Wanita Penggoda

Wanita Penggoda
25. Kau Salah Orang.


__ADS_3

"Mungkin kau melupakannya, tetapi dahulu kita adalah sepasang kekasih masa kecil, aku memiliki janji untuk mewujudkan pernikahan impianmu tetapi kau tiba-tiba pergi entah kemana. Sekarang aku telah menemukanmu kembali Anna, aku sangat bersyukur."


Penjelasan itu Albert berikan sedangkan perhatiannya masih fokus pada jalan raya.


"Kau salah orang!"


"Maaf saat kau datang sebagai Selina aku tidak mengenalimu karena kau sangatlah berbeda."


Anna tanpa riasan seperti ini sangat berbeda dengan Anna saat menjadi Selina, terlebih Albert tidak mau juga memandang terlalu lama pada wanita manapun seolah semuanya tidak menarik.


"Aku bukan orang itu, mungkin kau salah orang. Di dunia ini banyak sekali perempuan bernama Anna, dan aku bukanlah orang yang kau kenal itu."


Albert menepikan mobilnya ke pinggiran jalan, ditatapanya Anna dengan seksama tetapi mata itu jatuh pada gaun tidur tipis yang sedikit memperlihatkan bentuk tubuh Anna. Albert adalah lelaki normal dan tentu merasa tergoda dengan itu, tetapi ia bukanlah orang yang brengsek.


Albert melepaskan mantel miliknya, dan memberikannya pada Anna, "Pakaianmu terlalu tipis."


Anna sedari tadi tidak menyadari itu, ia langsung mengambil mantel itu dan menutupi seluruh tubuhnya. Sebuah kalung dengan liontin ungu muda terjatuh dari saku mantel, Anna mengambilnya. Ia masih mengingat kalung itu adalah milik kekasih Albert.


"Kau mengingat kalung itu?"


Anna mengangguk, "Kalung ini kalung milik kekasihmu bukan?"


"Itu milikmu Anna, kau yang memberikan kalung itu."


"Kau sangat mencintai pemilik kalung ini rupanya?"


"Itu adalah kau Anna!"

__ADS_1


"Sudah kubilang kau salah orang, aku bukanlah Anna kekasihmu, aku ini orang lain!"


Albert menggeleng, ia yakin sekali gadis di depannya ini adalah Anna, bahkan saat tadi pertama bertemu Albert sudah bisa mengenali Anna.


"Mungkin aku memang mirip, namaku juga sama tetapi aku bukanlah orang itu. Jika mengenalmu, saat pertama bertemu mungkin aku akan berlari memelukmu tetapi aku memang tidak mengenalmu."


Albert terdiam, kalimat itu begitu menamparnya, dirinya meyakini orang di depannya ini adalah Anna sedangkan yang bersangkutan justru menolak itu mentah-mentah.


Anna membuka pintu mobil dan beranjak untuk pergi, Albert tidak mengejar Anna. Awalnya ia memang sangat yakin jika itu adalah Annanya tetapi setelah mendengarkan ucapan Anna barusan, memang bisa juga ia salah orang.


***


"Kau darimana Anna?"


Baru saja Anna tiba di kontrakannya tetapi ia sudah melihat Deff berada di sana. Deff biasanya tidak pernah berkunjung ke rumahnya pada larut malam seperti ini.


Deff terlihat sangat keheranan memperhatikan penampilan Anna, gaun tidur tipis yang dibalut dengan mantel milik seorang lelaki. Penampilan Anna juga terlihat acak-acakan.


"Deff aku tadi dikejar oleh rentenir penagih hutang ak—"


Deff memotong kalimat Anna, "Mana ada rentenir mengejarmu malam-malam seperti ini? Kau hanya mengenakan baju tipis dan mantel itu sepertinya bukan milikmu!"


"Deff kau tidak percaya padaku?"


"Bagaimana bisa aku percaya, kau malam hari seperti ini tidak ada dirumah, aku menunggumu di sini sudah cukup lama dan ternyata kau kembali dengan keadaan seperti ini? Katakan saja, habis tidur dengan siapa kau?"


Anna benar-benar tidak percaya dengan apa yang dikatakan oleh Deff, selama ini Deff selalu percaya dengannya dan tidak pernah curiga apapun. Bagaimana bisa malam ini Deff datang dengan tuduhannya yang tidak masuk akal.

__ADS_1


"Deff, apa yang kau katakan? Aku tidak serendah itu!"


"Aku diam-diam menyelidikinya, kau bekerja menjadi sekretaris di SJ group tetapi ternyata kau menjadi simpanan dari Albert Anderson! Bahkan sekarang Albert akan bercerai karena dirimu! Aku tidak menyangka Anna, ternyata kau gadis munafik seperti itu!"


Anna menjatuhkan rahangnya, ia lupa jika Deff adalah seorang intel yang sangat jeli dalam menyelidiki. Tetapi Anna tidak tahu jika Deff tenyata selama ini menyelidikinya. Deff memang pintar, tetapi ia belum cukup pintar untuk menemukan alasan dibalik perbuatan Anna itu.


"Aku datang kesini untuk meminta penjelasan, tetapi rupanya kau malah semakin memperjelasnya hari ini!"


"Deff dengarkan aku, ini tidak seperti yang kau pikirkan."


"Lalu seperti apa? Kau menggunakan tubuhmu untuk menggoda Albert juga melemparkan tubuhmu padanya?"


"Deff! Mengapa kau tega mengatakan ini padaku!"


"Lalu mengapa kau tega melakukan itu dibelakang ku? Katakan saja jika kau sudah bosan, aku tidak sudi memiliki kekasih seorang perusak rumah tangga orang sepertimu!"


Deff masuk ke dalam mobilnya dan melajukannya dengan cepat, Anna hendak mengejarnya tetapi sudah terlambat.


"Argg, kenapa jadi seperti ini?!"


...━━━ Jerat Cinta Wanita Penggoda ━━━...


Suka dengan cerita ini?


Jangan lupa berikan like dan juga sebuah kalimat di kolom komentar sebagai bentuk aparesiasi, setiap jejak kalian sangat dihargai!


Terimakasih and love you full.

__ADS_1


With love,


Khalisa🌹


__ADS_2