
Brian masih berada di kafe Karin, tapi kali ini dia hanya duduk dan bermain handphone, dia bermain game untuk menghilangkan perasaan bersalahnya pada Sandi, tidak lama kemudian Sandi muncul.
"Hai lagi apa?" tanya Sandi sedikit bersemangat.
"Eh mas udah balik ya Syukurlah" ucap Brian sedikit lega.
"Hahaha, iya, maaaf ya udah bikin repot kamu",ucap Sandi sedikit malu.
"Ah nggak kok mas, lagian kakak juga nggak ada kekamar mandi kok, jadi aku nggak terganggu sama sekali, mas juga nggak lama kok" jawab Brian santai.
"Ntar ya, mas kekamar dulu, liat Karin" ucap Sandi senang.
Sandi lalu memasuki kamar dan mendapatkan Karin sedang tidur, Sandi lalu mengusap kepala Karin, " mas udah pulang sayang, mas akan jagain kamu seharian ini, mas balik kantornya ntar malam aja lagi" Sandi berusaha menjelaskan ke Karin.
Tapi Karin memang tertidur lelap karena telah menangis puas hampir sejam lamanya, dia kelelahan karena sedih dan tertidur, sedangkan Brian hanya mendengarkan tangisan pilunya, sebenernya Brian juga ingin menangis dan membujuk Karin untuk diam, tapi dia tidak ingin melakukan kesalahn yang sama lagi, dia akan membatasi diri terhadap Karin.
Sandi lalu keluar lagi dari kmar dan menemui Brian yang asyik dengan handphone nya dari tadi.
"Asyik bnget" kata Sandi santai pada Brian.
"Hahahha... iya mas lagi seru- serunya nih, kalo udah megang ni game aku suka lupa semua mas" jawab Brian setengah bercanda.
"Hahaha.. ada-ada aja kamu" balas Sandi sambil duduk disamping Brian. mereka kembali bergurau dan berbicara seperti semula, seperti awal mereka dekat.
Brian selesai main game, Sandi asyik dengan gitarnya.
__ADS_1
"Wah si mas udaah mulai jago nih, jadi kakak nggak perlu orang lain lagi untuk bernyanyi dengan nya" kata Brian ringan.
"Nah betul banget" ucap Sandi.
"Kakak gimana mas? nggak papa kan? kalo ga papa aku balik dulu ya mas, dan aku harus balek kampung, mau masuk tes Angkatan Udara, jadi untuk waktu yang sangat lama mungkin aku nggak kesini" jelas Brian ke Sandi.
"Wah bagus itu, kabari ya kalau diterima" pinta Sandi.
"Ok mas" jawab Brian semangat.
Sambil melangkah keluar kafe, Brian berkata dalam hati, "bye kakakku sayang, aku terpaksa pergi untuk melupakan mu dan cintamu yang salah, tapi aku akan kembali lagi membawa seorang kekasih untukku sebagai adek iparmu, dan aku akan menemukan dia yang sesuai dengan keinginan mu, aku tau kamu menginkan gadis seperti apa untukku" ucap Brian pelan seakan berbicara pada diri sendiri diluar kafe Karin.
Brian melangkah kuat, dia memilih pergi diam-diam, karena dia yakin, Karin tidak akan sanggup melepas kepergian nya yang tiba-tiba, apalagi, keadaan Karin yang sangat rapuh tadi.
Terimakasih kakak kusayang, karena engkau telah memberikan aku cinta, tapi percayaalh cinta mu padaku itu tidak benar, aku hanyalah sosok pengisi relung hatimu yang kosong, tapi jika aku biarkan, engkau bisa ter jerumus dalam kekosongan itu, aku tidak bisa melihatmu hancur hanya karena kekeliruan hubungan kita dari adek manjah mu BRIAN.
Karin membuka pesan singkat Brian saat malam mulai merangkak berganti subuh, Karin tersenyum. lalu membalas pesan itu.
"Terimakasih dek, Terimakasih telah hadir dihidup kakak, Terimakasih telah menjadi adek yang baik dan bisa menjaga sebuah kepercayaan, kepergianmu semoga saja pergi untuk kembali, dan bawakan gadis yang cantik dan baik hati untuk dijadikan adek ipar kakak y.
salam sayang dari kakakmu, Karin."
Aneh.... kepergian Brian bukannya membuat Karin sedih, Karin malah bangga dengan adiknya itu. Seolah Perasaan mereka jadi terlihat jelas, bahwasanya itu sama sekali bukan cinta sesama lawan jenis. Memang itu murni cinta Adik kakak yang langka. Rasa memiliki yang tinggi namun bisa menerima dia dengan pasangan lain yang dirasa pantas untuk nya. ini lebih ke perasaan kasih sayang yang luar biasa tanpa ikatan darah. Kasih sayang dan persaudaraan yang terlahir dari hati. Brian kamu akan selalu hidup di hati ini, sebagai Saudara yang tak sedarah namun penuh denagn cinta dan kasih sayang.
...Tamat...
__ADS_1
Yuhuuu yang udah pada selesai baca "Wanita Penggoda" bisa mampir dan intip ya, novel aku selanjutnya . Dengan judul "Lelaki Bayaranku"
👇
Menceritakan wanita yang nyaris sempurna hidup dan fisiknya.
Sangat cantik, pintar dan tajir. Namun, kesepian dan butuh cinta.
Keadaan memaksa nya untuk menikah, dan dia membutuhkan lelaki untuk bisa dinikahinya.
Dan lelaki yang dinikahinya harus mau menerima bayaran untuk pernikahan itu dan menjadi suaminya, sebagai suami bayaran.
Karena dia belum bisa sepenuhnya mempercayai kata cinta. dan tidak ingin terhutang budi oleh seseorang karena telah menikahinya.
Namun siapa sangka, lelaki yanh di nikahinya itu, seorang bocah yang masih dibawah umur, yang diidolakan banyak kaum hawa.
Agung. Seorang lelaki bocah yang ternyata mempunyai kehidupan yang sempurna juga, dia di idolakan oleh hampir semua kaum hawa di sekelilingnya. Bahkan setelah menjadi suami Alexa ,Agung pun di idolakan dan di incar oleh para kaum hawa yang ada dalam ke hidupan Alexa.
Lalu, akankah Alexa mampu mempertahankan Agung tetap jadi milikny?
Akankah Agung tetap setia?
Dan akankah Alexa kuat dengan semua masalah yang dihadapinya?
__ADS_1
Dimana masalahnya ternyata penghianatan dari orang-orang terdekatnya?