
Di sore harinya Adinda dan Ustad Abrisam pergi berjalan - jalan mengelilingi daerah pesantren, disana mereka melihat beberapa hamparan sawah dan kebun yang ditanam oleh penduduk yang tinggal disana dan mereka pun langsung pergi ke bangku yang ada didekat kebun.
setelah sampai di bangku itu mereka pun langsung mendudukinya untuk melihat orang yang sedang bercocok tanam.
Setelah itu Adinda dan Ustad Abrisam pergi ke dapur pesantren untuk meminta segelas air minum, karena Adinda merasakan tenggorokan nya keringan, dan disana mereka tidak sengaja bertemu dengan Salwa yang sedang meminta pengurus dapur pondok untuk memasakkan bubur.
“Assalamualaikum.”Ucap salam Adinda dan Ustad Abrisam.
“Waalaikumsalam.”Ucap Salwa dan pengurus dapur pondok.
“hey kak Dinda, mengapa ada di dapur pondok kak.”Tanya Salwa
“kakak sama suaminya kak datang kesini itu Cuma mau minta air minum dek, karena tenggorokan Kakak terasa kering dek, karna tadi Kakak sama kakak ipar mu itu habis jalan-jalan di sekitar pondok, terus kalau kamu juga ngapain dek di dapur pondok.”Ucap Adinda sambil bertanya ke adiknya, Sedangkan Salwa yang mendengar penjelasan Kakaknya datang ke pondok itu hanya mengangguk kepala saja sambil ia berpikir ingin memberikan jawaban apa yang di tanyakan kakaknya.
Sementara pengurus dapur pondok yang tadi yang mendengar Adinda ingin minta air minum itu langsung mengambilkan air minum.
“Mbak ini air minum nya.”Ucap pengurus dapur pondok yang memberikan segelas air minum.
“Makasih Bu.”Ucap Adinda yang menerima air minum lalu Adinda pun langsung meminum air yang diberikan oleh pengurus pondok tadi.
“Sama-sama mbak.”Ucap pengurus dapur pondok.
“Salwa kamu belum menjawab pertanyaan kakak yang tadi dek.”Ucap Adinda.
“Kakak Dinda aku ke dapur ini Cuma minta ke bibi membuat bubur untuk teman ku yang lagi sakit kak, tapi kata bibi masih banyak kerja untuk membuat makanan malam para santri kak.”Ucap Salwa yang menjelaskan ke kakak.
“Oh gitu, iya udah kalau gitu kamu ikut ke rumah kakak aja dek, biar kakak nanti aja yang membuatkan bubur untuk teman mu itu.”Ucap Adinda.
“Makasih ya kak Dinda.”Ucap Salwa.
“Iya udah yuk kita pergi.”Ucap Adinda.
“iya kakak.”Ucap Salwa.
Kami pun langsung pergi meninggalkan dapur pondok pesantren. Saat mereka mau pergi kembali ke rumah, mereka tidak sengaja bertemu dengan beberapa Santri yang lagi berjalan menuju ke Asrama mereka.
__ADS_1
“Assalamualaikum.”Ucap salam semua santri itu berbarengan.
“Waalaikumsalam.”jawab Adinda Ustad Abrisam dan salwa Berbarengan.
“Ustad sama mbak dinda habis dari mana ya.”Ucap Santriwati itu
“saya sama istri dan adik ipar saya baru aja dari dapur pesantren.”Ucap Ustad Abrisam.
“Oh gitu Ustad, kalau itu saya permisi dulu ya Ustad, mbak Dinda dan Salwa.”Ucap Santriwati itu.
“Assalamualaikum.”Ucap mereka berbarengan.
“Iya, Waalaikumsalam.”Ucap kami berbarengan yang semua santri itu pergi.
Setelah itu kami pun melanjutkan kembali berjalan pulang ke Rumah dan kami pun sampai di depan rumah.
Lalu kami langsung masuk ke dalam rumah, sesampainya di dalam rumah, Adinda langsung mengajak adiknya ke dapur membuat bubur untuk teman nya yang sedang sakit.
Di dapur Adinda sudah menyiapkan setengah gelas beras yang sudah di cuci di masukkan ke panci, lalu dimasak dengan api sedang dan tidak lupa di kasih garam sedikit. Kemudian Adinda pun memasuki kaldu ayam, ayam suwir dan sayuran wortel.
Sementara Salwa langsung mengambil kerupuk udang yang sudah ia goreng tadi bersama ayam dan di masukkan kedalam plastik keresek.
Setelah semua sudah jadi, Adinda pun tidak lupa membungkus kan makanan yang dimasak bibi Siti tadi untuk adiknya, Salwa pun sempat menolak makanan yang diberikan kakaknya, karena ia gak enak dengan santri yang lain. Tapi karena di paksa oleh Adinda, Salwa pun menerima makanan yang diberikan kakaknya itu.
Setelah itu Salwa berpamitan ke Kakaknya dan kakak ipar nya untuk kembali ke Asrama sambil dia membawa makanan yang tadi.
********
Di malam harinya setelah selesai mengerjakan sholat isya, Adinda dan Ustad Abrisam kemudian turun ke bawah untuk makan malam.
Sesampainya di bawah kami sudah melihat semua makanan sudah disiapkan oleh bibi Siti di meja makan dan kami langsung berjalan menuju ke meja makan.
Setelah sampai di meja makan, Adinda dan Ustad Abrisam pun duduk. Kemudian Adinda pun mengambil nasi dan beberapa lauk untuk Ustad Abrisam.
“hubby ini makan nya.”Ucap Adinda yang menaruh piring di depan Ustad Abrisam.
__ADS_1
“Makasih Mai.”Ucap Ustad Abrisam.
“iya hubby.”Ucap Adinda.
Setelah itu giliran Adinda yang mengambil nasi dan beberapa laun seperti Ayam bakal, capcay, kentang balado dan lain-lainnya untuk dirinya.
Kami pun langsung memulai makan malam dengan tenang, saat kami baru memakan dua suap, tiba-tiba pintu di luar ada yang mengetuk.
Kemudian bibi Siti pun memperiksa siapa orang yang malam-malam bertamu, Setelah pintu di buka, bibi Siti pun tau orang yang bertamu di malam hari yang tak lain adalah Asisten Harry.
“Assalamualaikum bibi siti, di dalam adalah pak Abri kah bibi.”Ucap Asisten Harry yang bertanya mengenai Ustad Abrisam ke bibi Siti.
“Waalaikumsalam Pak Harry, ada pak Herry, pak ustad ada di dalam sedang makan malam bersama Bu Dinda.”Jawab bibi Siti.
“Owh gitu ya bibi, kalau gitu saya titipkan berkas ini ke bibi aja ya dan tolong bibi Siti nanti kasih berkas ini kepada pak Abri ya.”Ucap Asisten Harry
“Kenapa bukan pak Herry aja yang memberikan nya ke pak ustad aja."Tanya bibi Siti.
“Karena saya tidak mau mengganggu makan malam nya pak Abri dan Bu dinda, jadi saya minta bibi aja yang memberikan ke pak Abri."Ucap Asisten Harry.
“Baiklah pak Herry nanti saya kasih ke pak ustad."Ucap bibi Siti.
“Kalau itu saya pamit dulu ya bibi.”Ucap Asisten Harry.
“Assalamualaikum.”Ucap salam Asisten Harry.
“iya Pak Herry, waalaikumsalam.”Ucap bibi Siti.
Setelah itu bibi Siti masuk ke dalam dan menghampiri majikan untuk memberikan berkas yang di berikan oleh Asisten Harry.
Ustad Abrisam pun mengambil berkas yang di titipkan oleh Asisten nya. Kemudian Ustad Abrisam dan Adinda melanjutkan makan kembali.
Setelah selesai makan, Adinda dan bibi Siti pun membawa semua piring kotor ke wastafel.
Sementara Ustad Abrisam langsung pergi ke ruangan kerja untuk memperiksa berkas yang tadi di berikan oleh Asistennya.
__ADS_1