Yunan (Suami Rahasia Bu Guru)

Yunan (Suami Rahasia Bu Guru)
Bonchap 31


__ADS_3

Malam ini Malik hadir ke acara pesta ulang tahun perusahaan YASA, semua orang yang hadir disana bertepuk tangan ketika Malik naik ke atas panggung untuk mendapatkan sebuah penghargaan sebagai Dokter Bedah Syaraf Terbaik di rumah sakit YASA.


Sehingga semua orang bertepuk tangan dengan begitu meriah, Malik sama sekali tidak menyangka bahwa dia akan bisa sesukses ini, bahkan dia telah mendapatkan gaji yang fantastis karena keahliannya itu sebagai dokter muda yang bertangan dingin, sehingga banyak rumah sakit di negeri ini yang menawarkan pekerjaan padanya.


Namun, Malik merasa ada yang kurang karena tak melihat kehadiran Yuri disana, padahal dia sangat ingin bertemu dengan sang pujaan hati.


Ternyata saat ini Yuri sedang berada di sebuah ruangan yang ada di aula pesta, bersama Pak Aldo. Yuri awalnya datang kesana dengan begitu ceria, apalagi dia telah memakai gaun yang membuat dirinya terlihat sangat cantik, Malik memang pintar sekali dalam memilihkan gaun untuknya.


Begitu Yuri tiba di aula pesta, Pak Aldo malah menyuruh Yuri untuk berganti pakaian dengan pakaian yang telah dipersiapkan oleh tim penata rias, hal itu tentu saja membuat Yuri terkejut, sehingga dia meminta penjelasan pada ayahnya.


"Maksudnya apa ini? Kenapa papa menyuruh aku untuk memakai gaun seperti itu?" Yuri tidak paham mengapa ayahnya menyuruh dia untuk berganti pakaian, padahal dia sangat nyaman memakai gaun pemberian dari Malik.

__ADS_1


"Maafkan papa, Yuri. Papa terpaksa melakukannya demi kebaikan kamu. Malam ini kamu akan bertunangan dengan Kenzo." Pak Aldo terpaksa melakukan cara seperti ini agar Yuri tidak memiliki waktu untuk menolaknya, Pak Aldo melakukan ini semua demi Yuri, agar Yuri bangkit dari rasa traumanya dalam menjalin sebuah hubungan dengan seseorang, karena diusianya sebagai seorang wanita, dia sudah pantas untuk berkeluarga.


Yuri terkejut mendengar perkataan sang papa, dia sama sekali tidak setuju dengan keinginan papanya itu, karena dari dulu dia memang tidak pernah memiliki perasaan pada Kenzo.


"Aku gak mau tunangan sama Kenzo, aku gak cinta sama dia, Pa."


"Cinta itu urusan belakangan, Yuri. Setelah kamu menikah dengan Kenzo, papa yakin dengan perlahan kamu bisa mencintainya. Kenzo itu orang yang baik, dia sangat mencintaimu."


Pak Aldo terlihat sangat kecewa dengan pengakuan dari putrinya. "Siapa orangnya?"


"Dokter Malik." jawab Yuri dengan mantap.

__ADS_1


Pak Aldo menghela nafas mendengarnya. "Dokter Malik memang pria yang sangat baik. Tapi sebelum kamu jatuh cinta, seharusnya kamu berpikir dengan matang, kamu harus lihat bagaimana latar belakangnya, apalagi usianya empat tahun lebih muda dari kamu. Sementara Kenzo, dia dua tahun lebih tua dari kamu. Yang dibutuhkan oleh olehmu itu sosok pria yang dewasa dan matang, Yuri."


"Tapi nyatanya pemikiran Dokter Malik bisa lebih dewasa dari aku, setiap aku memiliki masalah, aku selalu meminta pendapat darinya. Setiap aku sedih, aku merasa tenang setelah bercerita padanya. Dan disaat aku sedang depresi aku merasa ada seseorang yang yang mengerti perasaan aku dan melindungi aku, makanya aku bisa seperti ini, ini semua berkatnya. Dan aku gak peduli bagaimana latar belakangnya dia, justru dia adalah pria yang hebat, bisa sukses seperti itu berkat kerja kerasnya sendiri."


Pak Aldo nampak terdiam begitu mendengar perkataan dari Yuri, kemudian ada seseorang mengetuk pintu ruangan tersebut.


"Masuk!" suruh Pak Aldo kepada seseorang yang mengetuk pintu.


Ternyata dia adalah asistennya Pak Aldo, dia pun masuk ke dalam ruangan itu. "Maaf Tuan, saya ingin melaporkan sesuatu, ini tentang Tuan Kenzo."


Pak Aldo mengerutkan keningnya. "Ada apa dengan Kenzo?"

__ADS_1


__ADS_2