ANAK MILIARDER MENCARI CINTA

ANAK MILIARDER MENCARI CINTA
Kemenangan Telak


__ADS_3

Pria botak itu membelalakkan matanya tidak percaya kalau bawahannya yang sudah dilatih bertahun tahun dengan sekejap dikalahkan oleh pria muda yang umurnya saja belum sampai dua puluh tahun.


Seketika wajahnyanya menjadi jelek, ia benar benar geram melihat Jovi mambantai habis para bawahannya, ia pun segera berjalan menuju mobil dan mengambil besi yang memang sudah disiapkan, lalu dia berjalan kearah Jovi, sedangkan Jovi malah dengan santainya bersandar disebuah pohon yang ada ditepi jalan.


Pria botak itu tanpa basa basi dengan cepat melayangkan besinya kearah kepala Jovi, tapi reaksi Jovi lebih cepat dari pria botak itu, Jovi segera menghindar hingga besi yang dilayangkan kearahnya mengenai pohon dan merontokkan kulit pohon itu.


orang orang yang melihat itu seketika berteriak histeris, bagaimana tidak? Jika saja Jovi tidak cepat bereaksi, sudah pasti kepalanya yang akan jadi sasaran, tidak perlu ditanyakan lagi jika besi itu mengenai kepalanya, sudah pasti kepala Jovi langsung pecah, dan memuncratkan darah.


Melihat reaksi Jovi yang sangat cepat, membuat mereka sedikit merasa lega, tapi tidak bisa dipungkiri, mereka tetap saja menghawatirkan nasib Jovi, karena lawannya memiliki senjata ditangannya, sedangkan Jovi hanya bertarung dengan tangan kosong.


"Hey kepala botak, pohon itu tidak akan tumbang jika kau menebangnya menggunakan besi," ujar Jovi sambil tersenyum mengejek.


Wajah pria botak itu seketika memerah menahan amarahnya, dia pun berbalik ingin kembali memukul Jovi, tapi lagi lagi gagal, karena Jovi terus saja menghindar.

__ADS_1


"Anak muda, apa kau takut untuk melawanku, sehingga kau terus terusan saja menghindar," ucap pria botak itu dengan kesal.


"Hah. Takut? Kau masih belum memenuhi syarat untuk membuatku takut, dan lagi dalam kamusku tidak ada yang namanya kata takut, aku hanya ingin bermain agak lama denganmu, aku sudah lama tidak melatih jurus jurusku, dan kebetulan ada target gratis, jadi aku tidak ingin menyudahinya dengan cepat, lumayan, untuk meregangkan otot ototku yang mulai kaku ini," kata Jovi sambil menekuk jari jari nya hingga terdengar suara.


'kraakk' 'kraakk'


Orang orang yang mendengarnya merasa merinding, ada sedikit aura pembunuhan dari tatapan Jovi.


"Jangan banyak omong kosong, ayo sini maju kalau memang kau punya nyali untuk bertarung denganku" ujar pria botak itu sambil mengayunkan besi yang ada ditangannya.


Jovi pun tidak berpikir panjang lagi, dia lansung maju dengan langkah besar dan mulai menyerang.


Setelah pertarungan berlalu beberapa menit dan Jovi sudah mengeluarkan beberapa jurusnya, tetapi pria botak itu masih bisa bertahan, Jovi pun jadi semakin bersemangat, dia mengeluarkan beberapa jurus lagi hingga akhirnya pria botak itu berhasil ditaklukkan olehnya dan terbaring pingsan ditanah.

__ADS_1


Orang yang melihat kejadian itu seketika bertepuk tangan bersemangat, seakan sedang menonton pertandingan seni bela diri, setelah beberapa saat, orang orang bubar satu persatu dan ada juga yang menghampiri Jovi hanya sekedar untuk mengatakan, kalau dia hebat, Jovi hanya membalasnya dengan senyuman.


Disisi lain, wanita yang ia selamatkan sedang menatapnya dengan penuh kekaguman, ia benar benar tak dapat percaya pemuda yang sempat dia ragukan ternyata mampu mengalahkan sekelompok penculik itu dengan mudahnya.


Setelah ia sadar kalau Jovi menatap balik kearahnya, dia seketika memalingkan wajahnya merasa malu, dan Jovi pun segera menghampirinya, dan menarik lengan wanita itu untuk segera pergi dari tempat itu, sebelum para penculik itu pulih kembali.


Hai para readers ku tercinta jangan lupa dukung author berupa


Vote, like, coment, dan rate nya ya


Dukungan kalian adalah sumber semangat author


"Terimakasih"

__ADS_1


__ADS_2