
Hari demi hari terlewati begitu saja tak terasa kandungan Adinda sudah memasuki delapan bulan yang menunggu satu bulan lagi anak nya akan lahir ke dunia dan Saat ini Adinda sudah bersiap siap untuk berangkat ke kampus melaksanakan ujian sidang skripsinya.
Dengan memakai gamis biru bermotif bunga, hijab pashmina biru dan blazer putih yang membuat Adinda nampak cantik dan anggun dengan keadaannya sedang mengandung.
“Waw... bumil satu sudah cantik nih.”Pujian Ega.
“Apa sih kakak.”Kata Adinda salah tingkah.
“Kamu memang cantik dek, kakak aja sampai terpesona melihatmu apa lagi dengan Abri yang notabene suami aja langsung terpesona pandangan pertama.”kata Ega.
“Iya udah kakak yuk kita berangkat aku nggak mau sampai terlambat untuk ujian sidang skripsi ku.”Kata Adinda.
“Let’s go.”kata Ega yang bergegas berjalan masuk ke mobil dan diikuti Adinda dari belakang.
Dengan kecepatan standar Ega melaju mobilnya menuju kampus dan tiga puluh lima menit kemudian Adinda dan Ega pun sampai di kampus.
Lalu Adinda turun dari mobil dan berjalan ke ruangan sidang pengujian.
Saat ini Adinda sudah berada di Ruangan sidang pengujian untuk menghadapi ujian sidang skripsi dengan persiapan yang sangat matang.
Adinda pun menjawab semua pertanyaan penguji dari dosen penguji dan dosen pembimbingnya dengan baik dan benar.
Dosen penguji dan dosen pembimbing pun memberikan Adinda nilai A untuk sidang skripsi nya, adinda sangat senang sekali dengar itu lalu keluar dari ruangan sidang menemui ketiga sahabatnya yang sudah menunggu.
“Gimana Dinda.”Tanya ketiga sahabatnya yang tak sebar.
“Aku lulus, mendapat nilai A.”Kata Adinda yang senang.
“Alhamdulillah, selamat din.”Ucap ketiga sahabatnya yang memerlukannya bergantian.
“Karena hari ini adalah hari kelulusan kita, bagaimana kalau kita merayakan.”Tanya Alexa.
“Aku setuju.”Saut Zahra dan Nissa.
“Eh..... aku juga setuju.”Ucap Adinda
“Yuk kita berangkat.”ujar Alexa yang lalu berjalan menuju ke mobilnya dan diikuti ketiga sahabatnya dari belakang.
Sesampainya di mobil, mereka langsung masuk ke mobil dan mobil pun dijalankan Alexa menuju ke Restoran Italia untuk merayakan kelulusan mereka.
Tak lama mereka sampai di Restoran Italia, lalu mereka turun dari mobil dan masuk ke restoran.
Setelah mendapat tempat duduk, mereka pun langsung memesan makanan dan minuman.
Sambil menunggu pesanan diantar mereka empat pun mengeluarkan handphone sekedar membuat berfoto kenangan dan untungnya di restoran ini tempatnya sangat bagus untuk berfoto.
“Dinda... aku dengar dari kakak Riko orang yang menabraknya kakak Nadira waktu itu sudah tertangkap ya Din.”Tanya Zahra.
“Iya Zahra kemarin kakak Ega juga bilang begitu tapi saat ditanya siapa yang menyuruhnya dan motifnya mencelakakan ku apa, orang itu hanya menjawab bahwa dia tidak tau siapa yang menyuruhnya dan maupun apa motifnya mencelakakan ku.”Kata Adinda.
__ADS_1
“Maksud apa Din, kenapa dia sampai nggak tau siapa yang menyuruhnya dan motif mencelakakan mu apa.”Tanya Nissa.
“Aku juga nggak tahu Niss, karena kakak Ega cuma bilang bahwa orang itu hanya disuruh dari lewat telepon untuk mengawasi, mengirim Teror dan mencelakakan ku, tanpa memberikan taukah Alasan mencelakakan ku.”Adinda
“Jadi waktu itu kamu pernah di teror dan diawasi Din.”Tanya ketiga sahabatnya yang kaget.
“iya aku memang pernah diteror dan diawasi waktu aku tinggal di Rumah ku yang di pesantren dan aku pun juga tidak memberikan taukah ini semua ke suami dan keluarga ku.”kata Adinda.
“Tapi kamu nggak apa apa kah Din.”Tanya mereka khawatir.
“Alhamdulillah aku nggak apa-apa.”Jawab Adinda.
“Syukurlah Din, tapi kenapa sih waktu itu kamu nggak kasih tau kami ataupun keluarga dan suamimu kalau kamu di teror dan diawasi.”Tanya mereka.
“Karena aku tidak mau buat kalian dan keluargaku menjadi khawatir aja.”Adinda
“Tapi setidaknya kamu kasih taukah lah keluarga dan suamimu agar mereka bisa bantu menjaga dan melindungi dari orang jahat itu.”Ucap Alexa.
“Iya aku tahu lexa, tapi itu juga sudah terjadi lexa walaupun aku kasih tau suami dan keluarga ku belum tentu terjadi itu tidak terulang lagi kepada mereka.”Kata Adinda dan Mereka yang dengar hanya mengangguk membenarkan kata Adinda.
“Jadi sebaiknya kita tidak usah bahas ini lagi, biarkan masalah kasus ini pihak berwajib aja urus dan kita hanya perlu menunggu aja hasilnya.”ucap Adinda.
“Zahra... Bagaimana kamu sudah coba tes pakai testpack.”Tanya Adinda ke Zahra karena kamarin dia melihat Zahra mual terus dan sempat pusing.
“astaga aku lupa beli Din.”Ucap Zahra.
“karena kemarin habis pulang kuliah aku langsung mengerjakan skripsi yang belum sempat selesai sampai jam enam sore, terus malamnya aku dan suamiku pergi ke Rumah orang tua ku untuk makan malam sekaligus merayakan hari jadi pernikahan Papa mama ku yang ke 29 dan pulangnya aku dan suamiku langsung pergi tidur karena kecapekan.”Jawab Zahra.
“Eh.... iya udah nanti habis selesai makan kita akan teman mu membelinya ke Apotek Zahra dan sekalian aku juga mau membeli vitamin.”Ucap Alexa dan dianggukkan lainnya.
“makasih ya, tapi aku jadi nggak enak nih merepoti kalian.”Ucap Zahra
“iya santai aja Zahra kaya sama siapa aja kita ini sudah bersahabat agak lama, jadi tidak ada kata sungkan.”Kata Adinda. Zahra yang dengar itu langsung memeluk ketiga sahabatnya.
“Iya udah yuk kita makan itu makan kita sudah antar tuh.”Kata Adinda sambil menunjuk pesanan yang diantar pelayan.
Setelah pesanan sudah diantar, mereka pun langsung memakannya pesanan mereka dengan diselingi obrolan yang bikin ketawa.
Lalu telah selesai makan mereka pun berjalan pergi meninggalkan Restoran Italia itu menuju ke Apotek.
****************
Kini Adinda dan ketiga sahabatnya sudah sampai di depan Apotek, lalu mereka pun turun dari mobil dan masuk ke dalam Apotek membeli testpack dan vitamin
“Permisi mbak..”Kata Adinda.
“Iya nona mau beli apa ya.”Tanya Apoteker.
“Saya mau membeli vitamin daya tahan tubuh dan testpack Akurat ya mbak.”Kata Adinda.
__ADS_1
“Apa nona mau beli testpack tapi bukan nona.”Ucap Apoteker sambil melihat perut Adinda yang sudah besar.
“testpack bukan saya mbak tapi untuk teman yang satu ini.”Ucap Adinda yang tersenyum cagub.
“Oh.. kalau itu tunggu sebentar mbak saya ambilkan dulu.”Ucap Apoteker yang lalu mengambil pesanan mereka.
“Iya mbak.”Ucap mereka sebelum Apoteker pergi.
Tak lama Apoteker itu kembali sambil membawa pesan mereka.
“ini vitamin daya tahan tubuh dan testpack nya digunakan pas pagi sehabis bangun tidur ya nona, jadi total harga testpack dan vitamin daya tahan tubuh itu enam puluh ribu nona.”Ucap Apoteker yang memberikan pesanan mereka.
“ini Mbak.”Ucap Zahra dan Alexa yang menyerahkan uang pembayaran.
“Makasih nona, jangan lupa hampir lagi nona.”Ucap Apoteker yang tersenyum ramah.
“iya mbak.”Ucap mereka yang lalu keluar dari Apotek menuju ke mobil dan sesampainya di mobil, mereka pun langsung melajukan mobil meninggalkan Apotek.
Tak lama mereka sampai di kediaman Orang tua Adinda, lalu Adinda turun dari mobil Alexa dan telah Adinda keluar dari mobil, Alexa pun langsung aja melajukan mobilnya meninggalkan kediaman Orang tua Adinda untuk mengantar ke dua sahabatnya pulang.
Setelah mobil Alexa tidak kelihatan lagi, Adinda pun berlalu masuk ke dalam Rumah.
“Assalamualaikum.”Ucap salam Adinda.
“Waalaikumsalam.”Jawab sang pembantu rumah tangga bunda.
“Hei non Dinda sudah pulang.”Ucap sang pembantu rumah tangga bunda.
“Iya bibi, bunda sudah pulang kah bibi.”Tanya Adinda
“Sudah non. Sekarang nyonya ada di dapur non.”Ucap sang pembantu rumah tangga bunda.
“Kalau itu aku ke dapur dulu bibi.”Ucap Adinda yang bergegas berjalan ke dapur.
Sesampainya di dapur Adinda sudah melihat bunda yang sedang buat kue.
“Bunda....”Panggil Adinda yang memeluk lengan bunda.
“Kamu sudah pulang nak, bagaimana hasil ya.”Tanya bunda.
“Iya Alhamdulillah aku lulus bunda dengan nilai bagus.”Jawab Adinda
“Alhamdulillah, selamat nak.”Ucap Bunda yang langsung memeluk putrinya karena merasa bahagia mendengar putrinya sudah lulus.
“Iya makasih Bun.”Ucap Adinda dalam pelukan Bunda.
“iya udah sekarang kamu pergi lah istirahat nak pasti kamu sudah capek dan jangan lupa nanti malam kamu mempersiapkan dirimu untuk merayakan kelulusan mu.”Ucap bunda.
“Ok bunda.”Ucap Adinda yang berlalu pergi masuk ke kamarnya.
__ADS_1