Akulah Istri & Selingkuhanmu

Akulah Istri & Selingkuhanmu
Karena grebek


__ADS_3

Saat Celo berdebat dengan para warga, mobil mewah Alex merapat. Dia segera keluar dari mobil dan mendekati kerumunan warga.


"Ada apa ini pak? mana adik saya?" tanya Alex dengan cemas, dia takut terjadi apa-apa dengan Celo.


"Kak Alex tolong kak," kata Celo lalu berlari mendekati Alex


"Kamu kenapa Celo?" tanya Alex


"Mereka menuduh aku melakukan tindakan asusila dengan wanita itu kak," jawab Celo dengan menunjuk Indira.


Alex nampak berfikir lalu dia mencoba berbicara dengan para warga.


"Bapak-bapak saya mungkin ini hanya salah paham saja, adik saya tidak mungkin melakukan tindakan asusila di tempat seperti ini," kata Alex mencoba memberi bernegosiasi.


"Tapi bukti tidak bisa dibohongi, lihatlah adik kamu bermesraan di bawah lubang malam-malam, kalau tidak begituan ngapain coba," sahut salah satu warga.


"Kami tidak mau kena dampak dari perbuatan maksiat mereka, malam ini juga mereka harus menikah, supaya kampung kami tidak terkena sial dari tindakan asusila mereka," timpal lainnya.


Badan Celo rasanya panas dingin, begitu pula dengan Alex, memang sudah berhubungan dengan masyarakat yang kolot apalagi yang tidak bisa berfikir realistis meskipun tidak melakukan pun karena ketangkap basah berdua apalagi dengan berpelukan mereka sudah tidak mungkin percaya.


Alex dan Celo lelah berdebat, bahkan pihak kepolisian yang dipanggil pun menyarankan lebih baik mengikuti kehendak mereka toh hanya nikah di bawah tangan kalau sudah selesai tinggal talak.


Akhirnya mau nggak mau Celo menikahi Indira pukul tiga dini hari, itupun menggunakan wali om Indira karena Indira sudah tidak memiliki orang tua.


Sempat om dan tantenya marah setelah Indira pulang dan diikuti beberapa warga namun melihat suami Indira yang kaya mereka jadi senyum-senyum sendiri.


Celo dan Indira menikah dengan memakai pakaian yang mereka pakai sebelumnya, kotor karena terkena tanah.

__ADS_1


"Bagaimana?" tanya salah satu pemuka agama yang menikahkan mereka.


"Sah, sah, sah," sahut mereka semua.


Indira mencium tangan om dan tantenya tak lupa tangan Celo dan Alex juga.


Kini Celo dan Indira sah jadi pasangan suami istri, rencananya Celo akan menalak Indira setelah warga pulang karena dia tidak ingin berhubungan dengan Indira lagi.


Setalah warga pulang Celo dan Alex bersiap pulang juga, dia menunggu Indira yang masih di dalam bersama tantenya.


"Kamu yakin ingin menalaknya langsung?" tanya Alex


"Yakinlah kak, mana mungkin aku mempertaruhkan hidupku demi wanita yang nggak aku kenal sama sekali," jawan Celo


"Tapi kan kalian bisa saling mengenal Celo," saran Alex


"Nggak kak, hatiku masih untuk wanita lain," sahut Celo


Celo menatap kakaknya lekat, seolah dia ingin protes.


"Jangan bodoh Celo, Nindi milik adik kita. Hubungan kita sudah membaik jangan dirusak lagi karena cinta yang salah," pesan Gilang.


Celo terdiam, memang benar apa yang dikatakan Alex, tapi tidak mungkin dia hidup bersama wanita yang telah menjadi istrinya tersebut.


"Pikirkan baik-baik mengajaknya pulang atau menalaknya," kata Alex lalu dia menunggu di dalam mobil.


Celo memutuskan untuk menalak Indira, kini dia mengetuk kamar Indira karena ingin menalaknya sekalian pamit pulang.

__ADS_1


Saat hendak mengetuk pintu terdengar samar-samar suara Indira menangis.


"Jangan usir saya Tante," pinta Indira


"Kamu kan sudah punya suami, jadi ikutlah suami kamu," sahut tantenya


"Tapi saya tidak mengenalnya Tante, mungkin setelah ini dia akan menalak aku dan pergi," timpal Indira.


"Peduli apa aku dengan kamu, aku nggak mau menampung kamu lagi, jadi sana pergilah, mengemis lah pada Celo supaya dia mau membawamu," ucap Tante Indira.


Indira hanya bisa menangis bagaimana kalau Celo tidak mau, dia akan pergi kemana.


Celo yang mendengarnya jadi iba, malaikat baik dalam dirinya memprovokasi Celo untuk membawa Indira bagaimanapun juga Indira kini jadi istrinya.


Celo mengetuk pintu dan keluarlah Indira dan tantenya.


"Kamu mau pulang ya?" tanya Indira


"Iya, kamu siap-siaplah, aku tunggu di mobil," kata Celo lalu pamit pada Tante Indira dan juga om nya.


Alex sempat berfikir kalau Celo telah menalak Indira karena dia keluar sendiri namun ternyata Celo lama di mobil dan Indira keluar dengan membawa tas miliknya.


"Kamu ternyata masih punya hati juga Celo, tak membiarkan wanita itu menjadi janda," kata Alex dengan tersenyum.


Dua mobil mewah keluar dari halaman rumah om dan tante Indira, mereka kini menuju rumah. Grebek warga menjadikan Celo dan Indira menikah, entah Celo dan Indira bisa saling jatuh cinta apa tidak.


Tepat pukul lima Celo dan Alex tiba di rumah, dan Indira sungguh takjub dengan rumah mewah.

__ADS_1


Mama yang kebetulan sudah bangun melihat Celo dan Alex membawa wanita.


"Alex Celo ini siapa?" tanya Mama


__ADS_2