
"Apakah Lucas sering kesepian?"
Anak itu terlihat berpikir sejenak, "Lucas ingin mommy dirumah tapi itu tidak bisa."
"Mommy menjawab apa saat Lucas meminta mommy dirumah?"
Lucas menggeleng, "Lucas tidak meminta, tapi Lucas tahu jika mommy sibuk. Lucas hanya ingin bersama mommy tapi Lucas tidak pernah memintanya, tapi sekarang ada Paman yang sering menemani Lucas jadi Lucas tidak kesepian."
Rayden mengangguk, menatap anak itu dengan senyuman tipis, ia sadari jika Lucas ini lebih dewasa dari anak seusianya. Ia tahu jika ibunya sibuk dan tidak sibuk merengek. Sebenarnya Rayden sudah bisa menebaknya, mulai dari anak itu yang tidak pernah dijemput saat pulang sekolah dan juga sering bermain sendiri di taman apartemen, itu saja sudah membuktikan jika orang tua nya tidak memiliki banyak waktu untuk Lucas.
"Bagaimana jika Lucas menjadi anak paman saja?" Tawar Rayden.
Sejenak anak itu terlihat berbinar tetapi itu hanya sebentar.
"Tidak bisa Paman."
"Kenapa tidak bisa? Apakah Lucas tidak suka dengan paman?"
"Sangat suka, Paman memiliki banyak mainan dan kolam renang. Paman memiliki seluruh waktu untuk Lucas, Lucas suka itu. Tapi jika Lucas bersama Paman mommy akan sendirian, kasian mommy."
Rayden mengusak surai anak itu dengan perlahan, rupanya Lucas benar-benar berbeda dengan anak lainnya. Terkedang dewasa sebelum usianya itu tidaklah baik.
***
__ADS_1
Jam sudah menunjukkan pukul delapan malam, biasanya pada jam ini Dara masihlah berada di bar untuk menyelesaikan shift malamnya. Ia baru akan pulang pukul sebelas atau bahkan lebih malam dari itu. Tetapi kali ini ia tengah menunggu di depan apartemen, dengan panjatan doa agar Lucas kembali dengan selamat tanpa luka sedikitpun.
Perasaannya sudah sangat tidak karuan, tidak diterimanya laporan penculikan oleh polisi membuatnya semakin resah. Takut saja jika yang membawa Lucas adalah Rayden, sedangkan dirinya tidak tahu seperti apa perlakuan Rayden pada Lucas.
Sebuah lamborgini berwarna hitam melewati Dara, mobil itu pergi ke tempat parkiran. Karena kaca yang sedikit terbuka Dara dapat melihat wajah seseorang yang tengah mengendarainya.
"Itu Rayden!"
Dara berlari tunggang-langgang untuk mengejar mobil itu menuju parkiran, Anna menyusul di belakang.
Tidak peduli dengan napasnya yang memburu, begitu menemukan mobil itu di parkiran Dara hendak menghampirinya. Langkahnya terhenti dalam jarak sepuluh meter di belakang mobil, dilihatnya Rayden tengah mengendong dengan satu tangan seorang anak kecil dengan kepala yang terkulai di bahu kekarnya. Sedangkan satu tangan lainnya membawa sebuah tas yang Dara yakini adalah Lucas.
"Aku terlambat Anna." ucapnya pada Anna yang baru saja sampai.
"Kenapa kau tega sekali!" Teriakan itu sedikit mengejutkan Rayden, sedari tadi ia tidak menyadari kehadiran Dara dan Anna.
"Dara kecilkan suaramu," ucap Rayden pelan.
Rasanya Dara ingin mencakar-cakar wajah Rayden, ia mengira jika Rayden sudah melukai Lucas.
"Dia tidak salah apapun, mengapa kau melakukan ini?"
Rayden menautkan kedua alis tebalnya, ia tidak tahu apa yang dimaksud oleh Dara. "Ada masalah apa Dar, mengapa kau menangis?"
__ADS_1
Dara menatap bocah yang tengah terkulai dengan wajahnya tersembunyi di bahu Rayden, tangisnya semakin kencang. Dara ingin meraih anak itu tapi entah mengapa Rayden justru mundur satu langkah menghindari Dara agar tidak meraih Lucas.
"Kau sangat jahat!" Kini Dara berusaha mendorong Rayden tetapi lelaki itu masih bisa menahan tenaga Dara.
"Dia darah dagingmu, bagaimana bisa kau setega itu? Seorang ayah yang seharusnya melindungi dan memberikan keamanan justru menyakitinya? Dimana kau memiliki hatimu Rayden?" kini Anna yang angkat bicara, ia tahu Dara ingin meluapkan seluruh emosinya tetapi tidak bisa.
"Ayah?" pertanyaan itu justru Rayden lontarkan, ia tidak memahami perkataan mereka.
"Kau memang tidak memiliki hati Rayden!"
"Dia anakku?"
...━━━ Jerat Cinta Wanita Penggoda ━━━...
Suka dengan cerita ini?
Jangan lupa berikan like dan juga sebuah kalimat di kolom komentar sebagai bentuk aparesiasi, setiap jejak kalian sangat dihargai!
Terimakasih and love you full.
With love,
Khalisa🌹
__ADS_1