Yunan (Suami Rahasia Bu Guru)

Yunan (Suami Rahasia Bu Guru)
Bonchap 32


__ADS_3

"Tolong!"


"Tolong!"


"Tolong!"


Kenzo terus saja berteriak minta tolong, sementara dia tak bisa melarikan diri karena tangan dan kakinya diikat dalam posisi dia terduduk di atas kursi. Saat ini Kenzo sedang berada di sebuah gudang.


Siapa yang menculik Kenzo? Tentu saja Yunan dan Alan, kedua pria tampan itu sedang berdiri di hadapan Kenzo yang sangat ketakutan sekali, sampai dia ngompol di celana. Mungkin karena seram melihat Yunan dan Alan menutup wajahnya dengan topeng scream.


Alan menutup hidungnya, dia tak menyangka ternyata seorang casanova nyalinya ternyata menciut sampai bisa ngompol dicelana. Dia menatap sangar pada Kenzo. "Percuma saja berteriak minta tolong, tempat ini kedap suara, tidak akan ada yang mendengar."


Kenzo mengumpat, menatap tajam ke arah Yunan dan Alan secara bergantian. "Bangsatttt, aku akan melaporkan kalian ke polisi. Siapa kalian?"


Yunan menanggapi perkataan Kenzo dengan santai. "Kamu tidak perlu tau siapa kami. Tinggal laporkan saja. Tapi siap-siap saja jika semua video ini akan sampai ke papamu dan juga ke media sosial."


Yunan memperlihatkan beberapa video yang memperlihatkan Kenzo sedang bercinta dengan seorang wanita.

__ADS_1


Kenzo terbelalak, dia terlihat kelalabakan. "Jangan ! Jangan sebarkan video itu, aku mohon!"


Padahal Yunan hanya ingin menakutinya saja, dia bukan tipe orang yang ingin mempermalukan orang lain. Masalah Kenzo mau bercinta dengan siapa saja, itu bukan urusannya. Yang penting Kenzo tidak jadi dijodohkan dengan Yuri.


Yunan menarik kursi, dia duduk di hadapan Kenzo, dia ingin membuat kesepakatan pada Kenzo. "Oke , aku gak akan mengirim video ini pada papamu ataupun ke media sosial, asalkan dengan satu syarat."


"Apapun syaratnya pasti akan aku lakukan." Yang penting video itu tidak tersebar, yang nantinya akan menghancurkan perusahaan YASA dan juga pasti ayahnya akan mencoretnya dari kartu keluarga.


"Kamu harus membatalkan perjodohan kamu dengan Yuri." ucap Yunan dengan nada serius.


Kenzo terlihat tak terima dengan persyaratan tersebut, "Tapi kenapa aku harus membatalkan perjodohan kami?"


Kenzo sangat ketakutan sekali dengan ancaman kedua pria bertopeng itu, dia terpaksa harus menuruti keinginan mereka. "Oke, oke, aku akan menuruti keinginan kalian."


Kemudian Yunan meronggoh saku celananya Kenzo, lalu dia membawa ponselnya Kenzo, mencoba untuk menelpon Pak Aldo.


Sayangnya ponselnya Pak Aldo sedang disilentkan sehingga dia tak mengangkat telepon darinya, sehingga Yunan memilih untuk menelpon Baskara, asistennya Pak Aldo.

__ADS_1


...****************...


"Maaf Tuan, saya ingin melaporkan sesuatu, ini tentang Tuan Kenzo." ucap Baskara.


Pak Aldo mengerutkan keningnya. "Ada apa dengan Kenzo?"


Baskara awalnya disuruh untuk menyampaikan pesan dari Kenzo pada Pak Aldo bahwa dia tak bisa bertunangan dengan Yuri, tapi Baskara menyuruh Kenzo bicara sendiri pada tuannya. Baskara memberikan ponselnya pada Pak Aldo.


Pak Aldo segera membawa ponsel tersebut, dia melihat ponselnya Baskara sudah tersambung dengan Kenzo.


"Hallo Kenzo."


"Ha-Hallo Om."


Pak Aldo tidak paham, mengapa Kenzo harus menelponnya, padahal sebentar lagi acaranya pertunangan Yuri dan Kenzo akan segera di mulai. "Kenapa menelpon Om? Bukannya kamu sudah ada disini?"


Kenzo terpaksa harus membatalkan acara tunangannya bersama Yuri, mimpinya untuk bisa hidup bersama Yuri dan balas dendam padanya telah kandas, dia lebih takut hidup miskin.

__ADS_1


"Baca ini!" Yunan memperlihatkan teks pada Kenzo, agar Kenzo berbicara sesuai dengan teks yang sudah Yunan tuliskan.


__ADS_2