Wanita Penggoda

Wanita Penggoda
23. Kekecewaan.


__ADS_3

Kembali di teguknya wine pada gelas kaca berkaki itu, entah sudah berapa gelas yang ia teguk tetapi ia tidak memperlihatkan tanda-tanda mabuk. Mungkin karena sudah terbiasa sehingga tidak gampang mabuk.


Seseorang memasuki ruangan dengan nuasa eropa itu, "Tuan saya miliki beberapa informasi."


Hanya anggukan sebagai tanda untuk lelaki yang baru datang mengatakan semuanya.


"Saya telah menyelidiki semua orang bernama Anna di kota ini-" kalimat itu menggantung karena dipotong oleh tuannya.


"Matteo sudah kubilang Anna tidak berada disini, kau seharusnya menggali informasi di Aussie bukan disini!"


Informasi tentang Anna, kekasih masa kecil Albert sudah dicari hingga ke hal-hal yang paling kecil tetapi itu tidak membuahkan hasil sama sekali. Lalu Matteo mencoba mencari data paling sesuai mengenai Anna, mulai menelusuri semua orang bernama Anna yang memiliki usia paling sesuai.


"Tapi Tuan, saya menemukan jika di kota ini ada 5 orang yang memiliki nama Anna dan dua di antaranya berkemungkinan adalah nona Anna."


"Apa maksudmu? Kau tidak bisa mengganti seseorang yang hanya memiliki nama sama menjadi Anna ku."


"Tapi Tuan, dalam kecelakaan bus tahun itu, semua penumpang tidak selamat, jikalaupun selamat nona Anna sudah tidak ada di Aussie karena itu saya mencoba mencari tahu orang yang bernama Anna dan mencocokannya dengan nona Anna, lalu kota ini adalah tempat tingg ayah dari nona Anna, ada kemungkinan besar jika nona Anna masih hidup maka akan berada disini."


Orang tua Anna bercerai semenjak Anna balita, Anna mengikuti ibunya ke Aussie pada usia 6 tahun, dan disanalah Anna bertemu dengan Albert kecil yang tengah mengenyam pendidikan disana. Albert begitu kagum dengan sosok anak kecil yang selalu menemaninya dan memiliki pemikiran luar biasa.


Anna tidak takut apapun sedangkan dahulu Albert mendapatkan kenakalan dari teman sekolahnya, Anna selalu membela Albert dan mengajari Albert untuk menjadi kuat. Darisanalah Albert mulai menunjukkan kekuatannya.


Albert kecil jatuh cinta pada Anna, gadis kecil yang begitu berani dan pintar tentunya, Anna selalu memiliki rencana menyenangkan untuk dirinya. Albert memiliki janji pada Anna, yaitu jika nanti mereka dewasa Albert akan membawa Anna ke altar pernikahan dan bahagia bersama.


"Ayah Anna berasal dari kota ini?"


Matteo mengangguk, "Ada 5 orang dengan nama Anna, dan dua diantara berusia 22 tahun. Mengenai dua orang gadis bernama Anna itu, yang satu adalah Anna Victoria, dia di adopsi oleh keluarga Victoria pada usia 13 tahun, tahun itu juga adalah tahun kecelakaan bus. Sedangkan yang satunya adalah seorang pelayan hotel dan dia adalah teman dari nona Dara, kekasih tuan Rayden."

__ADS_1


"Kita pergi sekarang, kirimkan padaku alamatnya!"


Albert mengambil mantel hitamnya lalu beranjak ke lantai dasar, memasuki garasinya yang sudah seperti dealer mobil mewah. Garasi yang luas ini terisi oleh sepuluh mobil dengan yang paling murah berada di angka 20 milyar.


Albert memasuki buggati chiron berwarna hitam kesayangannya, Albert mengendarainya sendiri, sedangkan Matteo mengikuti Albert di belakangnya dengan mobil lain.


Albert melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi, hingga tidak membutuhkan waktu lama Albert sudah sampai di depan sebuah butik sesuatu dengan alamat yang dikirimkan oleh Matteo. Tanpa menunggu Matteo yang entah baru sampai dimana, Albert langsung memasuki butik itu.


"Ada yang bisa saya bantu Tuan?"


"Saya mencari Anna!"


"Baik Tuan, silahkan duduk, saya aka tapi memanggilkan nona Anna."


Albert mengangguk, ia tidak beranjak dan masih setia pada posisi berdirinya. Seorang wanita datang ke ruangan itu, rambutnya lurus sebahu dengan perawakan yang tidak terlalu tinggi tetapi wajahnya sangatlah manis.


"Namamu Anna?"


Gadis itu mengangguk, "Benar, ada yang bisa saya bantu?"


"Apakah kau mengingatku?"


Gadis itu terlihat kebingungan, "sepertinya tidak, apakah dahulu kita pernah bertemu?"


"Bagaimana dengan kalung ini?"


Albert merogoh saku mantelnya dan mengeluarkan sebuah kalung berliontin kristal berwarna ungu muda. Gadis itu memperhatikan dengan seksama kalung itu dan gelengan kepala yang ia berikan.

__ADS_1


"Sepertinya tidak."


Albert mengangguk, ia langsung keluar dari tempat itu membuat pertanyaan besar muncul di kepala sang gadis.


Saat tiba di depan Matteo ternyata baru saja sampai.


"Bagaimana Tuan?"


"Dia bukan Anna ku, tetapi kau juga perlu menyelidiki latar belakangnya sebelum di adopsi oleh keluarga Victoria."


"Baik Tuan, lalu bagaimana dengan Anna yang satunya lagi? Apakah Tuan juga ingin menemuinya?"


Albert menggeleng, "Kau cari saja dahulu latar belakang mereka, aku akan pergi menemui seseorang."


"Baik Tuan."


...━━━ Jerat Cinta Wanita Penggoda ━━━...


Suka dengan cerita ini?


Jangan lupa berikan like dan juga sebuah kalimat di kolom komentar sebagai bentuk aparesiasi, setiap jejak kalian sangat dihargai!


Terimakasih and love you full.


With love,


Khalisa🌹

__ADS_1


__ADS_2