yang tiada duanya. Untuk bisa sampai ke tempat wisata ini, mereka harus menaiki bus dulu dengan jarak tempuh sekitar 52 menit dari Lotte hotel world tempat mereka menginap. Bukchon Hanok village menyuguhkan pemandangan beberapa rumah tradisional yang terawat dengan baik dan sekeliling sekitar jalan sempit yang cukup indah. Karena lokasinya di ketinggian daerah Korea Seoul.


Keunikan dari tempat wisata ini adalah semua bangunan dalam rumah yang berupa dinding, lantai, pintu, langit-langit dan bahkan hiasan dekorasi rumah semua terbuat dari Kayu.


Disitu Adinda tak lupa berfoto dulu sebelum melanjutkan kembali perjalanan ke tempat berikutnya.


“Abi, tolong foto umi sama jihad dong.”Ucap Adinda yang minta suami untuk fotoin dirinya dan istrinya yusuf.

__ADS_1


“Iya umi, Arfan nggak ikut umi foto nak.”Tanya ustad Abrisam pada anaknya.


“Gak bi, Arfan sini aja sama abi, paman Yusuf dan adek Zabir.”Ucap Arfan.


“baiklah nak.”Ucap Ustad Abrisam.


“Umi, Abi hitungan satu sampai tiga ya, satu dua tiga....”Ucap Ustad Abrisam yang menghitung dan lalu memotretnya.


Cekrek... Cekrek...


Dari hasil foto yang diambil ustad Abrisam ini tampak sekali Adinda sangat cantik mengenakan baju hanbok berwarna putih dan biru. Hijab yang dikenakannya Adinda berwarna putih, sesuai dengan warna dari atasan hanbok yang dipakainya. Seperti halnya dengan jihad yang juga sama cantik dengan Adinda yang mengenakan hanbok berwarna maroon bermotif bunga pada bagian rok hanbok menambahkan kesan bahwa wanita yang mengenakan hanbok ini tampak Anggun.


Dan untuk hijab sendiri jihad nampak sekali mengenakan hijab bewarna maroon yang sesuai dengan hanbok yang dikenalnya.


Sementara para laki-laki hanya melihat dan memotret para istri dan ibu mereka saja. Tanpa mau ikut-ikutan berfoto.


Di istana ini juga pernah dijadikan sebagai tempat lokasi syuting drama Korea The Moon that Embraces the Sun, yakni ketika scene di mana Raja Lee Hwon sedang berbincang dengan abdi istana. Selain area istana, mereka juga mengunjungi National Palace Museum of Korea dan National Folk Museum of Korea yang berlokasi di sekitar area istana.


Tak hanya menikmati keindahan bangunan, belajar sejarah, dan berfoto ala puteri raja saja. Di tempat ini juga menyuguhkan beberapa macam kuliner halal yang siap saji dan pertunjukan budaya yang dapat disaksikan, berupa upacara Pergantian Penjaga Istana yang digelar setiap hari, kecuali hari Senin.


Setelah dari istana Gyeongbokgung, mereka pun langsung pergi mencari Masjid, karena waktu sudah menunjukkan 12:25 PM, waktu untuk menunaikan ibadah sholat Dzuhur.


Kini mereka telah menemukan masjid, masjid yang mereka datang saat ini bernama Masjid Si'ul Al-Markaz yang dibuka pada 21 Mei 1976 di Itaewon, Seoul, Korea Selatan.


Masjid ini menjadi masjid tertua di Korea Selatan, sering dikenal pula dengan sebutan Seoul central Mosquera, masjid ini terletak di jalan usadan, distrik Yongsan-gu di Seoul.


Masjid ini mulai dibangun pada tahun 1974 di atas lahan seluas 5000 meter persegi, atas donasi dari pemerintah Korea Selatan dan Arab Saudi.


Setelah mengambil wudhu, mereka semua pun masuk ke dalam masjid dan lalu mereka langsung mengerjakan sholat Dzuhur.

__ADS_1


Dan tak lama mereka semua pun sudah selesai dengan sholat Dzuhur, lalu telah itu mereka pun langsung pergi ke restoran halal yang menyajikan makanan khas Korea, karena mereka sudah merasa lapar.


Sesampainya di restoran, mereka pun langsung duduk dan lalu memesan nya.


“Umi mau pesan samgyetang, kimchi, dan bulgogi.”Ucap Adinda yang memesan sambil memegang buku menu.


“Kalau saya pesan bibimbap sama bulgogi.”Ucap Jihad.


“Kalau Abi sama Yusuf mau pesan apa.”Tanya Adinda pada suami dan adik ipar nya yang dari belum pesan.


“Saya samain aja lah dengan istri saya kak.”Ucap Yusuf.


“Abi samain aja lah dengan umi tapi tidak usah pakai kimchi.”Ucap Ustad Abrisam.


“Arfan, sayang mau pesan apa nak.”Tanya Adinda.


“Arfan gak mi mau pesan apa.”Ucap Arfan yang tampak bingung ingin milih apa.


“iya udah, kalau begitu biarkan umi aja lah yang milih kan.”Ucap Adinda seraya mencarikan makan untuk anak nya.


“nuna, jadi pesan kami samgyetang 2, kimchi 1, bibimbap 3, dan bulgogi 5.”Ucap Adinda.


“Ada lagi eonni.”Tanya pelayan tersebut.


“Sudah itu saja nuna.”Ucap Adinda.


“Baiklah ditunggu sebentar eonni oppa.”Ucap pelayan tersebut dan pelayan itu pun berlalu pergi ke belakang membuat pesanan mereka.


Setelah menunggu 35 menit, tak lama pesanan mereka datang, lalu telah itu mereka pun memakan makannya.

__ADS_1


__ADS_2