Yunan (Suami Rahasia Bu Guru)

Yunan (Suami Rahasia Bu Guru)
Part 107


__ADS_3

Malam ini harus gagal lagi upaya dalam mencetak anak, karena Alan, Mona, dan Malik malah datang ke apartemen untuk membantu mempersiapkan pernikahan Dara dan Yunan.


Alan, Mona, dan Malik siap menawarkan diri untuk membantu pernikahan Dara dan Yunan dari awal acara sampai selesai. Mereka berlima terlihat bercanda bersama. Walaupun Malik yang nampak sedikit murung karena dia sedang patah hati, cintanya bertepuk sebelah tangan.


Dara dan Mona sedang mempersiapkan makan malam untuk mereka, sementara Yunan, Alan, dan Malik sedang membicarakan bagaimana tugas kedua sahabatnya dia acara pernikahan Yunan dan Dara nanti.


Alan malah menepuk pundak Malik, "Sabar bro, kalau cinta itu dikejar, jangan menyerah begitu saja."


Yunan juga menyemangati Malik, "Nah iya benar, kata Alan, jangan menyerah gitu aja, kejarlah cintamu sampai ke ujung dunia sekalipun. Biarkan kak Yuri berdamai dengan dirinya sendiri dulu, untuk menghilangkan rasa traumanya."


Malik hanya menganggukan kepalanya, dulu dia yang selalu menasehati Yunan saat Yunan terpuruk dan patah hati karena ditinggalkan Dara, tapi ternyata kini dia bisa merasakan bagaimana sakitnya karena cinta.


Alan menghela nafas, "Mulai besok gue akan masuk ke perusahaan nyokap gue."

__ADS_1


Ayahnya Alan memang seorang guru, kini dia menjadi kepala sekolah di SMA Angkasa, sementara ibunya Alan seorang pengusaha, memang faktanya ibunya Alan lebih kaya dari ayahnya. Mungkin karena perbedaan prinsip membuat mereka bercerai.


"Ya baguslah, lu harus kerja biar bisa melamar Mona." Yunan malah menggoda Alan.


Alan menghela nafas, "Apaan sih kayak gak ada cewek lain aja."


Alan adalah seorang pria yang tak pernah memikirkan soal cinta dan tak ingin tahu tentang cinta, apalagi ketika orang tuanya bercerai saat dia sedang kuliah, makanya saat awal kenal dengan Yunan dia langsung klop karena sama-sama anak broken home, dan sama-sama badung.


Ketiga sahabat itu memang unik, Yunan yang seumur hidupnya hanya akan mencintai seorang Dara, cinta pertama dan terakhirnya. Alan yang playboy dan tak peduli saol cinta walaupun sekarang dia memutuskan untuk jomblo. Dan Malik yang polos soal cinta, sekali jatuh cinta langsung ngajak nikah.


Sementara itu Dara dan Mona sedang sibuk di dapur, Dara sangat merasa tidak enak hati pada Mona, karena dia tahu bagaimana bucinnya seorang Mona pada Yunan.


Mona dulu masih egois dan banyak tingkah mungkin karena usianya masih remaja, tapi sekarang dia sudah dewasa, sehingga dia bisa mengerti apa yang terbaik untuk dirinya.

__ADS_1


"Terimakasih Mona, kamu sudah membantu kami. Mulai sekarang panggil aja kak Dara, lagian usia kita hanya beda 5 tahun, biar lebih akrab." ucap Dara pada Mona yang sedang sibuk membuat cilok.


Mona terlihat senang mendengarnya, "Beneran nih aku boleh panggil kakak?"


"Heueum." Dara menganggukkan kepala. "Kak Dara minta maaf soal Yunan." Dara merasa tidak enak hati pada Mona.


"Awalnya aku sedih, tapi aku gak ingin menjadi seorang pelakor, kak Dara dan Yunan memang cocok kok."


Dara menggoda Mona, "Kenapa gak sama Alan aja?"


"Alan?" Mona mengerutkan keningnya, kemudian dia tersenyum jika memikirkan bagaimana konyolnya seorang Alan, tapi cukup bisa menghibur dirinya ketika dia patah hati.


Tapi sepertinya gak mungkin dia bisa hidup bersama mantan playboy itu, karena ayahnya telah menjodohkan dia dengan seseorang. Setelah mengetahui Yunan sudah menikah, ayahnya Mona sepakat akan menikahkan Mona dan seseorang alumni dari SMA Angkasa juga, entah siapa, Mona tak peduli dengan namanya.

__ADS_1


__ADS_2