Wanita Penggoda

Wanita Penggoda
50. Kembali Seperti Semula.


__ADS_3

"Tuan, saya berhasil mendapatkan SJ group dengan harga rendah seperti yang Tuan inginkan."


Albert mengangguk, tidak terlebih dahulu membaca dokumen yang ada di tangan Matteo tetapi justru lekaki itu memberikan Matteo beberapa buah stopmap yang berisi data.


"Minta Adam datang ke kota ini dan suruh dia memimpin SJ group. Berikan data-data ini padanya."


Adam adalah salah seorang bawahan Albert, ia akan menjadikan Adam sebagai pemimpin SJ group yang akan bergerak di bawah kendalinya. Anggap saja Albert adalah pemimpin dibalik layar, ini adalah bagian dari rencana balas dendamnya.


Di dalam stopmap itu Albert sudah menuliskan siapa saja orang yang harus dipecat dari Sj group. Selama menjadi presdir Albert sangat mengamati, tetapi saat itu ia membiarkan saja para orang tidak berkompeten tinggal. Tetapi kini semua nama itu akan ia keluarkan, sangat banyak orang tidak kompeten di Sj group. Pemecatan kali ini akan menjadi pemecatan besar-besaran di SJ group.


"Baik Tuan saja akna segera menghubungi Adam."


Albert mengangguk.


"Bagaimans dengan pengawasan Anna? Apa saja kegiatan Anna hari ini?"


"Hari ini Nona Anna pergi membeli sebuah apartemen dengan uang lima ratus juta dari Nyonya Elin."


"Baguslah jika seperti itu."


"Apakah Tuan tidak memiliki niatan untuk cepat-cepat menikahi Nona Anna?"

__ADS_1


Albert tersenyum getir, jika bisa ia akan lakukan saat ini juga. Tetapi pernikahan itu adalah tenrnag persetujuan kedua belah pihak, jika ia menginginkannya tetapi tidak dengan Anna tentu saja pernikahan itu tidaklah bisa terlaksana.


Anna sampai sekarang belum mengingatnya sebagai kekasih masa kecilnya, meski begitu Albert memiliki keinginan untuk membuat Anna jatuh cinta padanya. Ia tidak ingin memaksa tetapi Albert ingin Anna jatub cinta padanya secara perlahan.


"Memberikannya seluruh cinta dan kehidupan yang berkecukupan tentu aku sangat menginginkannya. Tetapi yang harus aku lakukan pertama kali adalah membuatnya jatuh cinta padaku terlebih dahulu."


***


"Suatu hari kaki Robi terkena semak berduri sehingga ia tersakiti dan...."


Rayden tidak melanjutkan kalimatnya, Lucas seduah tertidur pulas bahkan pada saat cerita yang ia bacakan baru saja separuhnya. Senyuman terkembang di bibirnya saat melihat nafas Lucas yang begitu teratur.


Sebuah kecupan di dahi anak itu Rayden berikan, mengusap pelan rambut anak itu sebelum hendak beranjak. Baru saja bangkit dari ranjang didapatinya Dara yang sudah berdiri di samping entah sejak kapan ia berdiri disana.


Sebenarnya dari kemarin mereka masih belum sempat untuk berbicara empat mata, membicarakan hal empat tahun tentang perpisahan mereka.


"Kau hutang penjelasan Dara," Rayden membuka pembicaraan.


Sedari awal Dara ingin menyembunyikan Lucas karena Rayden yang awalnya ia kira akan membunuh anak itu, tetapi setelah tahu jika Rayden tidak sama sekali memiliki niatan itu tentu saja ia tidak memiliki alasan untuk menutupi semuanya.


"Saat itu kau mengatakan tidak menginginkan seorang anak dalam hubungan kita, sedangkan saat itu aku tengah mengandung...." Dara menjeda ucapannya tetapi Rayden tetap setia mendengarkan, ia tidak akan menyela sedikitpun. "Aku takut jika kau menyuruhku membunuh anakku jadi aku pergi."

__ADS_1


Air mata sudah menggenang di pelupuk mata Dara, peristiwa tahun itu begitu menghantamnya. Diombang-ambingkan dalam kebingungan hingga terpaksa meninggalkan Rayden yang saat itu begitu ia cintai bukanlah hal mudah. Terlebih kehidupan Dara setelah pergi dari Rayden begitu berantakan, jika memgingat masa itu rasanya ia tidak sanggup.


Grebb,


Rayden memeluk Dara, ia tidak akan membiarkan Dara menangis.


"Awalnya aku tidak menginginkan seorang anak, karena aku hanya ingin diantara kita hanya ada kita berdua tidak ada orang lain yang harus dibagi kasih sayangnya. Aku tidak ingin seluruh perhatianmu beralih pada anak kita ... Tetapi itu dulu, saat pertama kali melihat Lucas saja aku sudah merasa ingin memiliki anak denganmu. Dan kau harus tahu aku sangat bahagia saat tahu jika Lucas adalah putraku."


"Dia menginginkan sosok seorang ayah, tolong sayangi dia sampai kapanpun Rayden."


Rayden mengangguk, "Tentu saja, aku tidak akan membuat kalian bersedih sedikitpun. Akan kupastikan kalian bahagia."


...━━━ Jerat Cinta Wanita Penggoda ━━━...


Suka dengan cerita ini?


Jangan lupa berikan like dan juga sebuah kalimat di kolom komentar sebagai bentuk aparesiasi, setiap jejak kalian sangat dihargai!


Terimakasih and love you full.


With love,

__ADS_1


Khalisa🌹


__ADS_2