Ustadz Adikku Jodohku

Ustadz Adikku Jodohku
Bab 114 - Kecelakaan


__ADS_3

Di Restoran


Saat ini Devin baru saja selesai membahas mengenai isi proposal kerja sama perusahaannya dengan perusahaan HS Grup dan CEO perusahaan HS Grup yang dengar penjelasan memuaskan dari Asisten Devin yang menguntungkan untuk perusahaan mereka itu akhirnya menyetujui untuk bekerja sama dengan perusahaan DM grup yang dipimpin oleh Devin sebagai wakil CEO di perusahaan Daddy angkatnya. Karena dari awal melihat proposal kerja sama dan dengarkan penjelasan dari Asisten Devin sudah buat CEO HS Grup tertarik dengan proposal diajukan perusahaan DM grup yang menguntungkan untuk perusahaan mereka.


“Terima kasih tuan Lan atas kerja samanya yang anda berikan, saya beruntung sekali bisa kerja sama dengan Perusahaan yang anda pimpin.”Ucap Devin yang menjabat tangan pemilik perusahaan HS Grup dan disusun dengan Asisten yang juga menjabat tangan pemilik HS Grup.


“Sama sama tuan Dev, itu memang pantas buat anda, karena saya sangat puas sekali dengan penjelasan yang anda sampaikan dan juga saya beruntung bisa bekerja sama dengan perusahaan yang dipimpin oleh anak muda seperti anda yang pintar dalam memberikan solusi atau pendapat untuk keuntungan perusahaan.”Ucap CEO perusahaan HS Grup.


“Dan untuk masalah surat kontrak kerja sama kita anda bisa kirimkan ke sekretaris saya nanti.”Sambung CEO perusahaan HS Grup.


“Baiklah tuan Lan nanti sekretaris saya kirimkan ke perusahaan anda.”Ucap Devin.


“Kalau begitu saya dan Asisten saya pamit dulu ya tuan Lan.”Ucap Devin


“iya silahkan tuan Dev.”Ucap CEO dan Sekretaris perusahaan HS Grup.


Setelah dipersilahkan pergi Devin dan Asisten melenggang keluar dari Restoran dan berlalu melaju mobil meninggalkan Restoran.


“Yo tolong nanti kita mampir dulu ke Bread Life Bakery.”Ucap Devin.


“Baik tuan.”Ucap Aryo Asisten Devin.


Saat mobil melaju dengan kecepatan tinggi tiba-tiba dari arah berlawanan nampak ada sebuah mobil Ferrari bewarna Grigio Ferro yang sudah tak kendali dengan membawa mobil kecepatan lumayan tinggi mengarah ke mobil Devin.


“Yo awal.... ada mobil di depan.”Teriak Devin sambil membanting setir yang di kemudi Aryo kearah kanan namun naasnya peristiwa tabrakan tersebut tak dapat terhindari lagi. Karena mobil itu sudah menabrak pohon besar yang ada dijalan sana.


“Aaaakkh!!...


“Braaaaaaakkkkkk....


Sementara mobil Ferrari bewarna Grigio Ferro itu langsung kabur setelah melihat mobil Devin menabrak pohon besar.


Alexa dan Marvin yang baru selesai belanja perlengkapan bayi tak sengaja melihat kejadian kecelakaan yang naas itu. Alexa yang merasa perihatin itu menyuruh suaminya untuk menolong korban kecelakaan mobil tersebut. Sedangkan Alexa langsung cepat menghubungi Ambulans agar segera datang kesini.


Setelah selesai menghubungi Ambulans Alexa langsung menyusul suaminya yang menolong korban kecelakaan mobil tersebut.


“Gimana sayang apa kamu sudah menghubungi Ambulan.”Tanya Marvin.


“Sudah bang, itu pintunya kenapa bang.”jawab dan sekaligus bertanya Alexa yang melihat suaminya kayak kesulitan untuk membuka pintu tersebut.

__ADS_1


“ini sayang pintunya susah sekali dibuka, kayaknya pintu nih mangalami kemacetan deh saat kecelakaan barusan terjadi.”Jawab Alexa.


“Terus kita harus bagaimana bang.”Tanya Alexa yang khawatir.


“Kayaknya bang harus pecahan kaca jendela deh sayang.”Jawab Marvin.


“Lakukan saja bang yang terpenting kita bisa menyelamatkan orang yang ada didalam.”Ucap Alexa. Marvin cuma menjawabnya dengan anggukan dan ia pun berlalu mencari sesuatu yang dapat digunakan untuk memecahkan kaca jendela mobil. setelah menemukannya Marvin pun langsung memecahkan kaca jendela tersebut dan lalu menekan tombol kunci untuk membuka pintu mobil.


Setelah pintu sudah terbuka Alangkah terkejutnya Alexa dengan siapa orang yang ada di dalam mobil itu.


“Sayang kamu kenal sama orang ini.”Tanya Marvin yang tadi lihat ekspresi istrinya.


“iya aku kenal bang, orang ini Devin kakaknya salsa yang waktu itu melamar Salsa di resepsi Nissa dan kakak vano bang.”Jawab Alexa.


“Jadi orang ini yang melamar adiknya sayang.”Tanya Marvin mencoba memastikan lagi dengan apa yang ia dengar, karena waktu Devin melamar salsa, Marvin tidak ada di tempat dikarenakan saat itu Marvin sedang berada di toilet.


“Ehh... iya abang.”Jawab Alexa seraya periksa keadaan orang itu apakah masih hidup atau Ndak. Setelah mengetahui orang itu masih hidup Alexa dan suaminya melepaskan seat belt orang itu. Tak lama setelah Alexa dan suaminya selesai melepaskan seat belt Devin dan Asistennya Ambulans yang ditelpon Alexa tadi pun datang dan diikuti dengan kedatangan mobil polisi.


Karena Ambulans sudah datang Alexa dan suaminya pun menyerahkan Devin dan Asistennya ke pihak petugas ambulans untuk diangkat ke dalam ambulans agar cepat di bawa ke Rumah sakit.


Sementara Alexa dan suaminya sedang menjawab pertanyaan yang diajukan oleh oknum Polisi mengenai perihal kejadian kecelakaan tersebut dengan detail.


*******************


Di kediaman Purnama


Kini Rumah itu sedang kedatangan putri mereka yang beberapa bulan yang lalu tidak lagi tinggal di Rumah ini disebabkan mengikuti suaminya yang tinggal di Rumah baru mereka. Dan itu semua bahkan membuat nyonya pemilik Rumah sempat nggak lelah melihat putrinya pergi tapi untungnya ada tuan rumah yang membujuk sang istri agar membiarkan putri mereka untuk pergi ikut dengan suaminya dan akhirnya nyonya rumah pun berikan putri izin untuk ikut dengan suaminya. Nyonya Rumah yang melihat kedatangan Putrinya yang beberapa hari lalu dirindukan menjadi sangat senang dan sekaligus bahagia atas kedatangannya.


“Sayang kamu kapan datangnya.”Tanya mama Nissa.


“Barusan saat mama sedang sholat.”Jawab Nissa.


“Terus mana suamimu sayang, kenapa tidak diajak ke sini.”Tanya mama Nissa.


“Kakak vano kemarin sore berangkat ke Makassar mah, karena ada tugas disana.”Jawab Nissa.


“Kamu kenapa nggak ikut sayang.”Tanya mama Nissa.


“Nissa nggak mungkin ikut mah, Nissa juga harus kerja dan Nissa masih baru juga bekerja di Rumah sakit Pratama.”jawab Nissa dengan suara lirih.

__ADS_1


“Iya sudah sayang kamu jangan sedih dong, mah minta maaf yah kalau tadi ngomong gitu.”ucap mama Nissa yang merasa bersalah sambil peluk putri tunggalnya.


“iya mah nggak apa kok.”Ucap Nissa yang ada diperlukan mamanya.


“mah, papa dan putri kemana ya dari tadi aku lihat mereka nggak ada.”tanya Nissa yang masih ada diperlukan mamanya.


“Papamu saat ini ada kampus mengisi jam mata kuliah di kelasnya dan kalau putri tadi izin ke mama untuk pergi jalan jalan sama dengan Aliya sayang.”Jawab mana Nissa.


“Oo pantas, nyatanya papa dan putri tidak ada di Rumah toh.”Ucap Nissa.


Tak jelang lama saat Nissa dan mamanya lagi aksi berbicara tentang rumah baru ditempatnya tiba tiba telpon Rumah berdering.


“KRIIING…!


“mah ada telpon itu.”Ucap Nissa yang diperlukan mamanya.


“Tunggul sebentar sayang, mah mau angkat telponnya dulu.”Ucap mamanya Nissa seraya merepaskan pelukan dari putrinya dan setelah mendapatkan jawaban mamanya Nissa pun bergegas mengangkat telpon tersebut.


Setelah mengangkatnya bertapa terkejutnya mama Nissa setelah mendengar orang itu mengabarkan bahwa keponakan laki-lakinya sekarang ini berada di Rumah sakit.


Setelah itu mama Nissa pun mengakhiri panggil tersebut dan lalu menghampiri putrinya yang duduk sofa.


“Nissa sayang ayo antar mama.”panggil mama tampak khawatir dan sekaligus cemas.


“mama tolong tenang dulu, memangnya yang nelpon tadi itu siapa mah.”Tanya Nissa.


“Tadi yang nelpon lexa sayang.”Jawab mama Nissa.


“Ada apa lexa nelpon mah.”tanya Nissa.


“Lexa nelpon mama tadi itu untuk mengabarkan bahwa Devin mengalami kecelakaan sayang.”Jawab mamanya Nissa.


“Inna illahi wa innailaihi Raji’un, Apa yang terjadi dengan kakak Devin mah sampai ia bisa berada di Rumah.”Tanya Nissa.


“mama nggak tau sayang, Lexa cuma bilang yang tadi itu saja sayang.”Jawab mamanya Nissa.


“iya udah sayang yuk antar mama ke Rumah sakit.”Ucap Nissa.


“Baik mah.”Ucap Nissa yang melenggang pergi meninggalkan kediaman Purnama dan diikuti oleh mamanya dari belakang.

__ADS_1


__ADS_2