Wanita Penggoda

Wanita Penggoda
34. Kesalahan Paham.


__ADS_3

Begitu memasuki apartemen Anna melihat Dara tengah menangis di kamarnya, satu pack tissue terlihat berserekan di lantai akibat ulah Dara. Anna langsung mendekat, ia sangat penasaran hal apa yang membuat wanita itu menangis.


"Dara, apa yang terjadi?"


"Dia kembali Anna," ucap Dara seraya mengusap air matanya.


Anna sedikit kebingungan dengan maksud Dara, "Dia siapa?"


"Mantan kekasihku di Aussie ... aku tidak tahu bagaimana bisa dia ada disini."


Kedua mata Anna membola, selama ini Dara tidak akan menjawab apapun alih-alih menangis, jika ditanya mengenai masa lalunya di Aussie, sekarang mendengar Dara mengatakan ini Anna sedikit lega.


"Dia adalah ayah Lucas?"


Dara mengangguk, kekecewaannya pada Rayden yang ternyata berada dalam lingkaran dunia itu membuatnya memutuskan untuk pergi dari kehidupan Rayden, dengan beralasan dia sudah memiliki kekasih padahal sebenarnya tidak ada satupun lelaki yang menarik perhatiannya setelah Rayden.


Dara baru saja mengetahui dirinya hamil saat telah tiba di sini, tetapi ia juga sama sekali tidak ingin memberitahukan itu pada Rayden. Dia tidak ingin Rayden menyakiti anaknya dan lebih memilih untuk menerima kebencian kedua orang tuanya untuk melindungi bayi dalam kandungan itu.


"Kau tidak ingin bersamanya?" ucap Anna yang memang tidak mengetahui apapun.


"Anna, dahulu aku pergi darinya karena aku tahu dia bukanlah orang baik. Aku tidak lebih dari wanita pemuas ranjangnya dan aku tidak akan memiliki akhir bahagia, karena itulah aku pergi."

__ADS_1


"Maksudmu, lelaki itu bukanlah seseorang lelaki baik-baik?"


Dara menggeleng, "Tentu saja tidak, dia adalah seorang mafia yang memiliki semua kehidupan di balik telapak tangannya."


Anna sedikit terkejut dengan latar mantan kekasih Dara itu, memikirkan saja bagaimana caranya Dara bisa bertemu orang itu.


"Lalu kenapa kesini?"


"Aku tidak tahu, dia menginginkan aku bersamanya juga mengancam akan membunuh Lucas."


Dara tidak tahu saja jika pembicaraan kemarin penuh salah paham dan tidak nyambung.


"Benar Anna, padahal selama ini aku sudah membayar mahal untuk memalsukan akta kelahiran Lucas sehingga ia tidak tercatat dalam catatan sipil, rupanya ia terlalu pintar hingga tahu tentang Lucas."


Setelah Lucas lahir, Dara mengurus akta palsu untuk anak itu, mengeluarkan biaya yang tidak sedikit, tetapi itu perlu ia lakukan agar Lucas tidak bisa dilacak oleh Rayden.


"Dia tahu dia ayahnya tetapi tetap ingin membunuh Lucas? Ayah macam apa dia!"


"Dia berdarah dingin, dan akan membunuh siapa saja dengan sangat mudahnya. Aku takut Anna, Lucas adalah hidupku, sekalipun harus menyerahkan nyawaku maka itu yang terbaik."


"Apakah dia sekejam itu?"

__ADS_1


Dara mengangguk, "Dahulu saja saat aku masih bersamanya, dia sudah mengatakan membenci anak kecil dan berencana agar kita berdua tidak usah memliki anak ... Betapa tidak beruntungnya putraku, ia memiliki seorang ayah yang sekejam itu. "


"Lalu apa rencanamu? Bukankah kau lebih baik pindah dari kota ini, untuk menyelamatkan Lucas."


"Mau menggunakan apa? Aku sama sekali tidak memiliki uang untuk membeli tempat tinggal baru dan aku yakin dia akan dengan mudah menemukanku."


"Lalu mau bagaimana Dara?"


"Aku juga tidak tahu, Anna."


...━━━ Jerat Cinta Wanita Penggoda ━━━...


Suka dengan cerita ini?


Jangan lupa berikan like dan juga sebuah kalimat di kolom komentar sebagai bentuk aparesiasi, setiap jejak kalian sangat dihargai!


Terimakasih and love you full.


With love,


Khalisa🌹

__ADS_1


__ADS_2