
Saat ini Adinda baru aja keluar dari Ruangan kelas bersama dengan ketiga sahabatnya. Lalu mereka berempat pun berlalu pergi ke parkiran mengambil mobil untuk pulang.
Sesampainya di parkir adinda pun langsung masuk ke mobil Alexa untuk mengantarnya pulang.
Sebelum Pulang ke Rumah, Adinda pun meminta Nissa untuk mampir dulu ke supermarket karena dirinya mau membeli beberapa barang kebutuhan pribadinya yang sudah habis di rumah termasuk susu hamilnya dan sekalian dia juga membelikan beberapa kebutuhan dapur Rumah Bunda yang sisa sedikit.
Setelah sampai di dalam Adinda langsung mengambil troli, lalu dia mengambil semua barang yang dia butuhkan itu kedalam troli.
Setelah mendapat semua barang yang dibutuhkan, Adinda pun langsung pergi membayarnya semua barang belanjaannya itu ke kasir.
Lalu telah membayarnya Adinda pun langsung membawa semua barang belanjaan nya ke dalam mobil dan sesampainya di mobil Nissa pun langsung aja menjalankan mobil meninggalkan supermarket.
Sementara dengan Alexa yang dalam perjalanan pulang ke Rumah tiba-tiba dia harus mengalami masalah pada mobilnya dan membuat dia terpaksa harus keluar dari mobilnya untuk mengecek apa yang terjadi pada mobilnya.
Setelah mengetahui hal apa yang terjadi pada mobilnya, Alexa pun langsung mengambil handphone nya untuk menghubungi kakaknya agar menjemputnya.
Tapi saat dia mau menghubungi kakaknya tiba tiba aja ada sebuah mobil berhenti di hadapan mobilnya.
Lalu keluar lah dua orang yang sangat dia kenal, orang itu tak lain dan tak bukan adalah Marvin kakak sepupunya Adinda dan Doni suaminya kakak Nadira yang baru aja mau kembali ke perusahaan sehabis makan siang.
“Assalamualaikum Lexa.”Ucap Salam Marvin dan Doni.
“Waalaikumsalam kak Marvin dan kak Doni.”Jawab Alexa.
“Loh kakak Marvin dan kakak Doni kenapa bisa ada disini.”Tanya Alexa yang melihat mereka turun dari mobil
“Hmm.. tadi aku sama kakak Doni tadi gak sengaja melihat kamu lexa saat kami mau kembali ke perusahaan, jadi aku sama kakak Doni menyamperi kamu deh.”Ucap Marvin. Alexa hanya mengangguk kepalanya.
“Terus ini kenapa dengan mobilmu lexa.”Tanya Marvin.
“Oh nih mobil ku mogok kak, jadi sebenarnya tadi itu aku mau nelpon kakak Vano mau minta dijemput tapi hei taunya tiba-tiba kakak datang.”Jawab Alexa.
“Hmm kalau itu kamu ikut Kakak aja biar nanti kakak antar pulang.”Ucap Marvin
“Gak usah kakak aku nggak enak takutnya nanti merepotkan kakak yang sedang sibuk nih.”Ucap Alexa.
“Kamu gak perlu sungkan sama kakak lexa kaya sama siapa aja kah kamu juga Sahabatnya Dinda yang juga sudah kakak adik.”Ucap Marvin.
“kamu gak perlu sungkan sama kakak lexa kah kamu itu juga Sahabatnya Dinda yang sudah kakak hangga sebagai adik juga sepatutnya sebagai kakak mengantar adiknya.”Ucap Marvin. Alexa yang mendengar itu menjadi terharu.
“Tapi bagaimana dengan mobil ku kakak.”Tanya Alexa.
“Kamu gak perlu khawatir lexa biar nanti mobil mu anak buah kakak aja yang mengurusnya.”Ucapan Marvin.
“Iya Alexa betul yang dikatakan Marvin urusan mobilmu nanti biarkan anak buah Marvin aja yang membawanya ke bengkel.”Saul Doni.
__ADS_1
“Hmm.... Sekali lagi Makasih ya kakak.”Ucap Alexa.
“Yuk masuk lexa takut nantinya orang tuamu cari.”Ucap Doni yang menyuruh Alexa masuk ke mobil.
“Hmm.... Ya kakak.”Ucap Alexa yang lalu masuk di kursi belakang dan diikuti oleh Doni yang langsung duduk di samping kursi kemudi yang diduduki Marvin.
Setelah semua orang sudah masuk, Marvin pun langsung aja menjalankan mobil dengan kecepatan sekadar menuju Rumah Alexa.
*************
Sore harinya saat ini Adinda sedang berjalan jalan sore bersama dengan kakak sepupunya Nadira dan dua keponakannya di taman dekat komplek perumahan orang tuanya sambil menikmati udara sore yang penuh dengan orang yang berlalu-lalang.
“Dinda udah dulu yuk kita duduk pasti kamu sudah capek.”Ucap Nadira yang lalu pergi ke kursi taman.
“iya kakak.”Ucap Adinda yang mengikuti Nadira dari belakang.
“Anak-anak kalian sama Tante Dinda dulu ya.”Ucap Nadira Setelah mereka sudah duduk di kursi taman.
“Mama mau kemana”Ucap Nadira.
“Iya kakak emangnya mau kemana.”Tanya Adinda.
“mama mau pergi beli air minum dulu sayang Jadi kalian sama Tante Dinda dulu ya.”kata Nadira.
“Baik mama tapi jangan lupa beli es krim untuk kami.”kata kedua anaknya.
“Ok kakak.”Ucap Adinda sebelum Nadira pergi membeli air minum.
Setelah Nadira pergi membeli air minum, Adinda dan kedua keponakannya pun bermain tebak gambar yang ada di Aplikasi handphone dan tiba- tiba keponakannya Mia menanyakan kapan anak lahir.
“Adik bayinya kapan keluar tante.”Tanya Mia yang memegang perut Adinda.
“Masih empat bulan lagi Mia”Jawab Adinda.
“Lama dong Tante.”Kata Mia yang sedikit kecewa.
“Emangnya kenapa Mia sayang.”Tanya Adinda.
“iya kah Mia ingin main juga dengan adik bayi Tante.”Ucap Mia.
“Hmm..... kalau itu Mia doain dong Tante dan adik bayi agar saat keluar nanti sehat aja tanpa ada kekurangan apapun, jadi sekarang Mia main dulu sama Cindy.”Ucap Adinda.
“iya tante Mila pasti doain kok.”Ucap Mia.
Sementara dari kejauhan ada seorang yang memantau Adinda dari saat Adinda masih ada di Rumah sampai ke taman.
__ADS_1
“Halo bos target sudah berada di taman.”Ucap orang itu
“Bagus awasi terus dan lakukan sesuai dengan rencana awal kita.”Ucap orang diseberang sana.
“Baik bos akan saya lakukan.”Ucap orang itu yang kemudian matikan teleponnya..
Tak beberapa lama Nadira kembali sambil membawa bungkus yang berisi air minum dan es krim yang diminta kedua anaknya.
“anak anak maaf yah lama.”Kata Nadira yang membawa bungkus plastik.
“Mama gak lama.”Ucap Mia.
“Nih es krim kalian.”Ucap Nadira yang memberikan es krim ke anaknya.
“Bilang apa ke mama.”kata Adinda yang sedang bantu keponakannya membuka bungkus es krim.
“Terima kasih mama.”Kata kedua anaknya sambil makan es krim. Nadira dan Adinda yang melihat itu sangat bahagia mereka yang makan eskrim.
“Nih air minum Dinda.”Ucap Nadira yang menyodorkan sebotol air mineral.
“Makasih kakak.”Ucap Adinda yang langsung minumnya.
“Tadi saat aku pergi mereka rewel nggak Din.”Tanya Nadira.
“Gak kakak, karena saat kakak pergi aku mengajak mereka untuk Mainkan game tebak gambar yang ada di handphone ku kakak.”Kata Adinda.
“Syukurlah Dinda.”Ucap Nadira yang cukup lega.
“Dinda kaya mereka sudah selesai deh es krim mendingan kita pulang aja yuk takutnya nanti mas Doni sudah pulang terus kita gak di Rumah.”Ucap Nadira.
“iya Kakak.”Ucap Adinda.
“anak-anak yuk kita pulang takutnya nanti papa cari kita.”kata Nadira yang memanggil kedua anaknya.
“Baik mama.”Ucap dua anaknya kakak Nadira.
mereka empat pun bangun dari kursi taman dan lalu berjalan pergi meninggalkan taman menuju Rumah mereka.
Saat pertengahan jalan pulang ke Rumah tiba-tiba ada sebuah mobil yang melaju ke arah Adinda dengan kecepatan rata-rata dan kejadian itu tidak sengaja dilihat oleh Nadira.
“Dinda awas....”Teriak Nadira yang langsung berlari mendorong Adinda ke pinggir jalan.
“ada apa kak...”Ucap Adinda yang terhenti.
Bruk.... Bruk....
__ADS_1
“Kaka Nadira.......”Teriak Adinda yang histeris melihat Nadira yang berbaring dengan berlumuran darah.
Orang yang menabrak pun langsung aja kabur sebelum para warga menangkapnya