Ustadz Adikku Jodohku

Ustadz Adikku Jodohku
Bab 106 - Honeymoon dan Pelecehan


__ADS_3

Saat ini Nissa dan vano suaminya sudah berada di bendara menunggu jam keberangkatan mereka menuju ke Aceh untuk honeymoon, karena kemarin Nissa dan Vano mendapatkan hadiah pernikahan dari Keira temannya Nissa berupa sebuah tiket honeymoon ke Pulau Weh.


Setelah menunggu cukup lama pesawat yang akan ditumpangi Nissa dan vano pun berangkat menuju ke provinsi Aceh.


Tak lama pesawat yang ditumpangi Nissa dan vano sampai dengan selamat di bendara sultan Iskandar muda, Kota Banda Aceh.


Setibanya di bandara Sultan Iskandar muda, Nissa dan vano melanjutkan kembali perjalanan melalui jalur darat dengan menggunakan mobil menuju pelabuhan Ulee Lheu. Perjalanan menuju pelabuhan Ulee Lheu ini akan memakan waktu sekitar 35 menit.


Sesampainya di pelabuhan Ulee Lheu, mereka pun kembali lagi melanjutkan perjalanannya dengan menaikkan kapal Ferry untuk menyeberangi lautan menuju pulau Weh. Dengan waktu pelayaran sekitar dua jam menuju pulau Weh.


Di Pulau Weh menyuguhkan sejumlah objek wisata yang sangat terpopuler seperti pantai Iboih, gua sarang, Tugu Nol Kilometer Indonesia dan Air Terjun Pria Laot berhulu serta masih banyak lagi.


Disana juga menawarkan beberapa aktivitas yang dapat dilakukan para pengunjung yakni Diving, Diving Course, Sonokeling, Menjelajahi alam sekitar, Berfoto, Mengunjungi monumen bersejarah dan menikmati kuliner yang lezat berserta kopi khas Aceh.


Fasilitas yang ditawarkan di pulau Weh adalah penginapan yang murah dilengkapi dengan taman dan barbeque, serta WiFi gratis yang tersedia di penginapan. Selain fasilitas penginapan, disini juga menawarkan sejumlah fasilitas seperti penyewaan transportasi laut berupa kapal cepat ekspress bahari dan kapal lambat ASDP. Kemudian tersedia juga fasilitas berupa kendaraan dari pelabuhan menuju ke lokasi seperti tuk-tuk (delman) hingga taksi. Terdapat juga jasa pemandu wisata atau instruktur menyelam yang disertai dengan penyewaan perlengkapan menyelam yang komplit.


“Wow indah sekali suasana malam ini tapi sayangnya dingin.”Ucap Nissa yang memandang langit malam hari di pulau Weh.


“tapi yang lebih indah lagi wanita yang ada di dapan kakak ini.”Ucap Vano yang menggoda.


“Apa sih kak jangan gombal deh.”Ucap Nissa.


“Apanya yang gombal orang benar kok kamu sangat indah.”Ucap Vano yang menatap istrinya. Sedangkan Nissa hanya memutar bola matanya melihat tingkah suaminya.


“Oiya Kakak, penginapan kita yang mana ya.”Tanya Nissa.


“kakak juga gatau, coba kamu tanya ke resepsionis aja deh.”Jawab Vano.


“iya udah yuk kita tanyakan ke resepsionis.”Ucap Nissa yang langsung mengajak suaminya ke resepsionis.


Sesampainya di sana Nissa dan vano langsung saja menanyakan dimana lokasi tempat penginapan mereka itu ke resepsionis.


Setelah mendapatkan informasi dimana lokasi penginapan mereka, Nissa dan vano segera pergi ke lokasi tempat penginapan tersebut.


****************


Kini Nissa dan vano sudah sampai di depan penginapan mereka, lalu mereka pun masuk kedalam.


“Assalamualaikum.”Ucap Nissa yang mengucapkan salam sebelum memasuki penginapan tersebut dan dibalas oleh Vano yang ikut masuk dalam penginapan.


“Waalaikumsalam.”Jawab Vano.

__ADS_1


“dek password kopernya apa sih, kakak nggak bisa buka nih.”Tanya Vano yang kesulitan membuka koper.


“password kopernya tanggal pernikahan kita kak.”Jawab Nissa.


“Oke dek.”Ucap Vano yang langsung membuka kopernya.


“Dek celana kakak ko gak ada sih.”Tanya vano.


“Masak sih nggak ada kak.”Jawab Nissa.


“iya nggak ada dek, karena didalam koper cuma ada 8 potong baju, 4 potong baju kaos, 4 lembar hijab, 2 sarung, 2 set baju Koko, 3 celana tapi celana wanita dan sisanya pakaian dalam semuanya.”Ucap Vano.


“maaf kak mungkin tadi aku lupa masukkan, jadi mendingan kakak sekarang pakai sarung aja dulu, baru nanti besok pagi kita barusan mencari nya.”Ucap Nissa.


“iya udah deh kakak mandi dulu.”Ucap Vano yang langsung pergi masuk kamar mandi.


Setelah selesai mandi vano keluar dari kamar mandi dengan mengenakan handuk yang dililitkan di pinggang saja.


“Loh adek dimana ya.”Batin Vano yang tidak melihat istrinya di kamar. Lalu vano langsung keluar dari kamar mencari Istrinya tanpa sadar ia keluar hanya mengenakan handuk saja.


“Dek, kamu ngapain disitu, disini sangat dingin loh.”Ucap vano.


“Aku diluar, Astaghfirullah kakak....”Ucap Nissa yang terkejut dengan suaminya yang keluar kamar hanya mengenai handuk sambil menutup mata dengan tangan.


“Itu nah kakak.”Ucap Nissa yang menunjuk handuk vano dengan satu tangan dan tangan yang satu masih digunakan untuk menutupi mata.


“Itu apa hal dek.”Tanya Vano yang masih belum sadar cuma hanya mengenakan handuk.


“itu kakak nggak malu ya keluar kamar cuma pakai handuk saja.”Tanya Nissa.


“Astaghfirullah, maaf dek kakak lupa pakai baju, karena tadi kakak khawatir melihat kamu yang tidak ada di kamar.”Jawab Vano.


“Iya udah yuk kita masuk kakak, di luar sangat dingin.”Ucap Nissa yang lalu masuk dalam penginapan dengan suaminya yang mengikuti dari belakang.


Setelah itu Nissa langsung mengambil pakaiannya yang ada di koper dan masuk kamar mandi membersihkan badan yang sudah bau keringat. Sedangkan vano yang sudah berpakaian dan sholat, ia pun pergi keluar pesan makanan buatnya dan istrinya.


Tak lama vano kembali lagi ke kamar dengan membawa makanan yang pesan tadi itu dengan sendiri.


“Assalamualaikum.”Ucap Vano.


“Kok nggak yang ada jawab sih, apa jangan adek sudah tidur nih.”Ucap Vano yang berjalan masuk kamar dengan membawa makanan yang ia pesan tadi.

__ADS_1


“pantas tidak ada yang jawab, ternyata orangnya sudah tidur.”Batin vano yang melihat istrinya sudah terlelap dengan tidurnya.


“Pasti kamu sangat capek ya dek dengan perjalanan jauh kita.”Ucap vano duduk menatap istrinya yang tertidur sambil menarik selimut yang turun keatas dan mengelus kepala istrinya.


Karena tidak mau ganggu istrinya yang tidur, vano pun memakan makanan yang ia bawa tadi dengan sendiri. Setelah selesai makan vano membawa sisa makanan keluar penginapan. Setelah itu ia kembali lagi ke kamar.


Lalu ia masuk ke kamar mandi menyikat gigi dan mencuci wajah serta kaki sebelum menyusul istrinya yang sudah terlelap dalam tidurnya.


Setelah selesai menyikat gigi dan mencuci wajah kaki, vano pun menyusul istrinya yang sudah terlelap itu.


*****************


Sementara di Jakarta, di sebuah klub malam ada seorang wanita yang tengah ditarik paksa oleh dua orang pria yang setengah mabuk ke sebuah ruangan yang gelap di klub malam itu. Wanita itu tak lain adalah Salsa yang pergi ke klub malam lagi, karena habis bertengkar dengan Daddy yang menyuruhnya terus untuk jangan mengganggu suami orang lagi dan menerima lamaran Devin.


Tapi salsa pun menolak dengan keras semua yang diminta Daddy nya itu dan sampai ia juga bilang sesuatu menyakitkan hati yang membuat Daddy yang dengar itu menampar pipi putrinya.


Salsa yang ditampar itu langsung pergi dari Rumah dengan keadaan penuh emosi dan sampai akhirnya ia berakhir di klub malam ditarik paksa oleh kedua pria yang setengah mabuk menuju sebuah tempat yang gelap.


“hei bajingan lepas gue.”Teriak Salsa di hadapan dua pria yang setengah mabuk itu sambil memberontak untuk di lepaskan. Tapi dua pria itu tetap saja menarik paksa Salsa ke ruangan yang kosong tanpa menghiraukan teriakan dan rotanan dari Salsa.


Sesampainya di Ruangan kosong yang sedikit gelap, pria itu langsung melempar Salsa ke sebuah sofa.


“Kalian mau ngapain gue.”Tanya Salsa yang terlihat ketakutan dengan melihat dua pria setengah mabuk itu sudah mau mendekatinya.


“Nona cantik tenang saja, kami akan membawamu ke puncak kenikmatan dunia.”Ucap salah satu pria setengah mabuk itu sembari membaringkan tubuh salsa ke sofa.


“Lepaskan gue bajingan, gue bukan cewek yang kayak Lo bilang ya.”Ucap Salsa yang meronta ronta agar bisa terlepas dari cengkram pria itu.


“Heh, Nona cantik kamu jangan sok nolak ya, karena saya tau wanita seperti anda ini sama kayak wanita lain diluar sana yang suka mengumbar tubuhnya ke pria hidung belang lain.”Ucap pria yang satunya dengan senyum sinis.


“Plak!!..


“Kamu, Berani ya kamu menampar saya.”Ucap Pria itu yang memegang pipi bekas di tampar salsa. Lalu pria itu langsung menimpah tubuh salsa dan pria yang satunya memenggal kedua tangannya salsa.


Pria itu mencium bibir salsa tapi selalu dihindari oleh Salsa dengan menggelengkan kepalanya agar tautan itu terlepas dan lalu menendang barang berharga pria itu agar bisa terlepas dan kabur dari dua pria itu.


“Tolong....”Teriak salsa yang sudah terlepas dari dua pria itu, tapi saat salsa hampir keluar dari ruangan tersebut pria yang satunya sudah menakap salsa dan lalu membawa salsa ke sofa tadi.


Setelahnya pria itu langsung merobek paksa baju salsa sampai terlihat dadanya membuat mata pria itu semakin berbinar. Sementara salsa yang tubuh gemetar hanya bisa menangis memikirkan nasibnya sekarang dan semua perbuatan kepada orang yang pernah ia sakit.


Ketika pria itu ingin mencium lagi bibirnya Salsa terdengar suara pintu yang di buka dengan paksa.

__ADS_1


“Dobrak!!... Dobrak!!...


__ADS_2