Ustadz Adikku Jodohku

Ustadz Adikku Jodohku
Bab 118 - Apa dia keponakan saya?


__ADS_3

Malam hari di kediaman Pratama tampak seluruh anggota keluarga itu berkumpul di ruang keluarga dan termasuk juga dengan Alexa yang juga berkumpul setelah mereka semua selesai makan malam. Dan Alexa yang melihat seluruh anggota keluarganya sudah berkumpul ini pun menggunakan kesempatan itu untuk memberitahu mereka semua mengenai tes DNA yang telah ia lakukan bersama dengan Nissa dan tante Raisa terhadap suaminya dan Devin. Karena atas kecurigaan Nissa yang selama ini.


“Om tante Abang dan semuanya, bolehkah lexa bicara. Karena lexa ingin menyampaikan sesuatu hal yang penting ke kalian semuanya.”Ucap Alexa menghentikan keluarganya yang lagi bicara itu. Ketika mereka yang dengar Alexa ingin bicara itu pun menghentikan pembicara mereka dan menoreh kearah Alexa yang duduk disebelah suaminya.


“Kamu ingin menyampaikan hal penting apa nak.”Bunda suci yang bertanya menatap Alexa.


“Iya sayang, kamu ingin menyampaikan hal penting apa ke kami semuanya, jangan bikin Abang dan lainnya bingung dong.”Tanya Marvin yang menatap sang istri.


“Jadi begini Abang tante dan semuanya, sesuatu hal penting yang ingin aku sampaikan ke Kalian semua itu sebenarnya berkaitan dengan adik kandungnya Abang yang dikatakan orang sudah meninggal pada saat kecelakaan waktu mereka pergi liburan namun kenyataan adiknya Abang itu masih hidup.”Jawab Alexa.


“kamu kenapa bisa berpikir bahwa Al masih hidup sayang, kejadian itu sudah lama terjadi dan polisi juga sudah menyatakan bahwa Al sudah meninggal walaupun jasad belum kita ditemukan.”Ucap marvin dengan suara lirih.


“tapi Abang. apa yang aku katakan itu memang benar bang, bahwa kalau adiknya Abang itu benar-benar masih hidup dan adiknya bang itu sebenarnya adalah Kakak Devin sepupunya Nissa yang beberapa hari lalu kita selamatkan saat ia mengalami kecelakaan.”Ucap Alexa.


“Maksudmu itu lexa kakaknya Salsa, teman sekolah kamu dan Adinda waktu masih bersekolah di Bandung.”Tanya Ega dan dianggukkan Alexa.


“Dan kakaknya itu ternyata adalah Kakak angkat yang di adopsi oleh kedua orang tuanya waktu mereka pulang liburan ke villa mereka di Bogor dan beberapa bulan lalu juga Kakak melamarnya di Acara resepsi Nissa dan vano.”kata Ega dan dianggukkan Alexa.


“Alexa sayang abang tanya, kamu kenapa bisa seyakin itu bahwa Devin adalah Al adiknya Abang yang sudah dinyatakan meninggal itu. Apakah kamu punya buktinya kalau Devin adiknya Abang.”Tanya Marvin pada istrinya.


“Iya, lexa punya buktinya bang. buktinya itu foto masa kecil bang bersama adiknya bang yang ada di album foto sama dengan foto remaja kakak Devin yang di tunjukkan Nissa dan kalau untuk bukti keduanya tunggu sebentar lexa ambilkan dulu.”jawab Alexa yang bangkit dari duduknya dan lalu berjalan masuk kamar.

__ADS_1


Tak jelang lama Alexa kembali lagi dengan membawa sebuah amplop putih merupakan bukti kedua yang diminta suaminya.


“Ini bang, bukti keduanya adalah surat hasil tes DNA nya Abang dan kakak Devin yang telah aku lakukan bersama Nissa dan tante Raisa.”Ucap Alexa seraya menyerahkan surat hasil tes DNA Devin dan marvin.


“disitu tertulis bahwa Abang dan kakak Devin benar-benar merupakan saudara kandung dengan keakuratan hampir 100% atau lebih tepatnya lagi 99,9%.”kata Alexa. Mereka yang membaca hasil tes DNA ini tak menyangka bahwa adik dan keponakan mereka yang selama ini telah dinyatakan sudah meninggal oleh polisi itu ternyata masih hidup. Namun mereka lebih tidak menyangka lagi bahwa adik dan keponakan mereka ternyata ada di dekat mereka selama ini. mereka sangat bersyukur sekali dan sekaligus bahagia, karena akhirnya Allah telah mempertemukan mereka dengan adik dan keponakan mereka yang sebelumnya dinyatakan sudah meninggal.


“Kamu kapan melakukan tes DNA nih sayang.”Tanya marvin yang menatap sang istri.


“Kemarin bang, Nissa yang melakukan DNA nih dan tadi pagi barulah kami mengambil surat hasil tes DNA yang keluar.”jawab Alexa.


“kenapa kamu nggak kasih tau bang atau keluarga bang tentang masalah kamu melakukan Tes DNA ini dan kamu juga kenapa bisa tahu bahwa Devin itu adalah Al adiknya Abang.”Tanya Marvin.


“Iya nak, kenapa kamu dan Nissa bisa tahu Devin adalah Al adiknya Marvin, dan juga kalian kenapa bisa berpikir untuk melakukan tes DNA. Sedangkan kami saja tidak sampai berpikir kearah sana.”bunda Suci yang bertanya pada anak menantu adiknya sepupunya.


“Apa dinda sudah tahu lexa, tentang ini semua.”Tanya Ega.


“Sudah kak Ega, karena barusan tadi sehabis Maghrib aku telah menghubungi Dinda dan menceritakan semuanya tentang kakak Devin yang sebenarnya adalah kakak Alhafiz.”Jawab Alexa.


“Dan besok siang rencananya Dinda mau menjenguk kakak Devin, karena sebelumnya ia belum datang untuk menjenguk.”kata Alexa.


“Iya udah besok siang kita sekeluarga juga akan menjenguknya dan sebaiknya sekarang mari kita tidur semuanya, karena hari sudah makin malam.”Ucap Ayah Raka.

__ADS_1


“Baiklah Ayah, om.”ucap mereka serentak. Setelah itu mereka berlalu masuk kamar mereka masing-masing.


**************************


Sesuai dengan rencana mereka tadi malam, siang ini mereka semua akan pergi menjenguk Devin alais Alhafiz keponakan dan adik mereka yang rawat di Rumah sakit. Dan Kini mereka semua sudah berada di depan kamar rawat Devin.


“Ceklek!!..


“Assalamualaikum.”Ucap Alexa yang membuka pintu kamar rawat Devin. Mamanya Nissa dan devin pun langsung menoleh dan ternyata yang datang Alexa dan keluarganya Adinda.


“Waalaikumsalam.”jawab mama Raisa dan Devin. Mata ayah Raka dan bunda Suci langsung menoleh kearah Devin yang lagi makan disuapi sama mamanya Nissa. Lalu tiba-tiba Ayah raka langsung berjalan ke tempat tidur Devin.


“Raisa, apa dia keponakan saya.”Tanya Ayah Adinda kepada mama dari sahabat putrinya. Devil yang dengar itu sangat bingung dengan maksud dari om ini yang tiba tiba mengaku dirinya sebagai keponakannya.


“Iya bang, ini keponakannya Abang anak dari sella adiknya Abang.”Ucap mama Raisa.


“Ya Allah, Alhamdulillah, Terima kasih engkau telah mengembalikan keponakan saya dalam kehidupan keluarga kami dan berkumpul kembali dengan keluarga tersayangnya.”Batin Ayah Adinda dan kemudian Ayah Adinda langsung memeluk keponakan yang dirindukan sudah belasan tahun tidak ditemukannya, sedangkan Devin tersentak dengan jawaban tantenya dan pelukan yang tiba-tiba dilakukan om ini.


“Om, tolong lepaskan aku, sebenarnya om ini siapa sih kenapa tiba-tiba peluk ku dan juga ngaku sebagai om ku dan tante juga kenapa bilang kalau aku keponakan om ini.”Tanya Devin yang berusaha melepaskan pelukan dari Ayah Adinda.


“Dev, om ini memang adalah om kamu, kakak dari mama kamu dan itu marvin kakak kandung kamu serta yang ini istri dan anak anak menantu dari om mu.”Jawab mama Raisa.

__ADS_1


“Tapi bagaimana tante bisa tau kalau mereka keluargaku.”Tanya Marvin.


“tante taunya dari tes DNA yang tante lakukan bersama Nissa dan istrinya dari marvin.”Jawab Nissa.


__ADS_2