Yunan (Suami Rahasia Bu Guru)

Yunan (Suami Rahasia Bu Guru)
Tulisan Di Rooftop


__ADS_3

Yunan sedang dalam perjalanan pulang, dia tersenyum begitu mengingat kini di apartemennya ada Dara lagi, kini seseorang yang paling penting di dalam hidupnya telah kembali lagi, membuat hidup Yunan telah berwarna kembali.


Yunan menepikan mobilnya di depan sebuah toko coklat, dia masih ingat betul kalau makanan kesukaan Dara adalah coklat, karena itu dia akan membeli makanan favorit sang istri.


Drrrttt...Drrrttt...


Yunan mendengar ponselnya bergetar, ternyata ada pesan dari Asisten El.


[Sekarang saya lagi dalam perjalanan menuju rumah utama.]


Yunan harap upaya Asisten El dalam menemukan rekaman CCTV disana bisa berjalan dengan lancar. Dia segera membalas pesan dari Asisten El.


[Oke, Asisten El. Semoga rencana kita berhasil. Setelah itu kita akan menjalankan rencana B besok malam.]


Tak lama kemudian, Asisten El membalas pesan dari Yunan.


[Baik, Tuan.]


Yunan menyimpan ponsel di saku celananya, dia segera memakai masker, lalu Yunan turun dari mobil, berjalan menuju toko coklat. Dia melihat ada sebuah coklat berbentuk love, Dara pasti sangat menyukainya.


"Mbak saya ingin membeli coklat yang itu." Yunan menunjuk coklat yang berbentuk love itu.


"Oke, mas. Buat pacar ya atau gebetan?" Walaupun Yunan memakai masker, tapi dia masih terlihat menarik bagi kaum hawa.

__ADS_1


"Bukan, buat istri saya."


...****************...


Alan masih berjaga di depan pintu apartemen Yunan, dia duduk dikursi dengan santai sambil menikmati secangkir kopi.


Alan terkejut ketika melihat Mona datang, gadis itu terlihat begitu ceria sambil membawa bunga dan makanan untuk Yunan.


"Eh Mona ngapain kamu kesini?" tanya Alan.


"Mau ketemu Yunan lah, masa ketemu kamu." Mona mengatakannya sambil bergidik. Dia memperhatikan Alan yang sedang duduk di depan pintu apartemen, "Terus kamu ngapain duduk disini? Kayak hansip aja."


"Dih kepo, mending kamu pergi dari sini, jangan mengharapkan Yunan lagi."


Alan terkejut saat mendengar suara pintu apartemen, sepertinya Dara mau keluar dari sana.


Mona tidak boleh tau kalau ada Dara di apartemen, karena itu Alan terpaksa harus mengamankan Mona. Dia merebut makanan yang dibawa oleh Mona, lalu berlari.


"Mending makanannya buat aku aja." Alan berkata begitu sambil berlari cepat.


Mona tidak terima makanannya di curi oleh Alan, dia terpaksa harus mengejarnya. "Eh Alan, tunggu. Awas aja kalau makanannya kamu makan, aku doakan bibir kamu dower seumur hidup."


Dara pun keluar dari apartemen, dia celingukan di depan pintu, sepertinya tadi dia mendengar keributan, tapi ternyata tidak ada siapa-siapa disana.

__ADS_1


Dara masih menggenggam surat yang dulu dia berikan pada Yunan, Dara memilih untuk naik ke atas rooftop, karena ingin melihat dengan jelas bagaimana suasana di kota A, siapa tau dia mengingat bagaimana aktvitas sehari-hari dia waktu di kota A, 6 tahun yang lalu.


Setelah sampai rooftop, Dara memandangi suasana jalan raya, mobil-mobil disana nampak seperti miniatur kecil. Dara menghirup nafas dalam-dalam, merasakan udara di malam hari di kota tersebut.


Dara tak sengaja melihat ada sebuah tulisan di dinding rooftop, "Tulisan apa itu?"


Dara segera berjalan mendekati tulisan itu.


...2 Mei 2017 Yunan Dara....


Dara membaca ulang tulisan tersebut, "Dua mei dua ribu tujuh belas, Dara Yunan?"


Dara merasa tulisan itu adalah tulisannya sendiri. "Apa aku yang menulisnya? Tapi tanggal apakah itu?"


Terlintas bayangan saat dia sedang menulis tulisan itu di dinding rooftop, dan Yunan sedang berada di sampingnya.


Dara tiba-tiba merasakan kepalanya sakit, sampai dia mengerang merasakan kepalanya seperti dihantam benda keras. "Arrrggghhh!"


Dara terduduk di lantai rooftop, dia mencengkram kepalanya sendiri, betapa sakitnya kepalanya yang dia rasakan. Sampai Dara merintih kesakitan.


"Arrrggghhh!"


Tiba-tiba ada beberapa bayangan terlintas di kepalanya, yang paling jelas adalah saat dia menangis di dalam bus, lalu memutuskan untuk kembali pada Yunan, namun saat dia menyebrang jalan, ada sebuah mobil menabraknya dengan kecepatan tinggi.

__ADS_1


__ADS_2