Wanita Penggoda

Wanita Penggoda
27. Aku Selalu Ada Untukmu.


__ADS_3

Ditatapnya pantulan wajahnya di cermin, lingkaran hitam nampak di matanya, keduanya juga terlihat sembab. Sudah dua malam ini Sarah tidak bisa tidur dan juga tiada hentinya menangis. Penghianatan yang dilakukan oleh Albert begitu melukai hatinya, tidak pernah menyangka Albert akan setega itu pada dirinya.


Awalnya Sarah mengira akan berada dalam pernikahan impiannya, yaitu sebuah pernikahan yang akan membawanya menuju ke rumah tangga hangat dan ia akan menjadi tempat pulang bagi suaminya. Nyatanya harapannya harus kandas dan mengapung di permukaan saja.


Tanpa sadar di depan pintu kamarnya yang terbuka, ada seorang lelaki yang tengah mengepalkan tangannya melihat Sarah seperti ini. Lelaki itu melangkahkan kakinya menuju ke arah Sarah.


"Are you okay?" tanyanya pelan pada Sarah.


Saat mengetahui siapa yang datang, Sarah memaksakan seulas senyumam di bibirnya. Namun, senyuman itu hanya bertahan sebentar karena setelahnya bibirnya kembali melengkung ke bawah.


"Hanz, lama tidak melihatmu."


Sarah dan Hanz ini berteman semenjak masih duduk di bangku sekolah menengah atas, Hanz memiliki perasaan pada Sarah sejak dahulu tetapi Hanz menyembunyikan itu dan tetap menganggap mereka berteman seperti biasa. Hanz begitu pintar menyembunyikan perasaannya pada Sarah dan tidak pernah berniat untuk mengungkapkannya.


Saat Sarah menikah dengan Albert, Hanz adalah orang yang paling bersedih, lelaki itu sangat hancur dan membodohkan dirinya yang tidak mengungkapkan perasaannya pada Sarah. Tetapi Hanz bukanlah orang jahat yang akan merebut Sarah yang sudah menikah, ia hanya bisa patah hati seorang diri dan membiarkannya asalkan Sarah berbahagia.

__ADS_1


Nyonya Elin lah yang berusaha memisahkan mereka begitu tahu Hanz memiliki perasaan terhadap Sarah, padahal Hanz sendiri membiarkan pernikahan mereka asal Sarah bahagia.


"Aku mendengar hal yang tidak mengenakan tentangmu, si brengsek Albert itu sudah menyiakan perempuan sepertimu Sarah, dia benar-benar tidak bisa dimaafkan!"


Begitu mendengar Sarah diselingkuhi, amarah Hanz tidak terbendung. Ia sudah merelakan Sarah untuk berbahagia bersama Albert, tetapi lelaki itu justru melukai wanita tercintanya.


"Bukan, itu salah wanita itu. Dia selalu menggoda Albert, berdandan cantik dan mendekati Albert setiap hari. Awalnya Albert menolaknya di depanku, tetapi lama-lama dia tergoda juga." ucapan itu dipenuhi dengan kesedihan.


"Wanita penggoda?"


"Iya, dia bernama Selina, awalnya adalah seorang sekretarisnya. Dia memang cantik, pantas saja jika Albert tergoda olehnya."


Air mata Sarah kembali menetes, sesak di dadanya itu kembali lagi. Bagaimanapun hal yang ia lihat ini begitu membuatnya terpuruk, belum lagi jika dia tahu kebenaran di balik ini.


Ibu tercintanya yang membuat drama menyakitkan ini untuk Sarah, padahal ibunya juga yang menikahkan Sarah pada Albert.

__ADS_1


"Kau jangan menangis, ada aku disini."


Hanz menghapus air mata di pipi Sarah dengan punggung tangannya, tidak akan ia biarkan wanita yang paling berharga untuknya ini tersakiti begitu dalam. Sarah adalah cintanya, Hanz akan melakukan apapun untuk melindungi Sarah.


"Terima kasih kau selalu ada untukku, Hanz."


Hanz membawa Sarah ke dalam pelukannya, "Aku akan ada untukmu, kapanpun itu."


...━━━ Jerat Cinta Wanita Penggoda ━━━...


Suka dengan cerita ini?


Jangan lupa berikan like dan juga sebuah kalimat di kolom komentar sebagai bentuk aparesiasi, setiap jejak kalian sangat dihargai!


Terimakasih and love you full.

__ADS_1


With love,


Khalisa🌹


__ADS_2