Ustadz Adikku Jodohku

Ustadz Adikku Jodohku
Bab 44 - Mengunjungi rumah mertua


__ADS_3

Setelah selesai Adinda pun pamit pulang ke Ustazah Mila dan pengurus pondok yang tadi ia bantu.


Adinda pun berjalan meninggalkan dapur pondok, ia tidak lupa mengecek handphone nya takutnya ada yang telpon atau nggak pesan penting yang masuk, karena hp nya tadi ia silence.


Adinda yang melihat hpnya itu sangat kaget, karena di dalamnya banyak pesan masuk dari Alexa, Keluarga nya dan suaminya.


Adinda pun membuka pesan yang dari suaminya tadi, yang mengirimkan pesan bahwa dia sudah sampai di Sumatra dengan selamat, dan Adinda pun tidak lupa membalas pesan dari suaminya itu.


Setelah selesai membalas pesan dari suaminya itu, Adinda pun lanjut membalas pesan dari keluarganya itu bahwa dirinya dan suaminya sampai dengan selamat di pesantren.


Kemudian Adinda pun membalas pesan yang dikirimkan oleh Alexa yang mengirimkan beberapa tugas dari ibu Arsita, termasuk tugas kelompok yang harus di kerjakan tercepatnya dengan beberapa teman kampus nya.


Setelah selesai membalas pesan, Adinda langsung melanjutkan perjalanan menuju pulang ke rumah nya bersama ustad Abrisam.


Adinda pun sampai di depan Rumah nya bersama Ustad Abrisam, Setelah itu Adinda pun masuk ke dalam Rumah dan disana Adinda di sambut oleh bibi Siti yang sedang membersihkan Rumah.


Adinda pun menyapa bibi Siti yang sedang membersihkan Rumah itu.


Setelah menyapa bibi Siti, Kemudian Adinda pun naik ke kamarnya. Di dalam kamar Adinda langsung menaruh hpnya di atas meja dan ia langsung naik ke tempat tidur karena kelelahan, ketika kemudian Adinda pun masuk ke dalam mimpinya.


*********


Keesokan paginya Adinda sudah bersiap pergi ke Toko buku bersama teman Kampus nya, Setelah itu Adinda turun ke bawah untuk berpamitan ke bibi Siti dan ia pun langsung berjalan masuk ke dalam mobil.


Dalam perjalanan sekitar 45 menit Adinda pun sampai di toko buku dan disana teman kampusnya sudah menunggu nya.


“Assalamualaikum, apa kalian udah lama ini nungguin aku.”Ucap Adinda.


“Waalaikumsalam.”Ucap mereka semua.


“ Din kami baru aja nungguin kamu 1 setengah jam.”Ucap Mia.


“itu mah kelamaan kalian menunggu aku.”Ucap Adinda.

__ADS_1


“Iya udah tau kenapa kamu tanya lagi, mental kamu baru aja menikah Din, jadi kamu tidak menghargai kami yang sudah menunggu kamu disini."Ucap Gita yang sewot dan ketus.


“Gita, kamu kenapa sih sewot dan ketus gitu sama Dinda.”Ucap Misel.


“tau tuh Gita, tau aja Dinda itu banyak yang harus ia urusin dan ia juga harus menyiapkan kebutuhan suaminya, jadi kamu jangan membahas itu lagi disini, karena kita kesini itu untuk mencari buku untuk tugas Bu Arsita bukan untuk bertengkar.”Ucap Mia


“kamu juga gak usah kaya itu dong sama Dinda, kami aja gak masalah itu semua, jadi kenapa kamu yang sewot.”Ucap lia.


“Hey kalian ini kenapa sih bela sih Dinda mulu, teman kalian itu kah aku bukan dia.”Ucap Gita yang Marah besar.


“hey gita kami ini bukan membela dinda, tapi kami itu Cuma nasihat kamu aja, jangan jadi orang yang tidak sabar dan juga jangan suka ketus saat berbicara sama orang lain.”Ucap mia yang emosi


“misel, mia Sudah jangan ribut lagi, ini memang salah ku, jadi tolong maafkan aku ya.”Ucap Adinda.


“Tapi Dinda, Gita itu harus diberikan nasihat, agar ia tidak kaya gitu sama orang lain."Ucap mia


“iya Dinda, Sedangkan kami aja sudah memaafkan kamu kok, tapi kenapa Gita tidak mau memaafin kamu yang cuma terlambat sebentar aja."Ucap Misel.


“Mia, misel sudah ya, yuk kita cari buku untuk tugas Bu Arsita.”Ucap Adinda.


Mereka pun langsung mencari buku untuk tugas kedokteran mereka, Setelah mendapatkan bukunya, Adinda dan temannya langsung mencari tempat untuk mengerjakan tugas kelompok mereka.


Setelah mendapat tempat untuk mengerjakan tugas, mereka pun memulai mengejar tugas itu.


Beberapa jam kemudian mereka pun selesai dengan tugas kelompok yang di berikan Bu Arsita.


Setelah itu Adinda pamit pulang ke teman kampus nya dan ia langsung masuk ke mobil.


Dalam perjalanan sekitar 45 menit, Adinda pun sampai di depan rumah nya dengan selamat.


“Assalamualaikum.”Ucap salam Adinda


“Waalaikumsalam.”Ucap Bibi Siti.

__ADS_1


“Bu dinda udah pulang ya.”Ucap Bibi Siti.


“Iya bibi Siti, kalau itu saya pamit ke kamar dulu bibi.”Ucap Adinda.


“Iya Bu Dinda.”Ucap Bibi Siti.


Adinda langsung berjalan menaiki tangga menuju ke kamar nya bersama suami nya untuk menaruh tas dan mengganti pakaian rumah.


Kemudian Adinda turun kebawah menuju ke dapur dan ia pun langsung mengambil beberapa alat untuk membuat kue.


Setelah semua bahan sudah siap, Adinda pun memulai membuat Adonan kue, setelah semua bahan sudah menyatu, lalu dilanjutkan dengan di masukkan ke dalam loyang dan di panggang.


Beberapa menit kemudian kue brownies Alpukat pun sudah jadi dan lalu brownies Alpukat itu pun di taruh ke dalam lemari es.


Setelah menaruh kue brownies Alpukat itu ke dalam lemari es, Adinda langsung mengambil segelas jus melon yang di buat bibi Siti tadi, kemudian ia pun langsung berjalan menuju ke ruangan keluarga untuk menonton Tv.


********


Di sore harinya Adinda sudah bersiap siap untuk pergi mengunjungi rumah Mertuanya, karena kamarin dirinya dan suaminya belum sempat untuk datang ke rumah Mertuanya, jadi terpaksa sore harinya Cuma dirinya saja yang bisa datang mengunjungi rumah mertuanya, karena suaminya sekarang berada di Sumatra mengurusi proyek yang ada masalah selama dua Minggu.


Di dapur Adinda sedang mengambil kotak Tupperware yang berisi kue yang ia buat tadi dari dalam lemari dan di masukkan ke dalam kantong plastik, kemudian Adinda berpamitan ke bibi Siti untuk berangkat ke rumah mertuanya.


Adinda pun pergi meninggalkan rumah nya menuju rumah umi marwah. sesampainya di rumah Umi Marwah, adinda langsung mengetuk pintu Rumah mertuanya.


Tok...tok.....


“Assalamualaikum, Umi.”Ucap Adinda yang mencium tangan Umi Marwah.


“Waalaikumsalam.”Ucap Umi Marwah yang tersenyum melihat menantunya datang sambil tangannya di cium oleh menantunya.


“Nak kamu kapan datang nya dan dimana suamimu nak, kenapa ia tidak ikut datang.”Tanya umi marwah kepada menantunya.


“Saya sama Ustad Abrisam baru kemarin datang nya umi, terus sekarang Ustad Sedang berada di Sumatra dan di tambah lagi saya juga ada urusan yang tidak bisa saya tinggalkan umi, jadi baru sekarang saya sempat datang kesini.”Ucap Adinda.

__ADS_1


“Oh gitu yah nak, iya udah yuk masuk dulu nak.”Ucap Umi Marwah yang langsung menyuruh menantu nya masuk ke dalam.


__ADS_2