
Adinda yang mengetahui itu hanya bisa berdoa saja apa yang terbaik untuk mereka berdua. Tiba tiba Ustad Abrisam bertanya padanya.
“dinda itu kan sahabat mu, terus laki laki sama dia itu siapa ya.”Bisik Ustad Abrisam di telinga Adinda.
“Iya Ustad, itu memang sahabat saya bernama Nissa dan laki laki yang bersamaan dia itu kakak Vano, Kakak nya Alexa Sahabat ku Ustad.”Bisik Adinda yang memberi tau kepada Ustad Abrisam sambil tersenyum.
“dinda kamu tidak mau kita juga membawakan sebuah lagu untuk tamu kita.”Ucap Ustad Abrisam.
“nggak usah Ustad.” Ucap Adinda
“memang kenapa kamu tidak mau.”Ucap Ustad Abrisam.
“Karena saya lagi panas dalam Ustad, jadi saya tidak bisa untuk bernyanyi.”Ucap Adinda kepada Ustad Abrisam sekaligus suami nya.
Ustad Abrisam yang mendengar istri yang tidak bisa bernyanyi, karena lagi Kena panas dalam itu membuat ia merasakan kasihan dan Ustad Abrisam pun berpikir untuk membawakan sebuah lagu untuk istri.
Sementara dengan kedua orang tua nya Nissa yang melihat kejadian itu.
“Mama liat itu, anak gadis kita satu nya sudah mulai di dekati sama anak elang sama intan.”Ucap papa Nissa ke mama nya Nissa yang melihat Nissa dan vano yang ingin berduet.
“Iya papa.”Ucap mama Nissa
“pasti kita tidak lama lagi nyusul Raka dan suci untuk punya menantu ya mama.”Ucap Papa Nissa
“mudahan Nissa sama Vano betul bisa menikah kaya Dinda dan Abri ya kah papa.”Ucap mama Nissa
"Amin, iya mama."Ucap Papa Nissa ke mama nya Nissa.
Sementara dengan Mami dan papinya Alexa yang melihat anak laki laki nya yang sudah mulai mendekati Anak nya Alif dan Raisa itu sudah mulai menimbulkan kecurigaan bahwa anak laki laki itu suka sama sahabat nya adiknya sendiri.
“Wah gila vano ini, dia sudah kekeh mendekati untuk mendapatkan cinta nya Nissa.”Batin Riko.
Nissa yang mendengar itu antara bahagia karena bisa bernyanyi di Acara Pernikahan Sahabat nya dan jengkel karena harus bernyanyi dengan kakak vano, Sedangkan kakak vano yang mendengar orang mendukung nya dan Nissa itu membuat dia merasa sangat senang dan bahagia.
__ADS_1
Nissa dan kakak Vano pun memulai menyanyikan lagunya.
Telah ku temukan yang aku impikan Kamu yang sempurna
Segala kekurangan semua kelemahan Kau jadikan cinta
Tanpamu ku tak bisa berjalan Mencari cinta sejati tak ku temukan Darimu aku bisa merasakan Kesungguhan hati cinta yang sejati
Kamu dikirim Tuhan Untuk melengkapi ku tuk jaga hatiku
Kamu hasrat terindah untuk cintaku
Takkan cemas ku percaya kamu Karena kau jaga tulus cintamu
Ternyata kamu yang ku tunggu Segala kekurangan semua kelemahan Kau jadikan cinta
Tanpamu ku tak bisa berjalan Mencari cinta sejati tak ku temukan Darimu aku bisa merasakan Kesungguhan hati cinta yang sejati
Kamu hasrat terindah untuk cintaku Takkan cemas, ku percaya kamu Karena kau jaga tulus cintamu
Ternyata (ternyata ooh) Ternyata (oh ternyata) Ternyata kamu yang ku tunggu
Prok..... Prok.....
Setelah itu Nissa dan kakak Vano turun dari panggung menuju ke sahabatnya dan keluarga nya. Tiba tiba Ustad Abrisam naik ke panggung sambil memegang mikrofon, ia pun menyapa para tamu undangan yang telah datang ke Acara pernikahan dan Ustad Abrisam pun akan mempersembahkan sebuah lagu untuk istrinya tercinta yang berjudul menikahi mu.
Adinda yang mendengar Ustad Abrisam yang akan menyanyikan sebuah lagu untuk dirinya itu menjadi merasakan bahagia dan terharu apa yang di lakukan suami nya itu.
Sementara Bella yang mendengar Ustad Abrisam yang mau menyanyikan lagu untuk Adinda itu membuat ia sangat marah, ditambah lagi dengan Ustad Abrisam yang menikah Adinda membuat dia tambah marah yang menimbulkan perasaan benci makin besar untuk adinda.
Sedangkan Reynan yang melihat raut bahagia di wajah Adinda itu, saat dia menikah dengan lelaki sebaik, seorang Ustad dan perusahaan sukses seperti pak Abri itu, hanya bisa berdoa untuk kebahagiaan dalam rumah tangga mereka.
Kemudian Ustad Abrisam pun memulai Menyanyikan lagu tersebut dengan aluran dari musik gitar dan terdengar suara dari Ustad Abrisam yang merdu, membuat Adinda dan semua orang yang mendengar itu menjadi baper.
__ADS_1
Setelah itu Ustad Abrisam kembali duduk di sofa bersama istri nya. Para tamu undangan pun menghampiri satu persatu. Mereka memberi selamat, kado, doa untuk pernikahan kami.
Setelah itu tibalah kakak Randi yang datang bersama Reynan untuk memberikan selamat atas pernikahan kami.
“Selamat Dinda, Semoga kamu menjadi keluarga sakinah mawadah warahmah dan semoga kamu cepat mendapatkan momongan, Amin.”Ucap kakak Randi.
“Makasih kak Randi atas kedatangan nya dan doa nya.”Ucap Adinda.
“Selamat Dinda, aku ikut bahagia atas pernikahan mu dan semoga kalian berjodoh sampai maut memisahkan kalian, Amin.”Ucap Reynan yang memberi selamat atas pernikahan Adinda sambil tersenyum bahagia.
“Makasih ya Rey kamu sempat menghadiri pernikahan ku, sedangkan kamu berkuliah di luar negeri.”Ucap Adinda kepada Reynan.
“iya Dinda tidak apa-apa, aku sendiri sudah janji untuk datang ke pernikahan mu.”Ucap Reynan.
Setelah itu kakak Randi dan Reynan turun dari pelaminan, dan di lanjutkan dengan kedatangan Kakak Aldo dengan dua seorang wanita yang nampak cantik dan modis yang memberi selamat kepada, orang itu tak lain Bella dan Sekertaris Aldo.
“Selamat Abri atas pernikahan mu, Semoga pernikahan ini dapat memberikan berkah pada kalian sampai akhir hayat dan kalian akan selalu memperoleh rahmat-Nya.”Ucap Aldo
“Makasih ya Aldo atas kedatangan nya.”Ucap Ustad Abrisam.
“Selamat pak Abri, Semoga pernikahan pak Abri ini mampu menyatukan pak Abri dan nona dinda di dunia dan di akhirat sebagai bentuk ibadah kepada-Nya.”Ucap Sekretaris Aldo
“Makasih mbak udah datang pernikahan kami.”Ucap Adinda dan Ustad Abrisam berbarengan.
“Selamat tuan Abri atas pernikahan nya, semoga kalian langgeng terus.”Ucap Bella yang menatap Ustad Abrisam penuh cinta.
Adinda melihat wanita itu yang menatap intens suaminya itu menimbulkan perasaan yang aneh kepada wanita tersebut, tapi kemudian Adinda pun menghapus semua pikiran negatif nya kepada wanita itu, karena ia tidak mau soudzon.
“Makasih ya Bella atas datang nya.”Ucap Ustad Abrisam tersenyum ramah.
Selesai nya mereka memberi selamat, mereka pun turun dari pelaminan.
Setelah itu Acara Resepsi pernikahan Adinda dan Ustad Abrisam pun selesai dengan hikmat, mereka berdua pun langsung pergi meninggalkan Aula Hotel menuju kamar Hotel.
__ADS_1