Yunan (Suami Rahasia Bu Guru)

Yunan (Suami Rahasia Bu Guru)
Mulai


__ADS_3

Baca Malam...


Ciuman mereka pun berlanjut di dalam kamar tanpa jeda, lidah saling membelit, Yunan merapatkan pelukannya sehingga tidak ada jarak satu centimeter pun diantara mereka.


Ciuman itu semakin lama semakin terasa panas, saling mengeksplor dan menyesap rasanya sebanyak mungkin, Dara mengalungkan tangannya ke leher Yunan agar dia tidak terjatuh, karena Yunan semakin rakus mencium bibirnya, membuat Dara tidak bisa mengimbanginya.


Hawa malam hari yang dingin kini terasa sangat panas. Mereka saling melepaskan ciuman mereka, menempelkan kedua kening mereka, mencoba untuk mengambil nafas sebentar, saling memandang dengan nafas terengah-engah.


Dara terkesiap ketika Yunan menggendong tubuhnya, sehingga dia mengencangkan pelukannya pada leher Yunan, kemudian Yunan berjalan membawa Dara ke arah kasur.


Yunan membaringkan Dara diatas kasur, Dara terlihat tegang sekali sampai dia menelan saliva berkali-kali, tapi dia meyakini keputusannya, ingin menghabiskan malam yang indah bersama suami bocahnya.


Yunan membuka kaosnya, sehingga hanya menyisakan celana jeans yang masih di pakai, kemudian dia memposisikan dirinya berada di atas Dara, menyatukan bibir mereka kembali.


Setelah puas dengan bibir Dara, Yunan mulai menggoda leher jenjang istrinya, menciumnya dengan lembut, menjilatnya sen-sual sampai membuat tubuh Dara menegang hebat.

__ADS_1


Dara semakin menegang saat Yunan mulai melepaskan pakaiannya, sehingga terlihat begitu nyata buah dada Dara yang masih terbungkus bra. Yunan menelan saliva memandangi keindahan tubuh bagian atasnya Dara.


Kemudian Yunan membuka kaitan bra dipunggung Dara, menggeser pelan tali-tali penyangga bra hingga terlepas sepenuhnya dari dada Dara.


Yunan mencium bibir Dara kembali, sedangkan jarinya mulai bermain di dada wanita itu, memutari dan mengusap sisi puncaknya pa-yu-dara yang mulus dan putih itu.


"Mmmhh..." Dara mendes-ah di sela-sela ciumannya, sentuhan Yunan menghancurkan akal sehat Dara, membuatnya frustasi.


Yunan melepaskan ciumannya, dia tersenyum memandangi Dara, lalu mengecup bibirnya beberapa kali, rasanya dia sangat bahagia, akhirnya Dara akan menjadi miliknya seutuhnya, dia harap setelah ini dia dan Dara bisa menjadi sepasang suami-istri yang sangat bahagia, dia ingin menjalani hari demi hari dengan Dara dengan penuh cinta.


Yunan mulai memasukkan bagian puncaknya di buah dada Dara itu ke dalam mulutnya, lalu lidahnya bergerak menyapu bagian puncak yang sudah terasa menegang, dan mulai menghisapnya.


"Mmmhh... Yunan!" Dara mulai berani menyebut nama Yunan di dalam desa-hannya, dia memeluk kepala Yunan yang sedang menghisap payu-daranya.


Nafas Dara mulai putus-putus, dia mencengkam rambut Yunan, hisapan Yunan di dadanya membuatnya melayang-layang, Dara semakin dibuat melayang ketika merasakan Yunan menelusupkan tangannya ke rok yang masih dipakai Dara, dan tangan itu kini masuk ke dalam kain segitiganya, sehingga terasa bagaimana jari-jari Yunan menyentuh area intinya.

__ADS_1


"Owhh... Yunan!" Dara melonjakan badan begitu merasakan jemari Yunan mulai bergerak di bawah sana.


"Yunanhh...."


Gerakan jemari Yunan dibawah sana semakin terasa menggoda, bergerak hilir mudik dengan sangat lembut. Semakin membuatnya bergairah.


"Terus sebutkan namaku, aku akan memperlihatkan bagaimana surga dunia itu, yang tak kan pernah kamu lupakan sepanjang hidupmu. Aku mencintaimu, Dara." ucap Yunan dengan pelan sambil memandangi wajah cantiknya Dara.


Dara hanya menjawab perkataan Yunan dengan sebuah ciuman, dia mencium bibir Yunan, memeluk leher laki-laki yang telah berhasil menggeserkan posisi Novan dihatinya tanpa sisa.


...****************...


...Lebaran atau hari sabtu saya gak up, paling nanti saya up lagi hari minggu 🙏🙏...


...Minal Aidin Wal Faizin, mohon maaf lahir dan batin. 🙏🙏...

__ADS_1


__ADS_2