
Kami berjalan memasuki Function room Hotel itu dengan hati hati. Sesampainya kami di dalam Tiba tiba lampunya nyala.
“Kejutan.....”teriak Sahabatnya yang bersamaan dengan orang yang menyanyikan lagu selamat ulang tahun.
“happy birthday Dinda... happy birthday Dinda... happy birthday Dinda... happy birthday Dinda...!”seru semua orang yang ada disana sambil menyanyikan lagu selamat ulang tahun.
Terlihat disana Keluarganya yang sudah berkumpul, termasuk Ustad Abrisam yang datang bersama Salwa dan temannya Salwa untuk merayakan ulang tahunnya.
“Zahra Apa maksudnya ini bukan kah ini Acara Ulang tahun teman kampus kita ya, dan juga Ayah, Bunda kakak kenapa kalian ada disini, termasuk kamu Salwa kenapa ada disini.”Ucap Adinda yang bingung dan terkejut dengan banyak orang yang menyanyikan lagu selamat ulang tahun untuknya dan juga ada keluarganya yang berkumpul disini.
“Dinda sebenarnya ini Adalah Acara kejutan untuk ulang tahun mu Dinda, Kemarin kami bekerja sama dengan orangtua mu dan kakak mu untuk membuat pesta kejutan ulang tahun mu yang ke 22 tahun Dinda.”Ucap Alexa yang menjelaskan pada Adinda.
“Iya nak, bunda, Ayah, Kakak mu sama sahabat mu berencana untuk membuat kejutan untuk ulang tahun mu dan bunda juga minta izin sama Umi Marwah untuk menyuruh Salwa untuk datang kesini nak.”Ucap Bunda yang ikut juga menjelaskan pada Adinda.
“hem....Patasan Aku mencari Ayah, bunda, kakak dan bibi tidak ada dirumah, ternyata Ayah,Bunda dan Kakak bekerja sama dengan kalian dan ditambah bibi juga ikut ikutan Kaya mereka, terima kasih untuk kalian udah mau ingat dengan ulang tahun ku dan juga memberikan ku sebuah kejutan yang indah ini.”Ucap Adinda dengan suara seraknya dan mata berkaca-kaca karena ia sangat terharu dengan kejutan yang diberikan oleh orang orang tersayangnya.
“Iya nak, Bunda sebagai orang tua mu tidak akan pernah bisa melupakan tanggal lahirnya buah hatinya yang di kandung selama 9 bulan dan yang lahirnya dunia ini.”Ucap Bunda
“Kami juga Sabahat mu tidak akan pernah bisa melupakan tanggal Ulang tahun Sabahat kami yang dari kecil.”Ucap Nissa
“iya udah nak nanti aja lanjut bicara nya, kasih teman mu sudah menunggu untuk meniup lilin dan potong kue nya.”Ucap Ayah memberhentikan mereka.
Adinda hanya menganggukkan kepalanya saja, ia pun memulai memejamkan matanya, dan berdoa dalam hati. Setelah itu ia membuka kembali matanya dan meniup lilin kue yang di dibawakan oleh Salwa.
“Selamat ulang tahun anak Bunda dan Ayah. Semoga Allah SWT menjadikan kamu wanita lebih baik lagi, dan selalu diberi kesehatan, selalu diberi umur yang berkah, dan sukses selalu, Amin." Ucap Bunda dan Ayah yang memberikan selamat dan doa untuk anak nya sambil memeluk nya.
“Terima kasih bunda, Ayah atas kejutan nya dan doa yang bunda berikan pada anak mu ini, dan terima kasih juga bunda telah merawat anak mu dan selalu menyayangi aku.”Ucap Adinda yang sambi memeluk orang tua nya.
__ADS_1
“Iya nak.”Ucap Bunda dan Ayah berbarengan.
“Selamat ulang tahun Adinda adiknya kakak, Semoga kamu makin bertambah dewasa nya dek dan cita-citakan dapat terwujud, Amin.”Ucap Kakak kakaknya.
“Makasih kakak-kakak ku atas doanya dan juga kejutan nya.”Ucap Adinda.
“Sama-sama adikku.”Ucap kakak-kakaknya.
“Selamat ulang tahun untuk kakak Dinda, Semoga kakak diberikan kesehatan oleh Allah SWT dan juga Semoga kakak dinda ditemukan dengan jodoh, Amin.”Ucap Salwa memberikan dia dan selamat.
“Makasih Adikku atas doanya.”Ucap Adinda.
“Selamat Ulang tahun Adinda sahabatku!! Semoga kamu bisa menjaid pribadi yang lebih bertakwa lagi dan semoga engkau selalu diberikan rezeki yang berlimpah serta keselamatan di dunia dan akhirat nanti, Amin.” Ucap Alexa.
“Happy Milad, Sahabatku. Semoga kamu bisa menjadi pribadi yang lebih bertakwa lagi dan semoga engkau selalu diberikan rezeki yang berlimpah serta keselamatan di dunia dan akhirat nanti, Amin.”Ucap Zahra
“Selamat Ulang tahun untuk sahabatku, Semoga Allah merahmatimu dengan kebijaksanaan, ilmu, dan pengertian untuk menjalani hidup yang bahagia, Amin.”Ucap Nissa.
“sama sama sahabat ku.”Ucap Zahra, Alexa, Nissa berbarengan.
“Barakallahu fii umrik, semoga di umur mbak sekarang ini Mbak dinda diberkahi oleh Allah SWT. Milad Mubarak.”Ucap Ustad Abrisam yang memberikan selamat dan doa.
“Makasih Ustad Abrisam atas kedatangan nya dan doanya.”Ucap Adinda yang tersenyum.
“Iya mbak Dinda.”Ucap Ustad Abrisam yang juga tersenyum.
Selasai orang memberikan selamat kepada nya Adinda langsung naik ke atas panggung untuk mengucapkan terima kasih kepada semua orang atas kedatangan nya di pesta Kejutan Ulang tahun nya yang ke 22 tahun.
__ADS_1
Kemudian Adinda turun dari panggung dan berkumpul dengan sahabat nya.
Tiba tiba Haris datang menghampiri Adinda dengan membawa sebuah kontak dan sebuket bunga mawar.
Setibanya Haris di depan Adinda ia langsung memberikan sebuket bunga mawar merah dan kontak itu kepadanya, membuat sebagian orang melihat itu menjadi bertanya tanya tentang dirinya sama Haris, ada juga yang geram dengan sikap haris yang terus aja ganggu Dinda dan juga ada yang sakit di hatinya melihat pemandangan itu.
“Aku beterima kasih atas kadonya Haris, tapi buket bunga mawar ini untuk apa yah Haris.”Ucap Adinda yang bertanya kepada Haris.
Haris pun berjongkok sambil ia menjelaskan maksud nya memberikan sebuket bunga mawar merah itu pada Dinda.
“ Dinda..., Gue memberanikan diri untuk memberikan kamu bunga mawar merah ini di hari Ulang tahun mu untuk mengajak kamu untuk balik kan menjadi pacar gue lagi Dinda."Ucap Haris.
Deg...
“Ya Allah kepada hati hamba sangat sakit melihat pemandangan ini, ditambah lagi hamba mendengar orang itu mengajak ia balik untuk jadi pacar nya, kalau betul hamba telah jatuh cinta kepadanya dan ia jodoh hamba tolong dekatlah kami.”Batin Ustad Abrisam.
“kakak Dinda aku mohon kamu tolak si kak Haris, mendingan kamu dengan ustadz Abrisam yang jelas menyukai mu kakak dan ia lebih Baik dari kakak Haris.”Batin Salwa
“Dinda aku sebagai sahabat mu memohon pada mu untuk menolak si Haris itu, ia tidak pantas buatmu Dinda.”Batin Alexa
“ini kenapa nya dengan Abri, aku melihat ada rasa sedih melihat Adikku di aja balikan.”Batin Ega.
“Din bagaimana apa jawaban mu, apa kamu mau balik dengan ku Din.”Ucap Haris.
“Ya Allah saya bingung dengan perasaan yang ada dihati saya, saya mohon kepada mu tolong bantu saya untuk memilih yang benar.”Batin Adinda.
”hah...Maaf Haris aku tidak bisa menjadi pacar mu lagi.”Ucap Adinda
__ADS_1
“Jadi gue di tolak ini.”Ucap Haris yang kecewa di tolak.
“Iya Haris aku menolak kamu menjadi pacar ku lagi.”Ucap Adinda