Wanita Penggoda

Wanita Penggoda
28. Dia Memang Anna.


__ADS_3

"Apa informasi yang kau dapatkan?"


Matteo memberikan sebuah tab berisi informasi yang telah ia rangkum sebaik mungkin tentang Anna, semalam Albert memintanya untuk mencari informasi tentang Anna secara detail.


"Nona Anna berpindah ke kota ini di usia 13 tahun dan tinggal bersama ayahnya yang sekarang sudah meninggal, besar kemungkinan jika dia memang benar nona Anna." jelas Matteo.


"Tapi dia sama sekali tidak mengingatku, Matt." ucap Albert sembari menyerahkan tab di tangannya pada Matteo.


Matteo menyerahkan sebuah map berlogo rumah sakit di tangannya, "Ini awalnya sedikit sulit tetapi saya berhasil menemukan ini."


Matteo menyuruh anak buahnya untuk menyelidiki segalanya tentang Anna, bahkan sampai kepada rekam medis gadis itu. Meski sukit ditemukan karena berada di bertahun-tahun lalu, akhirnya ditemukan rumah sakit dengan nama pasien Anna yang pada tahun itu dirawat karena kecelakaan bus.


Tidak seperti berita menyebar yang mengatakan seluruh penumpang bus meninggal, masih ada yang selamat dari kecelakaan itu.


Seulas senyum terkembang dari bibir Albeet begitu sudah membca kertas itu, "Anna kehilangan ingatannya, pantas saja dia tidak mengingatku sama sekali. Kau sudah tau kenapa Anna bisa bekerja sama dengan si gila harta itu? Apakah itu karena uang?"


"Ya Tuan, nona Anna memiliki hutang 500 juta pada rentenir dan kemungkinan besar dia melakukan itu untuk mendapatkan bayaran sehingga bisa melunasi hutangnya. Kehidupan nona Anna di kota ini cukup sulit, ayahnya yang sebelum meninggal selalu berjudi juga hidup bergantung dengan nona Anna dan setelah meninggal pun meninggalkan hutang yang sangat banyak."


Albert tertawa miris, bahkan saat itu dirinya pernah mencemooh Anna yang menggodanya, dia tidak tahu sama sekali tentang kesulitan yang gadis itu rasakan.


"Lunasi semua hutang Anna!"


"Baik Tuan."

__ADS_1


"Kau bisa pergi Matt," ucapnya setelah dirasa Matteo sudah cukup memberikan informasi yang ia inginkan.


Albert mengeluarkan kalung berliontin kristal ungu dari dalam sakunya, menatapi kilauan kristal yang hampir setiap saat ia bawa itu. Meski menemukan Anna yang kehilangan ingatannya tetapi senyuman kini terukir di bibir Albert, pencariannya selama bertahun-tahun kini terbayar sudah, akhirnya Anna masih hidup seperti apa yang selama ini Albert yakini.


"Aku tidak akan memaksa kau bisa mengingatku karena menemukanmu kembali saja adalah sebuah keberuntungan. Tetapi akam ku pastikan untuk membuatku jatuh cinta padaku."


Dahulu hanya melalui Anna, Albert mendapatkan kasih sayang dan perhatian begitu besar. Anna sudah sangat dewasa di usianya yang masih belia, anak itu memahami bagaimana Albert dan membuat lelaki itu menjadi sosok lelaki yang kuat dan tidak mudah ditindas.


Brakk,


Pintu terbuka dengan kasar membuat Albert mendengus kesal, selalu saja orang yang kini melangkahkan kakinya mendekat itu masuk ke ruangannya seperti seorang preman yang akan mengabisinya alih-alih seorang teman yang datang berkunjung.


"Tidak bisakah kau tunjukan rasa sopanmu?!"


Rayden justru terkekeh mendengar hal itu, "Kau pikir aku ini seorang putra presiden yang dimana-mana harus memiliki rasa sopan santun?"


"Beri tahu aku cara untuk menarik perhatian wanita, cepatlah!"


Sedari selaman Rayden sibuk mencari tahu tentang itu bahkan sampai menanyai seluruh bawahannya. Tetapi tidak ada jawaban memuaskan yang ia dapatkan, semua bawahannya itu hanyalah sekelompok orang yang kehidupannya hanya mengurusi pembunuhan, penyelundupan dan juga semua hal di dunia bawah, mereka belum menikah dan tidak punya kekasih.


"Mengapa kau bertanya padaku? Jika ingin wanita gunakan uang mu lalu pergi ke bar, kau bisa mendapatkan selusin wanita sekaligus."


"Hais bukan itu, aku ingin mendapatkan Dara! Bukannya wanita lainnya, tapi dia selalu menolakku mentah-mentah."

__ADS_1


"Cari saja wanita lain, yang lebih cantik banyak." ucap Albert dengan santai.


"Kau mengatakan seperti itu, memangnya kau bisa melupakan Anna? Aku masih mending Dara masih hidup tetapi bagaimana dengan Anna mu?"


"Anna masih hidup, aku telah menemukannya."


"Benarkah?"


"Kau yakin, tidak salah orang?"


Albert mengangguk, "Tentu saja tidak!"


"Bagaimana bisa kau menemukannya?"


"Mungkin bisa dibilang, jodoh pasti bertemu."


...━━━ Jerat Cinta Wanita Penggoda ━━━...


Suka dengan cerita ini?


Jangan lupa berikan like dan juga sebuah kalimat di kolom komentar sebagai bentuk aparesiasi, setiap jejak kalian sangat dihargai!


Terimakasih and love you full.

__ADS_1


With love,


Khalisa🌹


__ADS_2